21/12/2016

Peluncuran Flagship Samsung Galaxy S8 Akan Alami Penundaan Hingga April 2017

Tradisi Samsung mengungkap flagship Galaxy seri baru melalui ajang MWC akan berakhir. Galaxy S8 akan diundur perilisannya karena Samsung perlu waktu untuk lakukan pengujian lebih mendetail demi meyakinkan konsumen bahwa piranti barunya tersebut aman dan tak akan membahayakan. Layar lengkung (edge) juga tak akan dijumpai pada Galaxy S8, sebagaimana fitur tombol home fisik dan audio jack 3,5mm.

Kabar bahwa piranti flagship Samsung yang akan datang, Galaxy S8 kemungkinan akan mengalami keterlambatan sudah bukan lagi berita baru. Keterlambatan ini disebabkan oleh proses pengujian yang lebih mendetail dilakukan Samsung demi menghindari kasus Galaxy Note7. Jika biasanya Samsung menggunakan event MWC yang digelar pada tiap bulan Februari sebagai momen peluncuran flagship Galaxy seri terbaru, kali ini tradisi itu akan dilanggar oleh Samsung sendiri. Galaxy S8 akan diumumkan kira-kira sebulan setelah MWC berakhir, yang artinya bulan Maret menurut demikian rumor yang beredar.

Akan tetapi, Global Strategy Meeting yang diadakan Samsung baru-baru ini di Markas Besarnya di Korea Selatan telah mengindikasikan hal lain lagi. Peluncuran Galaxy S8 bisa jadi akan diundur lebih lama lagi menjadi bulan April, melalui sebuah event khusus yang kemungkinan akan dilaksanakan di New York. Penundaan ini akan membuat konsumen semakin penasaran dengan piranti baru tersebut, sekaligus menjadi kesempatan bagi Samsung untuk melakukan kampanye perkenalan flagship barunya. Kesempatan itu pun akan dimanfaatkan secara baik-baik oleh Samsung untuk memperbaiki citra piranti premiumnya yang sempat mengalami masa-masa sulit sehubungan dengan kasus Galaxy Note7.

Galaxy S8 akan mengusung fitur pemindai sidik jari yang berada di bawah kaca layar dan fitur andalannya artificial intelligent assistant yang mungkin akan disertai tombol khusus. Ada dua hal yang tak akan dijumpai pada Galaxy S8, tombol home fisik dan audio jack 3,5mm yang mungkin bukan merupakan kabar menyenangkan bagi sebagian konsumen. Dari segi tampilan, Galaxy S8 dikabarkan akan meninggalkan model layar flat yang melengkung pada bagian pinggir (edge), dan hanya akan menggunakan model layar membulat pada bagian ujungnya. Pinggiran yang membulat ini dianggap pernah menuai kepopuleran selama bertahun-tahun, sedangkan layang dengan model lengkung (edge) malah beresiko lebih tinggi, suatu hal yang saat ini sangat dihindari oleh Samsung.

Bagaimanapun, Samsung tetap memiliki basis konsumen loyal yang masih besar. Dengan hadirnya piranti baru Galaxy S8, apalagi jika Samsung mampu menjanjikan segi keamanannya, bisa dipastikan Samsung pun akan dapat meraih kembali kepercayaan dari konsumen.

Produk Terkait

Samsung Galaxy S8

Harga termurah di Indonesia Rp 10.100.000 -