Review Subaru Forester di Indonesia

Subaru Forester 5door crossover L_1

Subaru Forester Generasi Keempat 2014-
  • Subaru Forester 5door crossover S_1
  • Subaru Forester 5door crossover S_2
  • Subaru Forester 5door crossover S_3
  • Subaru Forester 5door crossover S_4
  • Subaru Forester 5door crossover S_5
  • Subaru Forester 5door crossover S_6
  • Subaru Forester 5door crossover S_7
  • Subaru Forester 5door crossover S_8
Foto Lebih Banyak
  • tahun produksi 1997 - sekarang
  • Subaru Forester adalah SUV perkotaan, yang mengembalikan 24/32 MPG di kota maupun jalan TOL. Model ini adalah salah satu SUV 4 roda dengan efisiensi bahan bakar paling bagus saat ini.
  • Forester dilengkapi dengan banyak bahan metal dan plastik pada tampilan luarnya, sehingga menampilkan kombinasi tampilan yang unik.
  • Fitur standar pada Subaru Forester mencakup koneksi Bluetooth dan USB, kamera untuk parkir, 4 sistem audio speaker.

Harga Baru dan Bekas

Generasi

Review

Forum

Rating Keseluruhan

Eksterior 4.4
Interior 3.6
Kapasitas Mesin 4.5
Kinerja Perjalanan 4.5
Kenyamanan Berkendara 3.8
Efisiensi Bahan Bakar 3.6
Total 4.1

Silahkan posting review Anda tentang produk ini.

Tulis Review

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 22/01/2017
Eksterior 5.0
Interior 4.0
Kapasitas Mesin 2.0
Kinerja Perjalanan 4.0
Kenyamanan Berkendara 3.0
Efisiensi Bahan Bakar 2.0
Total 3.3

Kesan saya setelah melewati 150.000km dalam 9 tahun

Seperti apa yang sudah saya tulis di judulnya, ini merupakan kesan saya setelah mengendarai mobil ini sejuah 150.000km dalam 9 tahun.

[Eksterior]
Dengan tipe Euro full aero parts dan menurunkannya 5cm, ruang yang ada diantara rodanya semakin kecil dan itu membuat mobil ini terlihat lebih seimbang.

[Interior]
Semua bagiannya sederhana dan mudah untuk digunakan, namun interiornya tidak memiliki nuansa mewah. Mobil ini memiliki tempat penyimpanan barang yang cukup.

[Performa Mesin]
Saya berharap mesinnya memiliki torque yang lebih saat berada di kecepatan rendah. Mobil ini tidak hanya meraum di jalan tol namun juga di perkotaan jika sedang berada di jalanan menanjak. Dengan kontrol throttle, mobil dapat menyala dengan baik. Mobil ini memiliki 4AT, yang merupakan fashion tua, namun menggunakan padle shifter untuk Impreza membuat berkendara menjadi menyenangkan.

[Performa Kendara dan Kenyamanan]
Dengan menggunakan damper, low down spring, tower bar, dan berbagai bagian penguat dari perusahaan lain, dan mengatur suspensinya lagi, ini berubah menjadi mobil yang berbeda. Terutama setirnya menjadi sangat bagus.

Di dalam mobil itu sangat berisik hingga saya tidak dapat mengobrol dengan tingkat suara normal saya saat di jalan tol. Juga, suara jalanan terdengar sangat berisik.

[Efisiensi Bahan Bakar]
Saya tahu bahwa Subaru tidak peduli dengan efisiensi bahan bakarnya, namun pada awalnya saya kecewa dengan tingkat konsumsi bahan bakarnya. Di perkotaan ini sekitar 8km/L dan 11km/L di jalan tol. (Saya tidak berkendara dengan efisiensi bahan bakar sama sekali)

[Harga]
Masuk akal.

[Secara Umum]
Jika kalian mengendarai mobil ini sebagaimananya mobil ini saat baru dibeli, mungkin akan sulit untuk memakai mobil ini dengan potensi sepenuhnya, namun saat kalian mengatur suspensinya, bahkan saat mobil ini kurang tenaga, mengendarai mobil bisa menjadi hal yang menyenangkan.
Mobil turbo charged power saya yang lama sangat bertenaga dan mudah untuk dikendarai, namun saya tidak memikirkan bahwa berkendara tergantung dengan tenaganya. Dapat dikatakan, bahwa sebenarnya saya tidak jago dalam berkendara.
Dari pada menekan gas mobilnya tergantung dengan kekuatan, berkendara dengan mobil yang tidak memiliki banyak kekuatan tapi dapat dikendarai dengan menyenangkan lebih cocok untuk saya. Mobil ini membuat saya sadar akan hal itu, dan karenanya, mobil ini merupakan mobil yang sangat berharga.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 08/03/2016
Eksterior 5.0
Interior 4.0
Kapasitas Mesin 4.0
Kinerja Perjalanan 3.0
Kenyamanan Berkendara 3.0
Efisiensi Bahan Bakar 3.0
Total 3.7

Mobil yang sesuai perkiraan

[Eksterior]
Mobil ini terlihat keren saat saya melihatnya di kota. Tentu saja, saat itu punya anda sendiri, mobilnya kan terlihat lebih keren.
Saya membeli NA dalam warna putih, namun jika kalian memilih XT, saya tidak merekomendasikan warna putih; Bagian bawah dari grille depannya adalah plastik hitam, sehingga ini akan sangat menonjol jika kalian memilih warna putih. Sehingga jika kalian membeli XT, pilih lah warna yang gelap. Warna putih sendiri terlihat sangat cantik.

[Interior]
Mobil ini tidak memiliki nuansa mewah, namun ini mungkin merupakan hal yang baik mengingat mobil ini adalah SUV. Terlihat berantakan di daerah sekitar setir mobil, namun selain itu, mobil ini memiliki kesatuan dalam sistem GPS dan sekitar outlet ACnya. Saya menyukainya.

[Performa Mesin]
Saya baru pernah berkendara di perkotaan, namun saya tidak memiliki masalah. Saya dapat berkendara, dan tetap merasa aman di bukit yang curam.
Dengan mode S, saya dapat lebih merasakan kekuatannya. Salah satu penjualnya mengatakan mode S mampu memproduksi efisiensi bahan bakar yang lebih baik di bukit-bukit curam.

[Performa Kendara, kenyamanan]
Saya sangat puas dengan aspek ini. Saya dapat pergi ke pantai, gunung, atau jalanan bebatuan. Tentu saja, mobil ini juga sangat nyaman untuk dikendarai di perkotaan, karena cornering dengan AWD nya yang baik dan suspensinya yang kokoh. Banyak orang berkata "Mobil zaman sekarang biasanya tenang walau pun bodinya besar" dan mobil ini setenang itu. Walau mobil ini tidak setengan Prius, namun mobil ini tetap tidak mengahasilkan suara apa pun saat berhenti. Saat di jalanan yang rata, mobil berjalan dengan sangat mulus.

[Efisiensi Bahan Bakar]
11km/L di kota.
14km/L di jalan tol.

[Harga]
Saya rasa harga dari mobil ini masuk akal jika kalian mempertimbangkan EyeSight-nya.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 07/03/2016
Eksterior 5.0
Interior 4.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 5.0
Kenyamanan Berkendara 5.0
Efisiensi Bahan Bakar 4.0
Total 4.7

Mobil luar biasa

[Eksterior] Saya memilih warna Silver. Terlihat sederhana dan tidak norak. Ini menenangkan pikiran saya. Tidak terlalu banyak model baru, atau model Subaru baru, di luar sana, jadi ini menonjol dalam artian yang baik.

[Interior] Tidak banyak tempat penyimpanan. Kalau anda ingin mengganti mobil anda saat ini dengan ini, anda harus melakukan "Dansyari", membiarkannya pergi. Anda bahkan tidak perlu mengganti demi pembersih debu, jadi akan ditujukan untuk pria maupun wanita. Kantong di pintu kecil, jadi anda tidak bisa menaruk peta besar. Interior tidak begitu norak atau murahan, sederhana dan gagah.

[Performa Mesin] Saya tidak tau apa-apa tentang efisiensi bahan bakar, tapi saya rasa torsinya cukup. Saya kendarai dengan eco mode, jadi terasa payah pada awalnya. Karena ini adalah AWD, bisa berbelok di tikungan bahkan saat saya menginjak gas dalam-dalam. Saya menyukai suara khas mesin dari Subaru.

[Performa Kendara] Cruise control Eyesight luar biasa. Ini paling berguna di kemacetan. Saya tidak menginjak gas atau pedal rem selama sekitar 30 menit. Saya kira Subaru 1 langkah di depan merk lain dalam hal teknologi menghindari tabrakan.

[Kenyamanan] Mobil lama saya adalah minivan mewah dan ada getaran, tapi Forester terasa seperti menggenggam permukaan jalanan saat melaju. Saya merasa aman melewati celah jalanan atau polisi tidur dengan suspensi yang bekerja dengan baik. Anak-anak saya duduk dibelakang mengatakan terasa lebih tenang daripada mobil lama saya. Ketenangan di dalam juga luar biasa. Sistem GPS DOP bekerja sangat baik juga. Saya bisa menyambungkan iPhone dengan kabel, jadi saya tidak bisa mendengarkan musik tapi juga menelepon dengan sistem GPS.

[Efisiensi Bahan Bakar] Efisiensi bahan bakar tidak begitu bagus pada tahap ini, tapi saya berharap ini lebih baik.

[Secara Umum] Minivan lebih baik kalau anda punya anak-anak kecil. Tapi ini adalah mobil yang menyenangkan untuk dikendarai dengan banyak perangkat keamanan, jadi saya merekomendasikan ini kepada orang lebih tua yang suka mobil. Akan lebih sulit kecelakaan dengan mobil ini.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 06/03/2016
Eksterior 5.0
Interior 4.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 5.0
Kenyamanan Berkendara 5.0
Efisiensi Bahan Bakar 4.0
Total 4.7

Review setelah 10.000km!

[Eksterior] Saya jatuh cinta pada pandangan pertama! Terlihat bertenaga. Meski saya tidak butuh turbo, saya memilih S-limited karena saya tidak bisa meninggalkan tampilan XT.

[Interior] Terlihat sederhana di sekitar meteran, dan karena saya mendapat remote control kemudi, mudah dioperasikan juga. Tapi saya berharap layarnya dilokasikan lebih tinggi. Tidak ada kesan mewah seperti Toyota.

[Performa Mesin] Ini NA, tapi tidak terasa kurang bertenaga di jalanan publik. Ini adalah CVT, tapi tidak payah, dan akselerasinya mulus.

[Performa Kendara] Responsnya berkembang dengan S mode. Paddle shifter berguna di pegunungan. Karena ini adalah 4WD full time, sangat stabil, dan kemudinya stabil juga, jadi sangat mudah dikendarai untuk jarak jauh.

[Kenyamanan] Sangat tenang di dalam, dan tidak banyak selip. Ada kualitas yang tinggi.

[Efisiensi Bahan Bakar] 12,8km/L rata-rata menurut layar. Mungkin karena oli mesin Zahren, sepertinya lebih baik dengan konsumsi bahan bakar daripada orang lain. Sangat bagus untuk 4WD full time.

[Harga] Saya rasa masuk akal untuk apa yang anda dapatkan. XT Eyesight, yang dengan grade lebih tinggi, menguntungkan karena anda dapat tenaga 2 kali lipat, 280hp, untuk 200.000 yen lebih.

[Secara Umum] Mengendarainya menyenangkan! Saya membuat keputusan yang tepat.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 23/02/2016
Eksterior 5.0
Interior 5.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 4.0
Kenyamanan Berkendara 4.0
Efisiensi Bahan Bakar 3.0
Total 4.3

Ketajamannya belum sempurna!

[Eksterior] Terlihat kasar dan luar biasa! Saya mengganti SG Dengan ini, tapi ini jauh lebih besar!!

[Interior] Sederhana. Interiornya hitam dan tidak norak. Perangkatnya penuh, tapi tombol-tombolnya sederhana juga. Tapi, seperti yang orang lain katakan, tidak ada tempat penyimpanan barang-barang kecil. Tidak ada tempat untuk menaruh barang-barang kecil. Dasbor penuh hanya dengan sertifikat inspeksi kendaraan.

[Performa Mesin] Karena ini turbo charge, seharusnya cukup bertenaga, tapi anda tidak melihat keuntungan dengan I mode. Anda perlu memilih S mode. Dengan SG, turbo bekerja bahkan dengan eco mode.

[Performa Kendara] Tidak begitu tajam. Saat saya coba test drive, saya bisa merasakan kesan roda menempel ke permukaan roda, dan saya puas Subaru sudah kembali. Itulah kenapa saya memilih ini, tapi.. kenapa?

[Kenyamanan] Kursi tidak ada support samping, jadi saya merasa ini benar. Suspensi tidak terasa terlalu keras, tapi tidak ada kesan kesatuan. Saya belum melewati jarak jauh, jadi saya akan melihat nanti.

[Efisiensi Bahan Bakar] Sekitar 7km/L untuk ke kantor dan hanya mengendarai di dekat rumah. Sama seperti SG. Kalau anda tidak kendarai di jalan tol, NA mungkin lebih baik.

[Harga] Sekitar 3,4 juta yen total untuk banyak macam perangkat keamanan dan turbo! Lebih besar dan lebih mahal dibandingkan dengan mobil dari 10 tahun lalu, tapi perangkat keamanan tidak bisa dibandingkan. Saya merasa beruntung.

[Secara Umum] Lebih besar, lebih tinggi, dan terlihat lebih mewah. Saya belum bisa mengalami kesatuan antara mobil dan pengendara saat di test drive dan merasakan kendara ke manapun yang saya inginkan. Apakah ini ilusi?

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 17/02/2016
Eksterior 5.0
Interior 4.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 5.0
Kenyamanan Berkendara 5.0
Efisiensi Bahan Bakar 4.0
Total 4.7

Mobil dengan kesan aman, yang bisa saya kendarai dalam waktu lama

Saya sudah mengendarainya selama 1 tahun. Sudah melewati sekitar 25.000 km untuk ke kantor.

[Eksterior] Seperti yang orang lain katakan, terlihat kasar, garis LED menonjol di XT, dan terlihat tajam. Terlihat keren untuk saya. Untuk membuatnya terlihat keren, saya tidak membeli rel atap. Saya suka desain roda 18 inci. Menunjukkan kekuatan dan kelincahan, yang menarik perhatian orang.

[Interior] Mungkin karena saya membeli S-limited, tidak ada kesan murahan di dekorasinya. Kalau saya boleh cerewet, saya berharap tombol matikan rem tangan sebaiknya logam perak. Karena remote control sistem GPS yang saya dapatkan kemudian ada banyak tombol, keluarga saya mengatakan ini terlihat seperti kokpit pesawat. Saya berharap mereka melakukan sesuatu terhadap penyimpanan. Karena saya hanya bisa menaruh koin di konsol tengah, mengganggu saat saya membayar tol manual di jalan tol. Ada tempat bagasi yang besar, dan tidak ada masalah untuk pecinta golf seperti saya. Saya tidak merasa kesempitan saat saya masukan barang. Juga, operasi 1 sentuhan untuk menurunkan senderan kursi sangat mudah digunakan.

[Performa Mesin] Mengingat ini adalah SUV dengan mesin NA 2L, cukup bertenaga. Saya mengendarainya di jalan tol untuk ke kantor, tapi saya tidak menggunakan S-mode. Saat saya merasa kepayahan di tanjakan, saya mencoba S-mode. Lalu responnya lebih baik, dan saya merasa torsinya jadi lebih besar. Saya tidak perlu sering menggunakannya sih.

[Performa Kendara] Subaru luar biasa dengan stabilitasnya. Saya tidak merasa performa AWD bisa digunakan sampai batasnya, tapi anda khususnya bisa mengalami performa yang tinggi di tengah hujan di jalan tol. Mudah mengerti ukurannya, dan saya bisa merasakan kesan aman saat mengendarainya.

[Kenyamanan] Mungkin tidak sebagus mobil mewah, tapi tidak buruk. Tidak banyak selip, dan tidak merasa getaran. Saya merasa canggung dengan suspensi yang keras sampai melewati 2000-3000km, tapi setelah terbiasa, saya mulai tidak merasakannya lagi. Istri dan anak-anak saya tidak mengeluhkannya.

[Efisiensi Bahan Bakar] Sekitar 11-12km/L rata-rata untuk kegunaan saya. Sekitar 10km/L kalau dikendarai hanya di dalam kota. Kalau anda hanya memikirkan efisiensi bahan bakar, hybrid akan jadi pilihan yang tepat, tapi mobil ini punya nilai lainnya, dan saya tidak terlalu peduli akan efisiensi bahan bakar.

[Secara Umum] Karena mobil lama saya adalah Impreza dengan mesin NA 1500, setelah ganti mobil ke Forester, semuanya terasa bagus. Saya masih bisa mengendarainya dengan merasa segar. Yang saya harus sebutkan adalah EyeSight. Tidak hanya keamanannya sudah meningkat, tapi menggunakannya di kemacetan banyak membantu saya supaya tidak lelah, ke kantor jadi lebih mudah. Saya ingin terus menggunakannya dalam waktu lama.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 16/02/2016
Eksterior 4.0
Interior 3.0
Kapasitas Mesin 3.0
Kinerja Perjalanan 3.0
Kenyamanan Berkendara 4.0
Efisiensi Bahan Bakar -
Total 3.4

Sepertinya hanya ada yang dibutuhkan, tapi sebenarnya ini adalah SUV yang luar biasa

Saya membandingkan ini dengan CX-5. Saya memberi 3 bintang, tapi saya sebenarnya sangat menyukainya (saya hanya coba test drive).

[Eksterior] Generasi sebelumnya terlihat sederhana, tapi sekarang ini lebih kasar.

[Interior] Terlihat murahan dari manapun saya melihatnya, tapi sekarang teksturnya lebih baik dibandingkan saat debut pertamanya. Saya kira kursinya tidak dibuat dengan baik, tapi tidak ada yang melihat kursi saat mengendara. Saya melapisinya dengan lapisan lagi dengan sengaja, tapi sokongannya bagus, tidak ada masalah. Ini menggunakan warna biru sebagai warna utama sekitar kursi pengendara, dan terasa terlalu berlebihan. Tapi dengan lampu yang terang seperti Celsior, terlihat bagus. Sekitar kursi pengendara menarik perhatian dengan unit EyeSight. Tidak seperti Citroen DS5 yang seperti plastik yang mencoba membuatnya terlihat seperti itu, kesannya akhirnya jadi seperti ini saat mereka memasang fungsi-fungsi mesin seperti Subaru. Anda perlu melihatnya langsung, anda tidak bisa merasakan ini dari katalog saja. Yang saya kira bagus dari mobil ini adalah kemudahan masuk-keluar mobil di bagian depan dan belakang. Bahkan saat saya masuk dengan anak saya di tangan saya, saya masih bisa masuk dengan mudah berkat tingginya, ruang yang luas di kursi depan, sudut bukaan pintu belakang, step di belakang dan atap yang tinggi. Lebih tinggi dari kursi depan, jadi daya pandang juga bagus.

[Performa Mesin] Saya tidak menyangka ini bagus karena ini adalah S limited, tapi cukup dan tidak berlebihan. Daripada memilih XT dengan roda besar dan jadi lebih keras, saya memilih 17 inci untuk mendapatkan kualitas kendara yang lebih bagus untuk saya karena saya punya keluarga. Akan lebih baik kalau ada torsi sekitar 27kg. Saya tidak memilih Forester karena saya tidak ingin CVT, tapi cukup mulus untuk istri saya kendarai di dalam kota atau untuk jalan-jalan saja. Saya belum mencobanya di jalan tol sih. Anda mungkin perlu memilih turbo XT grade kalau anda hanya punya 1 mobil untuk seluruh keluarga. Kalau begitu, ketidakalamian CVT mungkin adalah masalah. Saya tidak bisa membedakan mode kendara di dalam kota, mungkin mania mobil bisa. Ini sama saja dengan Golf 7. Mereka perlu meniadakan ini untuk membuat perbedaannya lebih jelas.

[Performa Kendara] Saya tidak suka pedal gas yang responnya terlalu sensitif, tidak bisa dimainkan. Ini adalah masalah terbesar mobil ini, bukan CVT. Untuk kemudi, saya tidak bisa menilainya di test drive karena ada banyak tikungan di mana saya mencobanya. Seorang sales mengatakan tipe D tidak bisa dimainkan dan pengendara bisa lebih menikmati kesan langsung. Kemudinya terasa ringan, tapi saya ingin mencobanya di jalanan yang sempit dan di tanjakan. Rem mesin kecepatan 3 bekerja dengan baik, jadi saya kira mereka yang memilih rasio gigi mementingkan awalnya. Saya jadi ingin mengendarainya lebih banyak. Ini mungkin adalah kelebihan mobil ini.

[Kenyamanan] Ketenangannya di dalam luar biasa. Sangat tenang saat dikendarai juga. Saat saya duduk di belakang, saya bahkan tidak menyadari mesinnya menyala lagi dari keadaan idle stop. Di kursi pengendara, saya bisa merasakan idle stop menyala, dan agak mengganggu. Terasa kaku dan saya bisa merasakan kekerasan di bawah rangka, tapi perlu seperti ini untuk bisa merasa aman di jalan tol. Kesan kaku yang besar ini membuat saya merasa aman saat berkendara.

[Secara Umum] Cukup untuk mobil praktis, dan sempurna dalam hal keseimbangan total di semua cuaca dan keamanan. Saya menyukainya. Saya sangat menginginkannya.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 12/02/2016
Eksterior 1.0
Interior 1.0
Kapasitas Mesin 3.0
Kinerja Perjalanan 5.0
Kenyamanan Berkendara 1.0
Efisiensi Bahan Bakar 1.0
Total 2.0

Ini mobil yang bagus, tapi..

Saya sudah mengendarai ini selama 1 tahun.
Saya tadinya dilema antara ini dan Harrier, tapi kami memutuskan ini karena istri saya merasa ini lebih mudah dikendarai.
Performa, mesin, dan Eyesight. Tidak ada keluhan, tapi terus kenapa? Saya tidak merasa tertarik. Tidak ada yang tau tentang mobil ini.
Kepuasan saya memiliki mobil ini terus menurun setiap harinya, dan saya mulai mengendarainya dengan kasar. Jadi saya menggantinya dengan Harrier.
Anda harus menyukai mobil, seperti menyukai wanita.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 10/02/2016
Eksterior 5.0
Interior 4.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 5.0
Kenyamanan Berkendara 4.0
Efisiensi Bahan Bakar 3.0
Total 4.3

Saya membeli S-limite. Untuk informasi anda.

Saya membeli tipe D S-limited.

[Eksterior dan lain-lain]
- Garis aksesoris LED (ada dalam paket perangkat dasar).
Anda harus membeli ini! Tidak terlalu polos, tidak terlalu norak. Pas. Terlihat cantik di siang hari juga.
- Rel atap.
Saya merekomendasikan ini. Ini mengubah kesan saya. Jadi terlihat lebih kokoh dan tajam. Saya senang membeli ini. Penyuka mobil mungkin mengatakan bukanlah ide yang bagus untuk meletakkan barang berat di mobil yang pusat gravitasinya rendah sih.
- Paket keamanan canggih.
Saya merekomendasikan ini. Tidak ada spion samping seperti Levorg, tapi beam kendara adaptif terasa bagus. Saat saya kendarai di malam hari atau di jalanan pegunungan, ini mengkontrol kisaran lampu secara alami. Mata saya jadi letih karena pergerakannya.
- Spion buka-tutup otomatis.
Praktis! Saya membaca review yang mengatakan pergerakkannya tidak sealami merk lain (saat saya nyalakan mesin spion terbuka otomatis, tapi berhenti sebentar saat terbuka), tapi seharusnya tidak ada masalah kecuali anda langsung menjalankan mobil setelah mesin menyala. Hanya 1 detik. Saya lebih puas saat spion tidak terbuka saat saya buka kuncinya.
- Lapisan kaca neo ultra.
Anda harus membeli ini! Jadi mengkilap! Mereka yang tau mobil sepertinya mendapat lapisan yang berbeda dari toko bagian merk lain, tapi kalau tidak, saya merekomendasikan ini sebagai pilihan yang aman.

[Interior]
- Sistem GPS Panasonic yang sudah terpasang khusus untuk Subaru.
Operabilitasnya bagus. Saya sudah mengendarainya di pegunungan dan di underpass, tapi tidak pernah hilang kontak. Saya berharap lebih baik dalam hal sistem audio tapi kualitas gambarnya sangat cantik.
- Remotre control kemudi.
Saya merekomendasikan ini! Khususnya berguna untuk saya karena saya menggunakan telepon handsfree menggunakan Bluetooth.
- Kabel konek terminal iPod.
Perlu bagi pengguna iPod.
- Colokan power aksesoris AC.
Anda perlu ini! Sangat praktis saat anda gunakan banyak perangkat elektronik di dalam mobil.
- Lampu di dalam kabin dengan plasma cluster.
Saya menyukainya. Lebih ramping dan ringkas dari yang saya kira. Saya tidak merasa atapnya terlalu sempit karena hal ini. Ada suara bahkan saat diatur jadi rendah. Saya biasanya membiarkannya menyala, dan menyalakannya saat makan makanan yang bau seperti takoyaki di dalam mobil. Karena saya tidak suka bau bahan kimia dari pewangi ruangan, saya merasa ini berguna. Pada tahap ini, saya mementingkan kenyamanan keluarga saya, saya tidak memilih turbo dan menikmati akselerasi tapi S-limited punya suspensi yang bagus. Saya masih tidak pernah merasa ini kurang tenaga. Ketenangan yang luar biasa dan AWD yang bertenaga. Saya puas dengan pembelian ini.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 07/02/2016
Eksterior 5.0
Interior 4.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 5.0
Kenyamanan Berkendara 4.0
Efisiensi Bahan Bakar 4.0
Total 4.5

Subaru pertama saya. Mobil yang bagus.

[Eksterior] Tipe D punya penampilan depan yang cocok dengan selera saya. Lampu depan LED terang dan performanya bagus. Penampilan belakang terlihat terlalu sederhana, tapi saya menambahkan spoiler bawah belakang STI dan kopling STI sports untuk membuatnya lebih terlihat menonjol.

[Interior] Sederhana, dan mungkin bahan yang lebih murah digunakan daripada merk lain. Tapi ini tidak seburuk itu. Kursi dengan penghangat punya performa yang baik, jadi langsung hangat. Lebih bagus daripada merk lain (luar negri). Kursi depan tidak punya banyak sokongan dari samping seperti yang sudah disebutkan, jadi badan saya banyak bergoyang ke samping, tapi karena ini adalah SUV, kursinya bagus kalau anda kendarai dengan santai. Akan lebih nyaman kalau anda turunkan senderan kursi.

[Performa Mesin] Mesin turbo dengan injeksi langsung horizontal mulus. Dengan mode S#, bisa melaju dengan sangat cepat.

[Performa Kendara] [Kenyamanan] Kualitas kendaranya luar biasa, dan tidak banyak selip dibandingkan SUV lain. Tentu saja, lebih banyak selip daripada sedan, hatchback, atau wagon model sports. Tidak banyak kesan terdorong ke atas seperti S4 atau Levorg, jadi ini bagus untuk mereka yang mementingkan kenyamanan. Untuk rem, sepertinya dibuat untuk mulai bekerja dengan tekanan rem lebih dalam daripada mobil merk lain. Tidak mulai berhenti dengan menginjak rem sedikit saja, tapi anda perlu menginjaknya dalam-dalam untuk membuatnya bekerja. Saya langsung terbiasa.

[Harga] Masuk akal menurut saya. Saya kira harga DOP agak mahal, tapi saya kira diskonnya lebih besar untuk itu.

[Secara Umum] Ini adalah Subaru pertama saya. Anda perlu mencobanya.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 07/02/2016
Eksterior 5.0
Interior 4.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 5.0
Kenyamanan Berkendara 3.0
Efisiensi Bahan Bakar 5.0
Total 4.5

Rekan yang sempurna untuk di luar ruangan

Punya saya adalah model awal tipe A. Eksterior dan interiornya telah berkembang dengan facelift pada tipe D, jadi ini hanya untuk informasi anda saja.

[Eksterior]
- Mudah menyadari penuh ukuran mobil. Sangat bagus.
- A pillar yang kecil sebenarnya sangat efektif untuk meningkatkan daya pandang. Sangat bagus.
- Fungsi anti fouling di kusen samping luar biasa untuk aktivitas luar ruangan. Sangat bagus.
- Lampunya agak gelap. Tidak begitu bagus.
- Grade-nya ringkas tapi cukup luas di dalam.

[Interior]
Fungsi penghangat kursi luar biasa. Secara umum, cukup dan tidak berlebihan, tapi..
- Tidak banyak tempat penyimpanan.
- Lampu pintu belakang seharusnya di pintu dan lampu dari atas.
- Kursi belakang seharusnya lebih bisa mendatar saat senderannya diturunkan.
- Saya berharap ada penghangat kemudi.
Jadi saya memberikan 4 bintang. Dengan facelift tipe D, sekitar meteran dan tombol kemudi sudah jauh lebih baik. Kalau mereka menggunakan kursi belakang dive-down seperti Outlander, seharusnya bisa datar..

[Performa Mesin] NA sudah cukup bagus. Saya pergi ke pegunungan di musim panas dan musim dingin dengan bagasi di atap dan di bagasi, tapi saya tidak merasa stress di jalan tol, jalan lokal, maupun di pegunungan. Saya rasa anda tidak perlu mesin turbo oktan tinggi.

[Performa Kendara] Bisa dikendarai dengan baik di jalan kering, jalan bersalju, maupun di jalan dengan es dengan 4WD Subaru dan Xmode. Juga, bagus karena radius belokannya kecil dan bisa berbelok dengan baik. Mudah mengerti ukurannya juga, jadi lebih baik lagi.

[Kenyamanan] Karena selip di tikungan berkurag, masalah getaran lebih mengecewakan. Saya berharap mereka mengembangkannya dengan facelift tipe A atau B. Dengan tipe D, sepertinya sudah jelas dikembangkan. Saya iri. Getarannya saat melewati jalanan yang tidak rata tidak begitu baik. Saya membayar 70.000 yen untuk Neotune dan memercayai review di internet, tapi tidak banyak bedanya sih sejujurnya. 3 bintang.

[Efisiensi Bahan Bakar] Ternyata bagus meskipun ini adalah 4WD full time. Bisa mencapai 15-17km/L untuk jarak pendek pada kecepatan 80-100km/h dengan cruise control Eyesight.

[Harga] Paketnya dibuat dengan baik, jadi harganya masuk akal.

[Secara Umum] Ini sempurna untuk aktivitas luar ruangan dengan isi hati anda. Saya jadi jauh tidak capek berkat Eyesight. Dengan performa kendara yang tinggi, saya bisa pergi ke manapun yang saya mau. Efisiensi bahan bakar bagus dengan radius belokan yang kecil, jadi mudah dikendarai.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 21/01/2016
Eksterior 4.0
Interior 4.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 4.0
Kenyamanan Berkendara 5.0
Efisiensi Bahan Bakar 4.0
Total 4.3

Test drive

[Eksterior] Desainnya menonjol, tidak seperti SUV yang kotak saat ini.

[Interior] Tidak ada kesan mewah, tapi sederhana dan mata saya bisa menangkap informasi dengan baik pada Eyesight.

[Performa Mesin] Mesinnya adalah 2000cc NA, tapi lebih bertenaga daripada yang saya kira. Saya terkesan. Butuh waktu agak lama untuk akselerasi, tapi anda akan mendapatkan kecepatan yang cukup tinggi sekalinya mencapai 2000rpm. Yang saya khawatirkan adalah sudut posisi akselerator yang besar. Bahkan saat saya hanya sedikit menginjak gas, rpm-nya tiba-tiba naik, jadi anda perlu berhati-hati.

[Performa Kendara] Stabilitas 4WD memberikan pengendara kesan keamanan. Koneksi dengan jalanan luar biasa, dan saya bisa merasakan keempat roda menggenggam jalanan dengan baik.

[Kenyamanan] Sangat nyaman untuk dikendarai bahkan saat kecepatan tinggi dengan kesan mewah karena bobot bodinya. Berbeda dari model turbo.

[Efisiensi Bahan Bakar] Rata-ratanya adalah 10km/L. Bagus untuk test drive.

[Harga] Mempertimbangkan adanya Eyesight dan 4WD unggulan, harganya masuk akal, jelas-jelas tidak murah. Tapi ini adalah mobil yang bisa anda tetap kendarai selama 10 tahun kalau anda mau, jadi cost performance-nya tinggi.

[Secara Umum] Mobil ini komplit dan bisa digunakan apapun gaya hidup anda. Saya rasa anda tidak akan menyesal membeli mobil ini.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 16/01/2016
Eksterior 4.0
Interior 4.0
Kapasitas Mesin 4.0
Kinerja Perjalanan 4.0
Kenyamanan Berkendara 4.0
Efisiensi Bahan Bakar 3.0
Total 3.8

Mobil yang mudah dikendarai dengan perangkat keamanannya

Saya melewati 1000km setelah mobil sampai, jadi saya akan menulis review. Mobil lama saya adalah mobil ringkas (1500cc). Saya akan menulis terutama mengenai kesan pertama saya setelah berganti mobil.

[Eksterior] Terlihat tajam dari depan dengan aksen liner aksesoris LED (mata elang keren!).

[Interior] Ini berdasarkan perbandingan dengan mobil lama saya. Kursi power dengan penghangat mudah digunakan, dan interiornya sederhana tapi ada kesan kemewahan (kursi dengan penghangat khususnya praktis saat saya meninggalkan rumah untuk ke kantor di pagi hari di musim dingin. Sambil menunggu AC untuk bekerja, dalam sekitar 1 menit atau setelah menyalakan mesin, paha dan punggung saya jadi hangat. Sangat membantu.)

[Performa Mesin] Saya baru mencoba turbo charged dengan mobil yang saya gunakan untuk test drive, jaid saya tidak bisa membandingkannya. Lebih bertenaga dari rpm rendah daripada mobil lama saya dan ini bagus untuk menyusul mobil lain atau masuk ke jalan tol. Terasa cukup bertenaga, tapi tidak terlalu bertenaga di dalam kota. Ini adalah performa mesin terbaik untuk sehari-hari.

[Performa Kendara] Eyesight Ver 3 berkontribusi dalam membuat pengendara tidak terlalu letih dan menambah kesan aman seperti Ver 2. Saya merasa seperti itu di jalan tol saat saya berkendara kembali ke kampung halaman untuk liburan tahun baru. Kemacetan sejauh 40km selalu mengganggu saya, tapi kali ini, saya memasang ACC tepat setelah masuk tol, saya tidak pelu menginjak gas atau rem sekalipun sampai pintu keluar tol. (Tentu saja saat mobil berhenti sama sekali, saya harus mengatur lagi, tapi hanya perlu menekan 1 tombol). Ini memberikan pengendara ruang untuk bernapas. Saya sangat senang saya memilih Subaru. Saya pernah mengalami sistem rem otomatis 1 kali. (Sepertinya saya tidak menyadari jarak dari mobil di depan di tanjakan). Remnya tidak tiba-tiba, alarm berbunyi duluan, lalu mulai rem. Jadi saya bisa memulai rem juga. Saya merasa kesan aman, tapi pada saat yang sama, saya merasa saya tidak bisa bergantung pada sistem terlalu banyak tergantung situasi.

[Kenyamanan] Saya khawatir mobil bergetar ke samping di jalanan dengan banyak tikungan karena mobil ini tinggi, tapi hal itu ditekan dengan cukup baik dibandingkan mobil lama saya. (Getarannya lebih sedikit daripada mobil ringkas yang lebih pendek). Selama anda berkendara di tikungan di bawah batas kecepatan, anda mungkin tidak merasa terganggu dengan getarannya. Tapi, ada getaran secara vertikal. Bekerja dengan baik saat melewati benjolan kecil di jalanan seperti jalur roda, tapi saat melewati polisi tidur di supermarket besar, saya merasa sedikit getaran. Tidak tahan lama, tapi beberapa orang mungkin terganggu.

[Efisiensi Bahan Bakar] Saya memeriksa 2 kali setelah mobil sampai dan menghitungnya dengan teknik tanki penuh. Sekitar 10km/L di jalan tol di akhir pekan dan jarak tempuh untuk ke kantor. Kalau saya tidak mengendarainya di jalan tol di akhir pekan, akan turun ke 7-8km/L. Mobil ringkas lama saya mencapai sekitar 13km/L rata-rata tanpa mengendarainya dengan kecepatan tinggi, jadi saya tidak memperkirakan ini. Saya senang mobil ini menggunakan bensin biasa (saat ini saya menggunakan roda tanpa stud, AC, penghangat kursi, dan melewati jarak pendek di musim dingin, jadi akan lebih baik kalau saya mengganti roda ke yang biasa saja untuk musim panas.)

[Harga] Dibandingkan dengan mobil kelas yang sama dari merk lain, ini terasa seperti punya cost performance yang tinggi. Grade turbo, yang adalah grade tertinggi dari mobil ini, tidak mahal untuk apa yang anda dapatkan, dan grade NA masuk akal juga, mempertimbangkan perangkat standarnya (saya mencoba mobil N dan M, tapi perangkat keamanan adalah opsional, jadi kalau anda membeli apa yang ada di Forester, anda akan merasa mobil terlalu mahal).

[Secara Umum] Ada hal-hal yang saya sadari setelah melewati 1000km. Awalnya, saya berpikir N, M, atau T, tapi saya mencoba Suabru untuk mencoba Eyesight dan saya jatuh cinta dengan Forester. Kalau anda mementingkan keamanan, saya merekomendasikan anda untuk mencoba ini 1 kali. Saat anda duduk did kursi pengendara dan melihat ke depan, anda akan melihat bedanya. Ini membuat berkendara jadi menyenangkan.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 12/12/2015
Eksterior 5.0
Interior 4.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 5.0
Kenyamanan Berkendara 4.0
Efisiensi Bahan Bakar 4.0
Total 4.5

Model D. Cukup bagus.

[Eksterior] 100 dari 100. Penampilan depannya yang gagah dan kuat sangat keren. Saya menambah grille depan sebagai perangkat tambahan, kelihatan keren. Roda 18 inci model lama masih keren.

[Interior] Tidak norak, tapi teksturnya sudah dikembangkan, tidak buruk. Tidak seperti interior Toyota, tidak fokus hanya pada penampilannya saja. Ada banyak display sekitar meteran dan multi FD, jadi perlu waktu untuk membiasakan diri. Tidak banyak tempat untuk menyimpan barang, dan tidak ada tempat untuk kartu. Tidak praktis.

[Performa Mesin] Kapasitas mesin lebih sedikit dari mobil lama saya Legacy sejauh 500cc, jadi tenaga dan torsinya lebih sedikit. Tapi mesin bekerja dengan baik di dalam kota, dan ada torsi yang cukup untu kecepatan rendah, jadi Forester terasa gesit dan bodinya terasa lebih ringan. Akselerasinya bagus di jalan TOL tanpa membuat saya stress sampai 100km/h. Tidak ada keluhan. Mesinnya tenang, dan idling stop juga bagus. Tapi rasanya mesin menyala dengan tiba-tiba. Saya terbiasa dengan start Legacy yang lambat, jadi saya terkejut. Khususnya saat saya memundurkan mobil ke garasi.

[Performa Kendara] Stabil. Tidak membuat saya merasa mobil ini tinggi. Tidak banyak selip di tikungan dan melaju sesuai arah yang saya inginkan di jalan TOL. Saya merasa bodinya kuat.

[Kenyamanan] Saat saya kendarai dengan kecepatan rendah di dalam kota, bahkan melewati jalanan yang tidak rata atau polisi tidur, tidak terasa terlalu kasar dibandingkan model C. Tidak buruk. Tapi saat dikendarai dengan kecepatan tinggi di jalanan berliku, ada getaran naik-turun. Legacy, dengan tipe sedan, unggul dalam hal ini.

[Efisiensi Bahan Bakar] Saya mengendarai sejauh 380km, 60% di jalan TOL dan 40% di jalan lokal, dan meteran menunjukkan sedikit lebih dari 12km/L. Mengingat ini adalah 4WD full-time, bagus.

[Harga] Sejujurnya, S-Limited terasa terlalu mahal. Advanced dengan paket S sekitar sama harganya dengan model XT lama. Kalau anda tidak masalah dengan penampilan depannya, XBreak adalah yang terbaik dalam hal harga dan perangkat.

[Secara Umum] Dengan model D, lampu depan terlihat lebih keren. Saya terkejut dengan pergantian lampu yang bisa memberikan kesan yang sama sekali berbeda. Saya menggunakan EyeSight Ver2 pada Legacy. Ver3 sudah berkembang. Saya mencoba high beam assist pada malam hari. Saya menyesuaikan lampu sesuai mobil di depan. Saya merasa ini praktis. Ketenangannya juga luar biasa. Sangat tenang di dalam mobil, dan saya terkejut. 5 tahun lalu, saya pergi untuk melihat Forester lama, tapi malah membeli Legacy, jadi saya tidak begitu puas dengan hal ini. Kali ni, saya akhirnya membeli Forester, jadi saya tidak lagi kepikiran.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 18/11/2015
Eksterior 5.0
Interior 5.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 5.0
Kenyamanan Berkendara 4.0
Efisiensi Bahan Bakar 3.0
Total 4.5

Tidak membosankan

Sudah sekitar 2 tahun sejak saya membelinya, tapi saya masih merasa bersemangat setiap kali mengendarainya.
Saat saya memilih mobil, saya juga mempertimbangkan mobil-mobil dari Mitsubishi, Mazda, dan Toyota dalam kisaran harga yang sama. Tapi saya rasa pada akhirnya saya membuat keputusan yang tepat.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 05/11/2015
Eksterior 3.0
Interior 3.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 4.0
Kenyamanan Berkendara 4.0
Efisiensi Bahan Bakar 2.0
Total 3.5

Ini adalah mobil yang bagus

Saya mencari mobil yang bisa menggantikan Benz ML320 saya, dan saya jatuh cinta dengan mobil ini di dealer. Saya hanya pernah mengendarai mobil impor, jadi ini adalah Subaru pertama saya. Sebelum mengendarainya selama 3 tahun, saya menggantinya dengan Outback Limited. Saya sudah mengendarainya sejauh 35.000km kurang dari 3 tahun. Sebelum ini, saya hanya mengendarai mobil sejauh 10.000km dalam 1 tahun. Jadi saya rasa saya cukup banyak mengendarainya. Saya sangat menyukai mobil ini, jadi saya akan menulis review.

[Eksterior] Saya pikir ini hanya seperti SUV biasa. Tapi saat anda mengendarainya, anda tidak bisa melihat penampilan luarnya juga, jadi tidak perlu peduli pada terlalu banyak hal kecuali 2 hal di bawah ini:
- Air hujan masuk ke bumper, dan jadi mudah kotor. Jadi saya membeli pelindung bumper resin.
- Saya tidak suka dekorasi LED, jadi saya memintanya untuk dilepas. Ini benar-benar tergantung selera masing-masing orang.

[Interior] Dibandingkan dengan Outback, saya menyadari display multifungsi sebenarnya dibuat dengan sangat baik. Saya hampir selalu menunjukkan waktu dengannya, tapi saya terbiasa melihat MFD, jadi saya tidak tau harus bagaimana sekarang. Untuk jok kulit dan interior lainnya, tidak bagus tidak buruk. Ini bukan mobil untuk menyambut tamu atau sebagainya, jadi saya tidak begitu peduli. Saya rasa akan lebih baik kalau ada lebih banyak ruang penyimpanan di sekitar kursi pengendara. Khususnya, tempat penyimpanan kacamata hitam akan lebih praktis kalau berada di belakang cermin depan. Saya pasti akan membutuhkan remote untuk stereo pada kemudi, jadi saya akan menambahkannya nanti.

[Performa Mesin] I-mode bagus secara keseluruhan. Saat saya ingin meningkatkan kecepatan, saya menggunakan S mode. Saya jarang menggunakan S#. Untuk pengendara seperti saya, performa mesinnya terlalu bagus.

[Performa Kendara] Saya bukan pecinta Subaru (orang menyebutnya Subarist, bukan?), tapi karena saya suka Eyesight, saya memilih mobil Subaru lain setelah Forester. Karena saya bertambah tua, jadi saya sulit untuk berkonsentrasi. Timing dari rem juga lebih lambat. Eyesight membantu saya di saat-saat seperti ini. Saya tidak bisa membayangkan mengendarai mobil tanpa fungsi seperti Eyesight (maaf saya tidak menjelaskan mengenai performa kendara di sini). Untuk performa kendara, saya merasa mobil selip saat berbelok dengan kecepatan tinggi. Ini mungkin hanya karena teknik berkendara saya saja yang payah. Kalau saya mengatakannya dengan cara lain, berarti ada performa akselerasi di jalanan lurus yang membuat pengendara merasa ingin meningkatkan kecepatan.

[Kualitas Kendara] Tidak bagus, tidak buruk. Terkadang terasa berisik, dan terkadang terasa tenang. Stabil di jalanan bersalju. Bahkan di turunan, mobil bisa menggenggam permukaan jalanan, dan meluncur dengan perlahan.

[Efisiensi Bahan Bakar] Tidak luar biasa bagus. Sekitar 9,5km/L kalau di kendarai seperti biasa di jalan TOL dan di jalanan biasa selama 6 bulan. Tapi saya tidak akan memilih mesin turbo-charged dengan bahan bakar oktan tinggi kalau saya peduli pada ekonomi bahan bakar, jadi saya tidak peduli sama sekali.

[Harga] Tidak ada keluhan.

[Secara Umum] Saya menyukainya.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 05/11/2015
Eksterior 5.0
Interior 5.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 5.0
Kenyamanan Berkendara 1.0
Efisiensi Bahan Bakar 5.0
Total 4.3

Saya membeli yang bekas dengan MT

Saya mengganti Civic Type R EK9 dengan mobil ini, tapi saya pun bertambah tua setelah 13 tahun, dan saya merasa terlalu mahal untuk terus mengendarai mobil ini. Saya juga jadi lebih sering mengendarai mobil di jalanan yang bersalju atau kotor, jadi saya memutuskan untuk membeli mobil baru. Saya ingin mobil dengan MT dan bodi yang tinggi, dan Forester memenuhi syarat ini. Alasan lain saya membelinya juga adalah karena sulit untuk mencari yang bekas dengan MT dan kondisi yang baik. Saya tidak mampu membeli yang baru. Review berikut adalah perbandingan dengan EK9 setelah mengendarainya selama 6 bulan.

[Eksterior] Forester terbaik yang pernah ada.

[Interior] Terkesan lebih mewah daripada EK9.

[Performa Mesin] EK9 memiliki mesin yang sensual dan membuat ketagihan. Dibandingkan dengannya, model ini terasa terlalu lembut. Lebih tenang dari yang saya kira. Saya hanya mendengar suara jalanan. Saya tidak bisa mengendarainya dengan rpm tinggi seperti dengan EK9, tapi saya menikmati mengendarainya dengan biasa-biasa saja.

[Performa Kendara] Saya tadinya khawatir karena ini adalah NA, tapi tidak ada masalah untuk akselerasi masuk ke jalan TOL. Akselerasinya akan lebih lagi kalau ada turbo.

[Kualitas Kendara] Sangat buruk. EK9 punya suspensi yang keras dan jalanan yang tidak rata sangat terasa, tapi Forester benar-benar melompat. Hal ini sangat mengganggu. Tapi apa boleh buat karena saya tidak sempat test drive. Tapi saat melewati jalanan yang kotor, getaran terserap dengan baik. Mungkin mobil ini lebih diperuntukkan kepada off road. Mungkin saya harus terbiasa karena bodinya yang tinggi. Sekarang saya sudah terbiasa, tapi saya rasa mobil ini tidak cocok untuk semua orang.

[Efisiensi Bahan Bakar] Luar biasa. Di dalam kota dengan banyak lampu merah sekitar 8-12km/L, tapi sekalinya anda keluar kota, angkanya naik menjadi 13-15km/L. Dengan cruise control, saya mencapai 16km/L. Secara umum, saya mendapat 13km/L. Tidak sering turun ke bawah 10km/L. Bagus untuk kelas 4WD.

[Harga] Saya rasa harganya masuk akal sebagai SUV dibandingkan dengan merk lain.

[Secara Umum] Saya semangat untuk mengendarai EK9 bahkan setelah 10 tahun berlalu, jadi saya tidak tau Forester akan jadi seperti apa. Sejauh ini, saya selalu merasa semangat saat akan mengendarainya. Sekarang saya bisa pergi ke tempat-tempat yang tidak bisa saya kunjungi dengan EK9 karena bodinya yang lebih pendek. Saya jadi bisa menikmati mengendarai dengan cara yang berbeda. Saya senang telah memilih MT. Tidak banyak SUV dengan MT yang ada, jadi saya ingin merawat mobil ini dan mengendarainya dalam waktu lama.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 21/10/2015
Eksterior 4.0
Interior 3.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 5.0
Kenyamanan Berkendara 4.0
Efisiensi Bahan Bakar 5.0
Total 4.3

Ukuran yang tepat dan mesin yang bertenaga. Luar biasa.

[Eksterior] Saya rasa terlihat kekanak-kanakan, tapi sekalinya saya terbiasa dengan penampilannya, saya jadi suka dengan desainnya yang kasar. Lebarnya kurang dari 1800mm tapi terasa luas. Kecil tapi luas.

[Interior] Sederhana adalah yang terbaik. Tidak ada masalah sekalinya anda terbiasa. Anda tidak akan bosan dengan desainnya, jadi bagus untuk digunakan dalam jangka waktu lama.

[Performa Mesin] Mesin adalah faktor utama saya membelinya. Semakin saya mengendarai mobil ini, semakin saya merasa ingin mengendarai versi MT dari mobil ini.

[Performa Kendara] Karena saya tidak mengendarainya di cuaca yang buruk, saya tidak sempat menikmati keuntungan dari AWD selain di jalan TOL. Mungkin sudah tapi saya tidak sadar. Saya seharusnya tidak terlalu percaya diri, tapi saya rasa saya bisa merasakan kesan aman dari mobil ini dalam cuaca apapun.

[Kualitas Kendara] Saya terkejut dengan suspensinya yang keras. Setelah mengendarainya sejauh ribuan km, jadi terasa lebih lembut. Sekarang terasa nyaman. Berkat kekerasannya, saya tidak lagi mabuk perjalanan seperti pada SUV biasanya.

[Efisiensi Bahan Bakar] Bagus untuk mesin turbo 2L. Berkat CVT, saya pribadi lebih suka converter torsi sih.

[Harga] Saya rasa cost performance-nya tinggi. Setiap orang punya pendapat yang berbeda, jadi saya tidak akan banyak membicarakannya di sini.

[Secara Umum] Saya selalu suka mobil besar dengan kapasitas yang besar. Tapi karena saya punya mobil yang lebarnya 1850mm, saya jadi lebih suka mobil yang sempit Jadi lebih mudah dikendarai di jalanan pegunungan atau di dalam kota. Juga lebih mudah menemukan tempat parkir. Anda akan merasa lebih aman di mobil yang lebih besar di jalan TOL saat melawan angin. Tapi dengan mobil ini, Eyesight dan AWD bisa membantu saya untuk hal itu (saya seharusnya tidak terlalu percaya diri sih). Backlight-nya tidak bagus di tengah kabut yang tebal, tapi kalau anda tidak mengendarainya saat lelah seharusnya tidak masalah. Saya rasa mobil ini memberikan kesan paling aman dibandingkan semua mobil domestik lainnya. Terakhir, sepertinya Eyesight tidak terlalu bagus di jalan TOL Shuto dan belokan.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 15/10/2015
Eksterior 5.0
Interior 3.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 4.0
Kenyamanan Berkendara 2.0
Efisiensi Bahan Bakar 4.0
Total 3.8

Kesan saya setelah 2,5 tahun, 25.000km

[Eksterior] Saya suka desainnya. Desainnya seperti Gundam, tidak seperti desain lain yang sering anda lihat di mobil-mobil terbaru. Jendelanya besar, dan saya rasa titik butanya paling sempit di antara semua SUV. Sehingga mudah mengendarainya. Saya sudah mencoba banyak mobil, tapi ini adalah kelebihan dari Forester.

[Interior] Masih bisa dikembangkan. Tidak terlihat buruk, tapi saya berharap mereka mengeluarkan lebih banyak uang untuk beberapa bagian. Sistem GPS terlalu rendah sehingga sulit dilihat. Saya berharap mereka memperbaiki celah yang ada saat kursi belakang dilipat. Mereka seharusnya tau setelah belajar dari wagon mereka.

[Performa Mesin] Saya sangat puas dengan tenaganya. Sebenarnya, terlalu bertenaga. Sama sekali berbeda dengan Legacy yang sebelumnya saya kendarai. Akselerasinya mulus.

[Performa Kendara] Saya merasa aman. Rem dan CVT bekerja dengan sangat baik. Sistem eyesight tidak bekerja di tengah kabut atau saat mengendarainya melawan cahaya matahari, tapi masih cukup praktis.

[Kualitas Kendara] Buruk. Saya tidak begitu menuntut kenyamanan, tapi saat saya duduk di kursi belakang beberapa waktu lalu, saya terkejut dengan buruknya kualitasnya. Saya dengar ada perkembangan pada model D. Saya iri.

[Efisiensi Bahan Bakar] Agak kurang dari 9,5km/L. Saya rasa cukup bagus untuk AWD bertenaga seperti ini. Tapi pada saat yang sama, saya agak berharap tenaganya dikurangi supaya bisa mencapai 10km/L.

[Harga] Sama sekali tidak mahal untuk ukuran dengan performa sebagus ini. Tapi saya rasa bukanlah ide yang bagus untuk menghemat biaya di area yang terlihat. Saya berharap mereka memperbaiki hal ini.

[Secara Umum] Bisa dikendarai dan berhenti dengan aman. Hal yang paling penting dari mobil ini luar biasa. Subaru terlalu fokus pada hal itu dan mungkin mengeluarkan banyak uang untuk kualitasnya. Tapi kalau anda suka berkendara, ini adalah mobil untuk anda. Saya bahkan merasa tidak ada pilihan selain Forester.

Review yang Baik

Review in Kakaku.com

  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • 05/11/2015
Eksterior 2.0
Interior 1.0
Kapasitas Mesin 5.0
Kinerja Perjalanan 3.0
Kenyamanan Berkendara 3.0
Efisiensi Bahan Bakar -
Total 2.8

Mesin yang bagus, tapi interiornya payah

Saya mencoba test drive dengan 2.0XT sebelum perubahan minor.

[Kesimpulan]
- Banyak bagian interior yang dibuat dengan bahan murahan seperti plastik. Mereka membuatnya terlihat murahan. Seharusnya lebih banyak anggaran yang disediakan untuk interior.
- Grade kursinya (ini adalah yang terburuk) dan kesan saat pintu ditutup seperti mobil kelas bawah.
- Mereka seharusnya meningkatkan interiornya karena ini adalah mobil kelas atas.
- Kalau mereka membuatnya, sebut saja, 100 ribu yen lebih mahal, dan membuat interiornya berkualitas lebih baik, pasti akan lebih menarik untuk pembeli (mungkin tidak semudah itu sih).
- Mesinnya luar biasa. Akselerasinya sangat baik.

[Keseluruhan] Saya mencoba test drive minggu pertama di bulan Oktober 2015. Waktu itu tepat setelah mereka mengumumkan akan ada perubahan minor. Saya dengar mereka sudah menjual hampir semua stoknya. Yang mereka lakukan pada model minor adalah update eye-sight (versi 2 ke 3) dan memperkenalkan sensor untuk merasakan mobil dari diagonal belakang. Sedangkan untuk eksterior, perubahannya hanya bentuk lampu, saya dengar. Saya tidak yakin sih karena belum melihatnya langsun. Ada 6 model Forester. Yang paling murah adalah 2.580.000 yen, yang paling mahal adalah 3.020.000 yen (saya mencoba model ini). Perbedaannya adalah 440.000 yen. Ada beberapa perbedaan seperti ukuran roda alumunium dan adanya eye-sight atau tidak, tapi perbedaan terbesarnya adalah mesinnya. Hanya XT yang punya mesin turbocharged. Mesinnya adalah FA20, dan tenaga mesin ini 2,4 kali lebih besar, torsinya 1,2 kali lebih besar. Mesinnya juga digunakan pada WRX S4 dan Levorg 2L.

[Eksterior] Desain Forester berbeda dari Legacy atau Levorg. Lebih seperti Impreza. Terlihat lebih bulat, dan agak kuno. Saya kurang menyukainya. Tapi tidak terlihat seperti mobil ekonomis. Interior terlihat murahan, tapi untuk eksterior, saya bisa melihat usaha mereka untuk membuatnya terlihat mewah. Ada perbedaan besar antara interior dan eksterior.

[Interior] Yang saya rasakan saat saya menyetir, dasbor dan bentuk kursi, semuanya terasa murahan. Mengecewakan. Saya tidak merasa ini cocok untuk perjalanan jarak jauh karena kursinya payah. Tidak cukup kokoh. Saya juga merasa suara saat pintu ditutup murahan. Rasanya tipis. Saya rasa sudah melewati semua standar keamanan, tapi terasa aneh saat saya menutup pintu.

[Kualitas Kendara] Sangat nyaman. Sangat mulus saat pertama dinyalakan. Saat anda menginjak gas, mobil bisa melaju sesuai perkiraan anda. Torsinya cukup bagus meskipun pada revolusi rendah. Saya suka suara mesin dengan piston horizontal. Saya rasa mobil ini dihargai dengan cukup wajar mengingat adanya mesin ini. Terasa agak melonjak. Karena ini adalah SUV, saya berharap mereka membuatnya lebih keras.

[Keamanan] Subaru sangat serius akan hal ini, jadi mereka menyediakan teknologi yang luar biasa. Saya tidak sempat mencobanya, jadi saya tidak bisa banyak berbicara akan hal ini. Tapi saya rasa sikap mereka terhadap keamanan cukup bagus.

[Secara Umum] Saya belum pernah mencobanya di jalanan yang kasar, tapi mereka mengatakan "ini adalah SUV yang bertenaga yang bisa anda beli di bawah 4 juta yen" dan "kualitas kendaranya luar biasa meskipun di jalanan yang tidak rata". 280HP untuk harganya sangat luar biasa. Interiornya tidak begitu bagus, dan rasanya produk ini kurang seimbang. Saya membayangkan sepertinya mereka akan butuh banyak biaya untuk meningkatkan interiornya sedikit saja, dan mobil kelas atas seperti ini tidak begitu laku, jadi saya rasa mereka tidak mampu meningkatkan interiornya lagi. Saya tidak merasa mereka akan melakukannya, tapi saya berharap mereka membuat versi turbo atau diesel untuk Legacy.

Review yang Baik

Page 1 of 2

Review Terbaru Mobil

Sudah 1 tahun 3 bulan, dan sudah melewati 18.000km. Saya rasa sekarang saya cukup tau mobil ini hingga saya bisa nilai, jadi saya ingin menulis review. [Eksterior] Saya suka bentuknya yang polos. ...Baca lebih banyak Review

  • Rating : 4.3
  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • Tanggal : 26/01/2017

[Eksterior] Luar biasa! Sangat keren! Saya jatuh cinta pada pandangan pertama. Keren tapi menonjol. Tidak seperti mobil Subaru lainnya, dalam artian yang baik. [Interior] Sangat berbeda dari BPE. ...Baca lebih banyak Review

  • Rating : 4.2
  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • Tanggal : 11/01/2017

[Eksterior] Bagus: saya rasa Levorg dan Outback keduanya punya desain yang mudah diterima. Keduanya cukup besar dan perlu berhati-hati saat dikendarai, tapi ada kesan kehadiran yang luar biasa, ...Baca lebih banyak Review

  • Rating : 5.0
  • Review oleh Pengguna di Jepang
  • Tanggal : 10/01/2017
View Mode: PC | Mobile