16/02/2017

Busana yang Wajib Kamu Pakai Saat Wawancara Kerja

Bingung pilih busana yang sesuai untuk wawanncara kerja? Kamu bisa intip tips menarik ini, langsung dari para eksekutif wanita.

Apa yang kamu kenakan saat menghadapi wawancara kerja seharusnya tidak jadi masalah, mengingat surat lamaran kerjamu sangat luar biasa. Sayangnya, penampilanmu tidak jarang meninggalkan kesan pertama yang mampu membuatmu mendapatkan pekerjaan impianmu atau justru sebaliknya.

Berikut ini para wanita eksekutif dari berbagai sektor industri seperti teknologi, keuangan, hukum, ritel dan seni membagikan rahasia dalam memilih busana saat menghadapi wawancara kerja.

Wawancara kerja di Industri Keuangan

"Wawancara kerja seharusnya lebih fokus pada pesan yang ingin kamu sampaikan," kata Ida Liu, global market manager Citi Private Bank. Lanjutnya, "Busanamu seharusnya tidak terlalu berlebihan, atau berantakan, mengganggu pesan yang ingin disampaikan."

Liu menambahkan tips agar kamu tidak mengenakan ini : "Hindari corak mencolok dengan aksesoris berukuran besar, dan perhiasan, dan gaun tanpa lengan. Jika ragu, tinggalkan saja."

Tapi lebih baik kenakan ini : "Kekuatan setelan jas akan menambah kepercayaan dirimu. Blouse dan kemeja berkerah adalah pilihan yang bagus, ditambah scarf berwarna dan pin sebagai aksesoris."

Wawancara kerja di Industri Ritel

Untuk kamu yang melamar kerja di bidang fashion dan ritel, kamu bisa lebih nyaman untuk mengekspresikan gaya andalanmu, kata Lee Ann Sauter, CEO dan founder Maris Collective, jejaring butik mewah.

Sauter mengatakan, "Celana jeans, jacket senada, dan tas yang sesuai. Berbusana dengan penuh percaya diri adalah yang terpenting."

Tapi lebih baik perhatikan ini : "Rok dan jas rapi adalah tidak diterima di industri hiburan dan ritel," kata Sauter.

Wawancara kerja di Bidang Hukum

"Saya yakin jika kamu ingin dipekerjakan oleh perusahaan hukum ternama, lihat apa yang mereka kenakan," kata Linda Addison, managing partner Norton Rose Fulbright U.S. "Bahkan jika kami diwawancara untuk posisi associate."

Lebih baik kenakan busana warna biru navy atau gelap dengan jaket. Tidak mengenakan stocking juga tidak terlalu masalah.

"Ini bukan hanya berbusana secara konservatif, namun ini adalah berbusana secara tepat." lanjut Addison.

Wawancara kerja di Industri Teknologi

"Tampil sempurna untuk posisi yang diinginkan dalam wawancara terkadang tidak cukup untuk mendapatkan pekerjaan impian," kata Rosette Pambakian, VP of global communications dan branding Tinder.

Perusahaan berbasis teknologi seperti Tinder, telah mengubah code dress busana kantor dalam beberapa tahun terakhir, dan biasanya bos bisa mengenakan jeans dan T-shirt.

"Banyak orang merasa saat mereka akan melakukan wawancara kerja di perusahaan start-up, mereka bisa tampil lebih santai," kata Pambakian. "Tapi kamu harus melakukan riset seperti apa budaya perusahaan yang memberimu panggilan wawancara. Dalam hal ini, Tinder memiliki banyak karyawan berusia muda. Jadi, kamu bisa meninggalkan high heels dan tas kerja formalmu di rumah."

Wawancara kerja di Bidang Seni

"Seni lebih santai dibandingkan dengan industri perbankan dan perusahaan di bidang hukum," kata Marlies Verhoeven, CEO dan cofounder The Cultivist.

"Bisa dikatakan, kamu harus tampil secara profesional. Dalam industri seni, kamu harus bisa menggabungkan sesuatu yang formal dengan hal yang kreatif, misalnya memadukan setelan jas dan sneaker atau gaun bermotif geometric dengan jaket yang keren."

Postingan lain untuk Anda
Postingan Fashion Wanita Terkini