13/01/2017

CES 2017, Semua Hal Penting yang Mungkin Anda Lewatkan

Jika Anda merasa melewatkan sejumlah hal penting dari ajang pameran elektronik CES 2017, kami memiliki rangkuman sejumlah produk dan teknologi mobile terbaru yang muncul dari perhelatan akbar tersebut.

Ajang pameran elektronik 2017 boleh saja berakhir. Tidak sedikit perusahaan teknologi ternama dunia yang mengumumkan produk terbarunya di ajang tersebut. Meski tidak banyak vendor yang meluncurkan produk mobile secara besar-besaran, namun sejumlah penampilan smartphone terbaru mulai terungkap. Jika Anda melewatkan informasi penting yang muncul dari ajang CES 2017, kami memiliki kompilasi berbagai produk dan teknologi mobile yang hadir dari perhelatan akbar tersebut.

Honor

Honor terbaru tidak diumumkan di ajang CES, setelah Huawei Honor 6X diluncurkan pada Oktober tahun lalu di pasar China. Seperti telah diharapkan sebelumnya, Huawei Honor 6X memasuki pasar global di AS, Uni Eropa, Inggris, dan Uni Emirat Arab. Tahun lalu, Huawei memasuki pasar AS untuk pertama kalinya melalui ajang CES dengan Huawei 5X.

ZTE

ZTE Blade V8 Pro meluncur di ajang CES dengan layar 5,5 inci, Snapdragon 625, port USB Type-C yang didukung Quick Charge 2.0, dan sensor sidik jari dengan kisaran harga $300 atau Rp 3,9 juta. Kehadirannya di pasar AS menantang Huawei Honor 6X yang dipasarkan seharga $230 atau setara Rp 3 juta untuk versi unclocked yang dinilai jauh lebih murah. Kedua smartphone tersebut dipasarkan di pasar ritel online seperti Amazon.

ZTE juga memboyong smartphone ZTE Hawkeye di ajang CES 2017. ZTE Hawkeye menjadi smartphone pertama ZTE yang dipasarkan melalui situs penggalangan dana Kickstarter. ZTE Hawkeye dapat dilekatkan di perangkat lainnya dan dapat dikontrol dengan gerakan mata, seperti menggeser dan menavigasi ponsel.

ASUS

ASUS mengumumkan sejumlah produk terbarunya melalui event Zennovation yang digelar di ajang CES 2017, seperti ASUS ZenFone AR yang menjadi ponsel kedua Google Tango, setelah Lenovo Phab2 Pro. ASUS ZenFone AR hadir dengan layar 5,7 inci dan CPU Qualcomm Snapdragon 821, juga kompatibel dengan Google Daydream.

ASUS juga merilis ZenFone 3 Zoom yang mengusung dual kamera dan menyasar pasar mid-range. Smartphone tersebut cukup menjanjikan dengan 2.3 optical zoom, 12X digital zoom, piksel berukuran 1.4 micron, aperture f/1.7, dan kombinasi OIS dan EIS untuk menghasilkan foto yang lebih sempurna. ASUS ZenFone 3 Zoom akan hadir di luar China pada Februari 2017 dengan harga $530 atau Rp 6,9 juta.

Huawei

Huawei tidak mengumumkan produk terbarunya di ajang CES 2017. Namun ajang tersebut menjadi momen Huawei untuk mengumumkan masuknya Huawei Mate 9 ke pasar Amerika. Ponsel tersebut kini dipasarkan di pasar ritel online AS seperti Amazon, Newegg, dan B&H seharga $599 atau setara dengan Rp 7,8 juta.

LG

LG press event tidak mengumumkan smartphone terbaru di ajang CES 2017. Perusahaan tersebut telah mengumumkan ponsel terbarunya yang menyasar pasar mid-range pada bulan lalu, LG Stylus 3. Hadir dengan layar 5,7 inci dan pena stylus.

Samsung

Seperti halnya LG, Samsung juga memilih tidak mengumumkan smartphone dan aksesoris terbarunya di ajang CES 2017. Namun perusahaan tersebut mengumumkan lini Chromebook terbaru yang akan menjadi pesaing langsung iPad Pro.

Chromebook Pro menjadi Chromebooks pertama yang dirilis Samsung setelah Google mengumumkan OS terbarunya yang mampu menjalankan semua aplikasi Android. Juga hadir, Chromebook Plus yang mengandalkan CPU ARM, sementara Chromebook Pro mengandalkan prosesor Intel M3 2GHz. Samsung juga menghadirkan laptop gaming Odyssey dengan model 17,3 inci dan 15,6 inci.

TCL

Salah satu smartphone yang banyak dibicarakan akan hadir di ajang CES 2017 ternyata tidak diumumkan secara resmi. TCL hanya menghadirkan penampilan pertama BlackBerry Mercury di ajang tersebut. Ponsel tersebut akan menjadi BlackBerry pertama yang dikembangkan TCL setelah mengakuisisi lisensi hardware BlackBerry. Kabarnya, BlackBerry Mercury akan diluncurkan di ajang MWC 2017 pada bulan February mendatang.