19/01/2017

LG Patenkan Desain Smartphone Dengan Layar Lipat

LG mendaftarkan hak paten untuk teknologi layar smartphone yang bisa dilipat secara vertikal. Dalam posisi layar dibuka lipatannya, tampilannya seperti tablet dalam landscape mode. Layar sentuhnya tak hanya terdapat di depan saja, namun juga di bagian belakang. Tak hanya bisa dilipat vertikal, desainnya juga memungkinkan agar piranti dapat dilipat dalam posisi tent mode.

Smartphone telah menjadi bagian yang tak lagi bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Demikian vitalnya fungsi dari piranti elektronik ini membuat para pengembangnya berlomba-lomba melakukan inovasi baru untuk menciptakan teknologi yang semakin membuat piranti buatan mereka menjadi lebih menarik. Sebuah fitur yang dahulu hanya hadir dalam angan-angan, kini telah bisa diwujudkan menjadi kenyataan.

Salah satu inovasi terbaru di dunia gadget ini adalah smartphone yang layarnya lentur sehingga bisa dilipat. Dua raksasa teknologi Korea Selatan, Samsung dan LG, sama-sama telah menginvestasikan dana dalam jumlah besar demi menghasilkan inovasi teknologi layar yang bisa dilipat tersebut.

Dalam hal inovasi layar lentur yang bisa dilipat, LG belum lama ini telah mendaftarkan hak paten untuk sebuah teknologi baru smartphone yang layarnya dapat dilipat secara vertikal. Jika dalam posisi dibuka lipatannya, maka piranti akan terlihat seperti sebuah tablet dengan layar dalam mode tampilan landscape. Berdasarkan dokumen paten yang diajukan oleh LG, piranti tersebut memiliki desain unik karena dibekali layar sentuh baik di depan maupun belakang. Tepat di posisi tengah-tengah, terdapat bagian yang lentur sehingga yang dapat dilipat, sekaligus bisa difungsikan sebagai pengontrol audio (musik) maupun papan notifikasi.

Layar tambahan yang terletak pada bagian belakang difungsikan sebagai kamera, lampu flash, pemindai sidik jari, sekaligus tombol power sebagaimana kebiasaan LG. Piranti ini pun dapat digunakan dalam posisi segitiga (tent mode) seperti ZenBook buatan ASUS ketika dalam posisi dilipat.

Meskipun telah diajukan hak patennya, LG belum memberikan keterangan mengenai rencana untuk memproduksi piranti ini dalam jumlah massal. Dengan mengantongi hak paten, LG bisa saja memiliki rencana besar untuk benar-benar menghadirkan piranti canggih ini dalam waktu tak lama lagi. Paling tidak, inovasi yang dilakukan oleh LG ini menjadi sesuatu penemuan baru yang menginspirasi teknologi smartphone masa depan.