12/03/2018

Gunakan eSIM, Smartphone di China Kini Tidak Perlu Kartu SIM Fisik Lagi

Penggunaan embeded SIM alias eSIM memungkinkan konsumen menggunakan satu nomor ponsel yang sama untuk dua perangkat. Saat ini eSIM sudah bisa dinikmati di enam kota di China.

Sebuah inovasi baru yang mulai diberlakukan di China membuat para pengguna smartphone kini tidak perlu lagi repot menggati kartu SIM fisik, karena untuk berpindah dari operator satu ke operator lainnya saat ini sudah bisa dilakukan melalui tampilan antar muka. Hal ini berkat teknologi bernama eSIM (embeded SIM) yang sudah mulai diterapkan di beberapa perangkat. Dengan eSIM pengguna tidak perlu lagi memasukkan kartu SIM fisik karena di dalam perangkat sudah tertanam sebuah chip sebagai penggantinya. Chip ini berfungsi untuk menyimpan profil dan data operator seluler yang digunakan oleh konsumen.

Iklan China Unicom menawarkan Apple Watch Series 3 yang dapat menggunakan eSIM.

Selain tidak memerlukan kartu SIM fisik lagi, dengan perangkat yang sudah mendukung teknologi eSIM konsumen juga bisa menggunakan satu nomor ponsel yang sama untuk dua buah perangkat secara bersamaan. Misalnya digunakan untuk smartphone dan smartwatch, Salah satu perangkat yang sudah mendukung teknologi eSIM yaitu Apple Watch Seri 3. Pengguna smartwatch tersebut sekarang sudah bisa memantau panggilan dan pesan masuk yang diterima oleh nomor ponsel yang digunakan pada smartphone tanpa harus mensinkronisasikan ke ponsel, bahkan notifikasi akan tetap masuk ke perangkat smartwatch secara real time meskipun smartphone tidak sedang dibawa.

Selain smartwatch produksi Apple, perangkat lain yang sudah mendukung teknologi eSIM ini sendiri ada Samsung Gear S3 dan Samsung Gear S2 yang diperkenalkan sejak tahun 2016. Pada gelaran Computex 2017 produsen-produsen besar seperti ASUS, Dell, HP, Huawei, Lenovo, VAIO dan Xiaomi pun bahkan juga menyatakan jika mereka akan membuat perangkat yang sudah mendukung teknologi eSIM. Di negeri tirai bambu sendiri, kabar terkait penerapan teknologi eSIM sudah terdengar sejak beberapa tahun terakhir. Namun teknologi ini baru mulai bisa dinikmati setelah perusahaan telekomunikasi China Unicom menyediakan skema berlangganan untuk layanan ini. Untuk memperluas jaringan pengguna eSIM perusahaan ini bahkan menawarkan promo berlangganan yang jauh lebih murah untuk kartu eSIM kedua jika berlangganan selama satu tahun.

Penggunaan kartu SIM fisik sendiri dimulai sejak tahun 1990an dimana saat itu ukuran kartu SIM cukup besar dan tidak efisien. Seiring dengan perkembangan teknologi ukuran kartu SIM terus mengalami penurunan, dari ukuran nano SIM, micro SIM hingga eSIM yang ditanam secara langsung didalam perangkat seluler.