LG Gandeng Apple, Google, Microsoft Kembangkan Layar OLED Fleksibel

LG yang bersaing ketat dengan Samsung dalam hal produksi layar smartphone akhirnya memenangkan order untuk pembuatan layar OLED yang fleksibel untuk piranti flagship buatan Apple, Google, dan Microsoft. LG telah membuat prototipe layar fleksibel tersebut, siap memasuki tahap produksi massal. Meskipun LG berhasil merebut pasar layar OLED untuk piranti papan atas, pasar layar smartphone kelas kecil hingga menengah masih didominasi oleh Samsung.

20/12/2016

Inovasi dalam dunia gadget memang semakin deras mengalir. Sesuatu yang tadinya hanya berupa khayalan saja, kini mulai dikembangkan oleh para produsen teknologi, misalnya layar smartphone yang fleksibel atau dapat dilipat. Tak lama lagi kita akan menyaksikan kehadiran smartphone yang memiliki layar tak hanya melengkung di bagian pinggiran sebagaimana Samsung Galaxy edge, tetapi jauh lebih fleksibel, sehingga kita tak perlu khawatir piranti akan rusak karena tidak sengaja tertekuk.

Pada bulan Oktober beredar sebuah kabar bahwa Samsung dan LG bersaing ketat memperebutkan order untuk memproduksi layar OLED yang akan digunakan untuk smartphone masa depan. Kedua perusahaan yang berasal dari Korea Selatan itu telah menginvestasikan dana yang sangat besar untuk mengembangkan teknologi layar fleksibel ini. Berita terbaru mengatakan bahwa akhirnya LG berhasil menjalin kerja sama dengan Google beserta perusahaan besar lain untuk menciptakan layar panel OLED yang bisa dilipat.

Menurut sebuah laporan yang dirilis oleh etnews, LG melalui anak perusahaannya, LG Display, tengah mengembangkan teknologi untuk menciptakan layar OLED yang "out-foldable" atau bisa dilipat. Produk layar yang canggih ini nantinya akan dibeli oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Apple, Google, dan Microsoft untuk disematkan pada piranti mereka. LG telah membuat prototipe layar lipat tersebut dengan menggunakan teknologi tinggi. Meskipun LG juga melibatkan perusahaan ketiga dalam proses pembuatan prototipe layar tersebut, namun komponen-komponen paling penting tetap dikembangkan oleh LG sendiri. Setelah prototipe ini disetujui, LG akan segera memasuki tahap selanjutnya, yaitu produksi secara massal.

Meskipun LG dan supplier lain termasuk Sharp (kini dimiliki oleh Foxconn-pembuat hardware iPhone) bisa saja menjadi pemasok utama untuk piranti iPhone keluaran yang akan datang, namun hingga bulan Oktober lalu dikabarkan bahwa Samsung masih menguasai hingga 95% produksi layar OLED untuk pangsa pasar kecil hingga menengah. Memang cukup lama Samsung telah kokoh mendominasi pasar layar smartphone selama ini. Mengenai kerja sama ntara LG dan Google maupun Apple dalam hal layar OLED ini, belum dijelaskan apakah hanya untuk piranti Apple keluaran 2017 ataukah akan dilanjutkan hingga setelah itu.

Berita Terbaru LG Handphone HP

View Mode: PC | Mobile