Laba Samsung Meningkat 50 Persen Pada Kuartal IV 2016

Meski sempat terhantam kasus recall Galaxy Note7, Samsung tetap mengalami profit pada kuartal IV tahun 2016 lalu. Laba raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut justru melambung sebesar 50 persen.

26/01/2017

Samsung Electronics mengumumkan lonjakan laba operasional sebesar 50,16 persen pada kuartal IV tahun 2016. Selain meningkatnya keuntungan, raksasa teknologi Korea Selatan itu juga berencana untuk melakukan buyback atau pembelian saham kembali.

Samsung mengatakan, laba operasional konsolidasi pada periode Oktober-Desember 2016 mencapai angka 9,22 triliun won. Angka ini dinilai lebih tinggi dibandingkan laba operasional konsolidasi pada periode yang sama pada tahun 2015 sebesar 6,14 triliun won. Tidak hanya itu, Samsung menyebutkan akan melakukan buyback saham sebesar 9,3 won pada tahun ini. Rencana buyback saham tersebut dilakukan Samsung untuk mengurangi jumlah saham outstanding Samsung yang beredar.

Laporan laba Samsung tersebut langsung ditanggapi positif oleh pelaku pasar. Tercatat, saham Samsung menguat sebesar 0,63 persen ke level 1.915.000 won. Selain itu, Samsung mengatakan, meningkatnya kinerja keuangan perusahaan pada kuartal IV 2016 tersebut didukung oleh bisnis komponen seperti memproduksi chip memori dan juga panel layar. Di sisi lain, melemahnya nilai tukar won terhadap dollar AS justru berdampak positif terhadap laba operasional perusahaan.

Pada tahun finansial 2016, tercatat laba operasional Samsung meningkat 10,7 persen menjadi 29,24 triliun won, meski bisnis mobile Samsung sempat anjlok 96 persen pada kuartal III 2016 lantaran kasus meledaknya Samsung Galaxy Note7 yang kini telah ditarik dari peredaran.

Sementara itu, laba operasional bisnis semikonduktor Samsung juga meningkat 76,78 persen menjadi 4,95 triliun won. Bisnis Samsung yang memproduksi layar OLED tersebut berhasil mencatatkan peningkatan laba operasional sebesar 346,66 persen. Tidak hanya itu, bisnis ponsel Samsung juga mulai pulih dengan meningkatnya laba operasional sebesar 12 persen menjadi 2,5 triliun won.

Berita Terbaru Samsung Handphone HP

View Mode: PC | Mobile