Limbah Baterai Galaxy Note7 Jadi Alasan Kebakaran Pabrik Milik Samsung Di China?

Pabrik baterai milik Samsung di Tianjin, China mengalami kebakaran pada 8 Februari. Penyebabnya adalah baterai dan limbah baterai yang berada di area pabrik. Kemungkinan baterai bekas dari Galaxy Note7 menjadi salah satu penyebab kebakaran. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

10/02/2017

Pada pagi hari tanggal 8 Februari lalu, kebakaran melanda area pabrik perakitan baterai milik Samsung yang disebut dengan Samsung SDI yang berlokasi di Cina. Untung saja hanya sebagian kecil area pabrik yang terkena imbas kebakaran tersebut, sehingga operasional pabrik masih bisa berjalan. Dinas Pemadam Kebakaran setempat mengatakan yang menjadi penyebab kebakaran adalah produk limbah termasuk limbah baterai yang bisa jadi merupakan baterai yang terdapat pada piranti Galaxy Note7.

Pejabat terkait di wilayah tersebut mengatakan bahwa api juga membakar produk baterai lithium yang berada di dalam area produksi dan beberapa diantaranya merupakan produk setengah jadi. Untungnya api dapat segera dijinakkan dan tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Pemerintah lokal Tianjin mengerahkan sebanyak 110 personel pemadam kebakaran dan 19 unit mobil pemadam.

Samsung SDI merupakan pemasok baterai bagi Galaxy Note7 yang mengalami masalah. Baterai untuk Galaxy S8 dan S8 Plus sebagian besar juga diproduksi oleh anak perusahaan Samsung tersebut. Namun sepertinya kebakaran yang terjadi tidak mengganggu pasokan baterai yang akan digunakan pada Galaxy S8 dan S8 Plus nantinya.

Adanya kasus kebakaran pada pabrik perakit baterai milik Samsung ini wajar jika menimbulkan berbagai dugaan. Semoga saja tidak ada yang perlu dikhawatirkan pada keamanan baterai yang dibawa piranti Galaxy S8 yang akan diluncurkan 29 Maret mendatang. Kasus baterai terbakar yang dialami pada Galaxy Note7 telah menjadi pelajaran berharga bagi Samsung untuk mempersiapkan baterai yang berkualitas jauh lebih baik bagi flagship barunya tersebut.

Galaxy S8 dan S8 Plus akan diungkap secara resmi oleh Samsung melalui sebuah event pada tanggal 29 Maret dan disambung dengan rencana penjualan perdana pada 21 April. Berbagai fitur baru akan disematkan oleh Samsung untuk Galaxy S8 termasuk digital assistant Bixby yang menggunakan teknologi artificial intelligence dan mendukung penggunaan 7 hingga 8 bahasa yang berbeda. Galaxy S8 merupakan flagship pertama yang akan dirilis Samsung sejak adanya kasus kebakaran baterai yang menimpa Galaxy Note7. Samsung menderita kerugian sangat besar akibat kejadian ini, oleh karenanya sebelum menghadirkan Galaxy S8, Samsung telah melakukan berbagai pengkajian mendalam agar peristiwa yang sama tak akan terulang kembali.

Berita Terbaru Samsung Handphone HP

View Mode: PC | Mobile