28/05/2018

Qualcomm Perkenalkan Snapdragon 710, Chipset Mid-Range Berteknologi Flagship

Impian Anda untuk menggenggam sebuah smartphone mid-range yang diotaki oleh chipset dengan fitur dan teknologi premium tak lama lagi akan terwujud. Memperkenalkan, chipset terbaru dari Qualcomm yang diplot untuk mengisi celah antara seri 800 dan seri 600: Snapdragon 710!

Pada ajang Mobile World Congress yang selesai digelar pada Februari kemarin, salah satu manufaktur semikonduktor terkemuka, Qualcomm, memperkenalkan lini chipset teranyar mereka yakni Snapdragon 700. Keluarga chipset ini akan diplot sebagai pengisi kekosongan antara seri Snapdragon 800 dan seri Snapdragon 600.

Dengan kata lain, lewat seri Snapdragon 700 ini, Qualcomm berusaha menciptakan sebuah chipset yang mengandung fitur-fitur premium yang lazimnya tersedia pada chipset flagship untuk disematkan pada ponsel mid-range.

Tiga bulan pasca kabar menggemparkan tersebut, Qualcomm akhirnya benar-benar mengejawantahkan ambisi besar mereka dalam wujud Snapdragon 710. Dari segi performa, chipset ini memang masih kalah dari Snapdragon 845 namun unggul cukup jauh jika dibandingkan dengan Snapdragon 660, chipset mid-range paling powerful yang mereka miliki saat ini. Setidaknya hingga artikel ini diketik.

Dirancang menggunakan teknologi fabrikasi 10nm generasi ke-2 milik Samsung, Snapdragon 710 mengusung konfigurasi CPU octa-core 4x Kryo 360 2.2GHz dan Kryo 360 1.7GHz. Kryo 360 adalah CPU yang dimofikasi dari Cortex A75 dan Cortex A55. Sementara itu, pengolah grafisnya adalah Adreno 616. Setup seperti ini diklaim menyuguhkan optimasi kinerja yang 20 persen lebih kencang serta 40 persen lebih irit daya daripada Snapdragon 660, khususnya ketika smartphone digunakan untuk bermain game atau menonton konten 4K.

Penghematan daya yang sedramatis itu dimungkinkan berkat adanya teknologi Quick Charge 4+ terbaru dari Qualcomm yang mana daya sebuah perangkat bisa terisi hingga 50 persen hanya dalam kurun waktu 15 menit proses isi ulang.

Modem LTE X15 pada SoC ini konon dapat menyentuh kecepatan unduhan hingga 800 mega bita per detik. Fitur lainnya yang tak lupa disuntikkan adalah Bluetooth 5, Qualcomm Broadcast Audio dan Qualcomm TrueWireless Stereo Plus sehingga kualitas audio lewat headset nirkabel tetap sempurna.

Keunggulan utama chipset ini sejatinya terletak pada fungsionalitas kecerdasan buatannya atau AI. Engine AI multi-core sanggup mengerahkan kinerja AI pada sebuah aplikasi AI dua kali lebih baik ketimbang Snapdragon 660. Dilengkapi beberapa teknologi serta arsitektur paling mutakhir seperti Qualcomm Hexagon DSP, Qualcomm Adreno Visual Processing subsystem dan Qualcomm Kryo CPU, chipset baru ini dirancang sedemikian rupa untuk secara kolaboratif mampu menjalankan aplikasi berbasis Artificial Intelligence secepat dan seefisien mungkin.

Seperti itulah jabaran singkat mengenai Snapdragon 710. Sampai sekarang, belum ada bocoran informasi perihal ponsel mana saja yang akan dilengkapi oleh chipset menengah yang bertenaga ini. Kita tunggu saja.

The Qualcomm Snapdragon 710 Mobile Platform elevates mobile experiences