11/07/2018

Samsung Pilih India Untuk Membuka Pabrik Smartphone Terbesar di Dunia

Samsung Electronics baru-baru ini secara resmi mengumumkan pembukaan sebuah pabrik ponsel terbesar di dunia yang berada di kota Noida, Uttar Pradesh, India. Saat ini raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut tengah berusaha untuk memperluas produksi pasar smartphone dengan pertumbuhan paling cepat di dunia. Alasan apa yang membuat Samsung membangun manukfaktur terbesarnya di India?

Perdana Menteri India, Shri Narendra Modi bersama Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in telah meresmikan pabrik ponsel terbesar di dunia milik Samsung Electronics, tepatnya di kota Noida, Uttar Pradesh, India. Peresmian pabrik tersebut juga ditandai dengan prakarsa Samsung India bertajuk "Make for the World", karena Samsung memiliki misi untuk mengekspor handset yang diproduksi di India tersebut ke pasar luar negeri. Dengan fasilitas baru tersebut Samsung berencana akan menggandakan kapasitas produksi ponsel yang saat ini 68 juta unit per tahun menjadi 120 juta unit per tahun di pabrik Noida nantinya.

Diketahui Samsung sendiri telah memproduksi ponsel di India sejak tahun 2007, dan merupakan satu-satunya merek yang benar-benar dibuat di India. Samsung India telah memenuhi Printed Circuit Board (PCB) dari awal dan sejajar dengan tujuan program manufacturing bertahap India. Selanjutnya pada tanggal 7 Juni 2017, Samsung telah mengumumkan investasi untuk menambah kapasitas baru di pabrik Noida, dan pabrik tersebut akan menjadi manufaktur ponsel terbesar di dunia yang merupakan simbol dari komitmen yang kuat Samsung ke India. Samsung adalah mitra jangka panjang bagi India. Pabrik Noida sendiri didirikan pada tahun 1996 yang awalnya merupakan salah satu pabrik elektronik pertama global yang didirikan di India.

Menurut analis, alasan dipilihnya India sebagai akan memungkinkan Samsung untuk memproduksi telepon dengan biaya lebih rendah, karena manufaktur lainnya seperti di China, Korea Selatan dan Vietnam semakin mahal. Selain itu, baru-baru ini Samsung telah disusul oleh Xiaomi sebagai vendor smartphone terbesar di India. Sehingga jelas bahwa perluasan produksi di dalam negeri India sendiri akan menjadi hal yang sangat penting untuk tetap bisa bersaing.

Pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi telah memberlakukan pajak atas impor komponen smartphone sebagai bagian dari rencana untuk menjadikan India sebagai pusat manufaktur elektronik. Sehingga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan serta menciptakan puluhan juta lapangan pekerjaan baru. Dan Samsung telah muncul sebagai sebuah perusahaan yang benar-benar di hati rakyat India dengan memenuhi komitmennya "Make in India", "Make for India" dan sekarang Samsung akan menjadikannya "Make for the World".