Samsung Tetap Untung Besar Meski Tersandung Kasus Galaxy Note7

Tragedi yang menghantam Samsung dengan kasus Galaxy Note7, tidak membuat perusahaan raksasa teknologi asal Korea Selatan ini mengalami kerugian yang sangat besar. Bahkan, Samsung mencatatkan profit yang cukup melimpah di akhir tahun 2016.

12/01/2017

Kasus Galaxy Note7 dengan baterai yang mudah meledak dan terbakar telah menorehkan rapor merah di perjalanan bisnis Samsung di tahun 2016. Setelah kasus yang berujung recall tersebut membuat citra Samsung tercoreng dan membuat banyak pihak memprediksi raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut mengalami kerugian besar.

Samsung diprediksi akan merugi besar setelah kasus Galaxy Note7 tersebut. Bahkan pada Kuartal III tahun 2016, keuntungan Samsung merosot hingga 30 persen dibandingkan tahun 2015.

Tidak mau terus terpuruk dengan dampak kasus Galaxy Note7, Samsung menempuh tindakan cepat untuk mengatasi kesulitan keuangan perusahaan dengan menerapkan kebijakan strategis pada divisi penjualan mereka. Salah satu strategi ampuh Samsung adalah mendongkrak penjualan Samsung Galaxy S7 sebagai smartphone andalan di tahun 2016. Akhirnya, kerja keras Samsung membuahkan hasil yang manis.

Samsung menyatakan, pihaknya memperkirakan dapat meraih peningkatan profit hingga 50% pada Kuartal IV tahun 2016. Raksasa teknologi tersebut memprediksi mampu meraup keuntungan hingga 9,2 triliun won atau setara dengan Rp 103,5 triliun pada triwulan terakhir tahun 2016.

Selain untung besar, Samsung memiliki pendapatan sebesar 53 triliun won yang menyelamatkan bisnis Samsung dari kasus Galaxy Note7. Pada kuartal IV 2016, Samsung meraih keuntungan besar. Bahkan keuntungan Samsung hanya lebih kecil 1% dibandingkan pencapaian pada kuartal IV 2014.

Kendati demikian, Samsung Galaxy S7 masih dipertanyakan sebagai penyelamat bisnis Samsung. Analis Kim Sung-soo menilai, penjualan seri Galaxy S7 yang makin bertambah memang berperan cukup penting, namun sebenarnya pencapaian penjualan Samsung didukung oleh penjualan perangkat ponsel kelas menengah.

Selain penjualan smartphone, bisnis komponen juga cukup berperan dalam pendapatan Samsung. Bisnis komponen ini dinilai cukup stabil dan membuat Samsung menerima pendapatan yang tidak sedikit hingga akhir tahun 2016.

Berita Terbaru Samsung Handphone HP

View Mode: PC | Mobile