10/01/2018

Tak Banyak yang tahu, Twitter Bisa Digunakan untuk Pengguna Tunanetra dengan Fitur Khusus

Tahukah Anda jika Twitter sebenarnya bisa diakses oleh pengguna tunanetra? Tidak banyak yang tahu fitur khusus untuk pengguna tunanetra ini telah hadir di Twitter sejak tahun 2016 lalu. Kali ini fitur khusus itu kembali terungkap.

Jejaring sosial Twitter sebenarnya cukup ramah bagi penyandang disabilitas. Sayangnya, tidak banyak yang mengetahui Twitter ternyata bisa diakses oleh pengguna yang memiliki keterbatasan penglihatan untuk menjelaskan gambar visual. Kali ini fitur khusus untuk membantu pengguna tunanetra itu kembali menjadi perbincangan hangat.

Sebenarnya Twitter telah menghadirkan fitur khusus tersebut sejak tahun 2016 lalu, Sayangnya, fitur ini tidak cukup banyak diketahui oleh banyak pengguna Twitter. Sebuah cuitan dari pengguna Twitter bernama Rob Long kembali mengangkat fitur khusus itu ke permukaan. Cuitan Long telah dibagikan lebih dari 100 ribu kali.

Pengguna Twitter tersebut membagikan pengalamannya saat menggunakan fitur khusus tersebut. Ia menyebut fitur tersebut mampu menghadirkan "perbedaan besar" yang sangat membantu pengguna tunanetra untuk "mengizinkan kami melihat gambar dengan cara kami" di situs microblogging tersebut.

Pengguna Twitter dapat mencoba fitur ini dengan mengaktifkannya di menu "Setting and Privacy" yang dilanjutkan ke menu "Accesibility" dengan memberikan tanda centang di bagian "Compose Image Description Box". Setelah diaktifkan maka saat ditambahkan gambar post cuitan. Maka di bagian bawah akan muncul tombol "Add Description".

Twitter akan lebih ramah pengguna tunanetra lantaran layar "Image Description" akan memberikan informasi tentang gambar yang disertakan dalam cuitan. Fitur ini akan menjadi teks alternatif melalui "alt tex" yang dapat membantu pengguna tunanetra membaca gambar di Twitter.

Sementara itu Twitter diketahui pernah menjelaskan fitur ini melalui blog Twitter di tahun 2016 lalu. Dalam penjelasannya Twitter menyebutkan bahwa orang dengan gangguan penglihatan dapat menggunakan akses deskripsi dengan menggunakan bantuan teknologi seperti pembaca layar dan tampilan huruf braille. Deskripsi tersebut bisa ditulis hingga 420 karakter.

Dengan terangkatnya kembali informasi fitur khusus ini diharapkan pengguna tunanetra dapat mengakses informasi di Twitter, meskipun harus menggunakan bantuan pembaca layar.