Terpikat Bisnis Software, Nokia Akuisisi Comptel Rp 4,9 Triliun

Nokia terpikat bisnis software. Mantan raja smartphone dunia itu baru mengumumkan telah membeli Comptel senilai Rp 4,9 Triliun.

13/02/2017

Bisnis software dinilai sangat menjanjikan. Tidak lagi menjadi raja smartphone dunia, Nokia mulai terpikat dengan bisnis software. Baru saja perusahaan yang berbasis di Finlandia ini mengumumkan telah membeli perusahaan software, Comptel. Nilai pembelian perusahaan software tersebut juga tidak sedikit. Nokia harus mengeluarkan uang senilai USD 370 juta atau senilai dengan Rp 4,9 triliun untuk mengakuisisi Comptel.

Sebagai catatan, Comptel dikenal sebagai perusahaan pemasok solusi software untuk perusahaan penyedia jasa telekomunikasi. Solusi software keluaran Comptel telah digunakan lebih dari 300 provider telekomunikasi di dunia, dengan menjalankan 20 persen lalu-lintas data mobile dunia setiap harinya.

President of Nokia Application & Analytic Business Group, Bhaskar Gorti mengatakan, Nokia ingin mengembangkan bisnis software dan berkomitmen dengan melakukan berbagai investasi strategis.
"Pembelian bisnis Comptel dinilai pas pemilihan waktunya. Pelanggan Nokia tengah mengubah cara dalam membangun dan mengoperasikan jaringannya," tambah Bhaskar Gorti.

Dengan demikian, pelanggan Nokia nantinya akan menggunakan software yang dapat bekerja dengan cara lebih cerdas, menggunakan otomatisasi dan lebih efisien melalui proses virtualisasi ini. Dalam hal ini, Nokia ingin menghubungkan pelanggannya dengan salah satu portofolio di industri software.

Setelah Nokia membeli Comptel, Nokia akan terjun ke bisnis software dengan memanfaatkan teknologi sofwate terbaru yang sebelumnya dimiliki Comptel. Tidak hanya itu, jaringan orang yang mampu memasarkan layanan software ke tengah pasar software dan tentunya 300 operator telekomunikasi yang bekerja sama dengan Comptel, akan menjadi keuntungan yang dimiliki Nokia dengan akuisisi ini.

Sementara itu, Nokia, Ericsson dan Huawei merupakan top 3 di pasar global untuk peralatan telekomunikasi. Seperti halnya koneksi 4G yang mulai merambah di pasar potensial dan juga koneksi 5G yang mulai dikembangkan di sejumlah kota besar di dunia. Sepertinya, Nokia tidak ingin ketinggalan kesempatan dengan membeli bisnis Comptel tersebut, untuk menguasai bisnis software di dunia.

Berita Terbaru Nokia Handphone HP

View Mode: PC | Mobile