23/01/2017

Xiaomi Mi Notebook Air Versi 2017 Akan Hadir Dengan Magnesium-Lithium Alloy

Mi Notebook Air akan hadir dengan kerangka yang terbuat dari material magnesium-lithium alloy yang jauh lebih ringan dibandingkan versi pendahulunya. Penggunaan material ini akan membuat bobot notebook 75% persen lebih ringan namun tetap kuat dan tangguh. Selain penggunaan material ini untuk kerangkanya, belum ada spesifikasi komplit lain yang diungkap oleh Xiaomi.

Piranti notebook buatan Xiaomi, Mi Notebook Air telah diperkenalkan pada bulan Juli tahun lalu yang disusul dengan varian baru yang memiliki kemampuan 4G pada bulan Desember. Meskipun sempat dirumorkan hadir sebagai generasi penerus Mi Notebook Air, namun ternyata piranti yang dirilis pada Desember hanya merupakan varian tambahan.

Sedangkan untuk piranti yang akan menjadi generasi penerus Mi Notebook Air memang tengah dipersiapkan oleh Xiaomi untuk dirilis pada tahun ini. Meskipun belum ada bocoran spesifikasi secara detail, sebuah laporan mengatakan bahwa notebook baru itu akan didesain dengan kerangka yang terbuat dari material magnesium-lithium alloy yang sangat ringan. Penggunaan material ini akan membuat notebook memiliki bobot yang jauh lebih ringan dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagai pengingat, Mi Notebook Air yang diluncurkan pada Desember lalu memiliki bobot 1,07 kilogram dengan layar sebesar 12,5 inci. Penggunaan material eksklusif magnesium-lithium alloy akan membuat kerangka menjadi 75% lebih ringan jika dibandingkan dengan material aluminium biasa. Meskipun sangat ringan, material ini sangat kuat. Kelemahannya terletak pada harga material yang jauh lebih mahal, oleh karenanya Mi Notebook Air pasti akan dibandrol lebih mahal. Selama ini hanya beberapa pabrikan yang menggunakan material yang sama untuk piranti notebook mereka. Selah satunya adalah pabrikan Jepang lain, NEC, yang merilis notebook Lavie Z pada tahun 2012 dengan layar sebesar 13,3 inci hanya memiliki bobot 0,88 kilogram saja.

Kerangka untuk piranti notebook Xiaomi ini akan dibuat oleh sebuah perusahaan Taiwan berbasis di China yaitu Taisol Electronics dan perusahaan joint-venture Shin-Sho yang berasal dari Jepang. Sedangkan proses perakitan akan dilakukan oleh perusahan bernama Inventec yang berbasis di Taiwan sebagai Original Design Manufacturers (ODM) untuk piranti notebook.

Hadirnya notebook dalam bobot yang begitu ringan namun kuat tentu saja akan menjadi daya tarik tersendiri. Notebook yang ringan bagaikan sebuah tablet akan sangat memudahkan dan membantu pengguna yang memiliki mobilitas tinggi, karena tak perlu merasa repot membawa-bawa piranti tersebut.

Postingan lain untuk Anda
Postingan Laptop Terkini