Honda Super Cub C125 Resmi Diperkenalkan, Kombinasikan Tampilan Retro dengan Balutan Fitur Modern

Motor bebek legendaris Honda Super Cub yang populer di tahun 1960an kembali diluncurkan dengan mesin dan teknologi terbaru. Hadirnya kendaraan klasik tersebut cukup mencuri perhatian ditengah persaingan pasar otomotif yang semakin ketat.

Desain yang unik serta mudah dioperasikan merupakan kelebihan yang dimiliki oleh Honda Super Cub. Sejak pertama kali menjalani debut 60 tahun silam tercatat motor ini sudah terjual lebih dari 100 juta unit, jumlah tersebut cukup untuk mengelilingi bumi hingga sebanyak lima kali. Kepopulerannya memang sudah tak terbantahkan lagi, kendaraan single seat ini bahkan menginspirasi grub musik rock asal California dalam salah satu lagunya yang berjudul "Little Honda."

Hingga saat ini model terbaru dari Honda Super Cub C110 masih tersedia di pasar Jepang, dimana cukup populer digunakan oleh kalangan tukang pos dan sebagai transportasi pribadi. Menyusul model tersebut, belum lama Honda kembali memanjakan para pecinta motor klasik dengan meluncurkan varian penggantinya, yakni Super Cub C125.

Sama seperti namanya, untuk urusan kinerja model terbaru ini dibekali dengan unit mesin dua-katup SOHC berkapasitas 125cc. Konfigurasi satu sillinder tersebut tidak dibekali radiator dan masih memanfaatkan pendingin udara, akan tetapi untuk sistem penyemprotan bahan bakar diketahui sudah menggunakan teknologi injeksi (PGM-FI). Menurut situs resmi Honda, dapur pacu ini mampu memuntahkan torsi 10 Nm pada 5,000 rpm dan tenaga maksimal sampai sebesar 9.7 PS pada 7,500 rpm.

Jika dibandingkan dengan produk Honda lainnya performa mesin ini terbilang standar, penggunaan transmisi 4-percepatan manual sedikit banyak juga membuat model Super Cub C125 mirip dengan kinerja mesin Supra X 125cc. Untuk keunggulannya sendiri, perusahaan mengklaim jika Honda Super Cub C125 mengkonsumsi bahan bakar yang cukup irit, yakni sebesar 69 km per liter berdasarkan pengujian internal dengan metode World Motorcycle Test Cycle (WMTC).

Terlepas dari kapasitas mesin yang ditingkatkan, Super Cub C125 masih mempertahankan tampilan retro yang sejak dulu menjadi ciri khasnya. Hal ini bisa dilihat melalui rancangan stang yang mirip dengan Super Cub edisi pertama yang dirilis pada tahun 1958, penggunaan spion dan lampu bulat, bodi ramping serta jok kulit single seat. Tak ketinggalan, motor ini pun juga mendapat sentuhan logo sayap berlatar warna merah khas Honda.

Meskipun tampil dengan wajah klasik, dari segi dukungan fitur dan teknologi Super Cub C125 tidak kalah dengan kendaraan buatan tahun 2018. Balutan teknologi canggih tersebut dibenamkan Honda mulai dari sistem pencahayaan yang sudah memanfaatkan panel LED untuk lapu depan, belakang dan sein. Spedometer yang mengadopsi kombinasi panel analog dan digital serta fitur keyless bernama Honda Smart Key System. Dengan fitur ini pemilik Super Cub C125 tak perlu lagi menggunakan kunci untuk menghidupkan motor karena sudah digantikan dengan remote dan kenop.

Bukan cuma itu saja, berkat adanya teknologi Answer Back System remote canggih milik Super Cub C125 pun bisa dimanfaatkan oleh pemilik untuk memberi tanda alarm ketika motor hendak dicuri atau sekedar memudahkan mencari lokasi parkir.

Lantas, apakah Honda bakal memboyong Super Cub C125 ke Indonesia? Untuk saat ini PT Astra Honda Motor (AHM) sama sekali belum mau buka suara terkait peluncuran motor bebek klasik ini. Jadi, mari kita nantikan saja bersama-sama kabar terbaru terkait keputusan yang akan diambil oleh AHM.