17/04/2018

Hampir Bangkrut, Xiaomi Dikabarkan Tertarik Akuisisi GoPro

Masalah keuangan yang membuat perusahaan merugi sejak beberapa tahun terakhir membuat GoPro membuka diri untuk diakuisisi perusahaan lain. Kabar terbaru menyebutkan jika perusahaan yang didirikan pada tahun 2002 tersebut akan dibeli oleh raksasa elektronik asal China, Xiaomi.

GoPro merupakan salah satu pemain besar di ranah action camera, fakta tersebut dibuktikan dengan laris manisnya produk HERO mereka dipasar global dalam beberapa tahun ke belakang. Kendati demikian performa bisnis yang semakin menurun menempatkan GoPro dalam masa-masa sulit. Setelah tahun lalu memutuskan untuk merumahkan ratusan karyawan dan menggaji CEO mereka sebesar 1 dollar, kabar terbaru menyebutkan jika GoPro sudah siap untuk diakuisisi oleh perusahaan lain yang lebih mapan agar tetap bisa bertahan.

Salah satu perusahaan yang tertarik untuk mengakuisisi GoPro yaitu Xiaomi. Ketertarikan vendor smartphone terbesar kelima di dunia tersebut diduga kuat berkaitan dengan rencana besar mereka yang ingin segera memasuki pasar Amerika Serikat. Seperti kita ketahui, GoPro sendiri selama ini sudah menjalin kerjasama yang cukup baik dengan berbagai retail elektronik di AS. Jika Xiaomi mengakuisisi GoPro maka hubungan tersebut bisa dimanfaatkan Xiaomi untuk mendistribusikan produk-produk mereka.

Selain memproduksi smartphone Xiaomi tercatat juga membuat berbagai perangkat elektronik lain, seperti smartwatch, laptop, smart home product, drone serta action camera yang menjadi salah satu penyebab menurunya penjualan GoPro. Jika kabar terkait akuisisi tersebut benar adanya, maka bisa dipastikan GoPro berada di jalur yang tepat untuk mengembalikan pasar mereka yang runtuh dalam dua tahun terakhir.

Selain Xiaomi, sebelumnya DJI juga tertarik untuk mengakuisisi GoPro. Namun sayangnya perusahaan produsen drone asal China tersebut belakangan diketahui mengurungkan niatnya dengan alasan yang cukup ironis, DJI menganggap GoPro tidak lagi memiliki value yang menguntungkan bagi mereka, sekalipun brand GoPro sendiri masih cukup populer dikalangan pengguna action camera.

Sebagai informasi, sejak di dirikan oleh Nick Woodman pada tahun 2002, GoPro tumbuh menjadi perusahaan produsen action camera yang cukup disegani. Pada rentang tahun 2012-2014 produk mereka menjadi penguasa pasar dengan valuasi mencapai USD 10 Miliar. Namun, seiring dengan pertumbuhan para pesaing yang menawarkan produk dengan harga yang lebih kompetitif, nilai valuasi GoPro semakin hari kian terperosok hingga menyisakan nilai sekitar USD 700 juta pada tahun 2018 ini.

Terkait dengan kabar pembelian GoPro oleh Xiaomi tersebut, untuk saat ini belum ada informasi lebih lanjut yang bisa digali. Meski demikian beberapa sumber menyebutkan jika GoPro kemungkinan akan mendapatkan dana segar di kisaran angka USD 1 Miliar dari akuisisi tersebut. Bagaimanapun juga pilihan ini merupakan salah satu langkah yang bisa ditempuh GoPro jika ingin perusahaan terbebas dari masa-masa krisis yang saat ini dialami.