12/06/2019

Review HONOR 8A: Alternatif Smartphone Bagi yang Bosan Pada Brand Redmi dan Realme

HONOR 8A atau juga yang dikenal HONOR Play 8A ini smartphone design minimalis, prosesor yang cukup tangguh dan unggul untuk harga yang ditawarkan.

Realme C1, Realme C2, Redmi 7, hingga Samsung Galaxy M10, adalah segelintir nama smartphone paling banyak diincar pada rentang harga di bawah Rp2 juta. Mengindikasikan bahwa wilayah market ini begitu kompetitif. Walau demikian, HONOR tak gentar menghadapi persaingan yang sengit ini. Terbukti dengan diluncurkannya HONOR 8A atau juga dikenal dengan Play 8A di beberapa negara pada Maret tahun ini.

Seperti apa kelebihan yang dimiliki oleh perangkat produksi sub-brand HUAWEI ini? Apakah ia mampu bersaing dengan deretan smartphone yang tercantum pada awal paragraf di atas?

Apa saja yang ada dalam kotak?

  • HONOR 8A
  • Adaptor daya (5V/1A)
  • Kabel Micro USB
  • Ejektor Kartu SIM
  • Buku Panduan/Garansi

Desain

Dalam jagat smartphone yang mana perkembangannya teramat pesat, agak sulit membedakan antara ponsel mid-range dan entry-level dari segi desain. Pasalnya, desain perangkat entry-level saat ini selalu tampil tak kalah apik dibanding ponsel-ponsel yang setingkat di atasnya.

Tak terkecuali dengan HONOR 8A yang menawarkan punggung stylish dengan balutan dual-motif, glossy dan matte dengan rasio sekitar 75/25 persen. Terlihat begitu menarik, meski sayangnya area glossy pada panel ini juga jadi favorit sarang bekas sidik jari lantaran material plastik yang dipakainya.

Bagaimanapun, desain HONOR 8A tetap terlihat menawan. Apalagi ia sudah mengadopsi rancang desain 2.5D pada layarnya yang terasa melengkung dan berimbas pada aspek ergonomikanya yang semakin mantap dalam genggaman.

Layar

Mengandalkan display LCD dengan panjang diagonal 6.09 inci dan rasio 19.5:9 yang berandil dalam menghasilkan rasio screen-to-body mencapai 87 persen. Ukuran ponsel ini tetap terasa kompak di tangan. Apalagi jika Anda adalah alumnus pengguna smartphone yang mengadopsi rasio aspek 16:9. Serpihan pixel pada layarnya yang beresolusi HD+ jelas tidak sepadat FHD+. Akan tetapi, resolusi ini sudah jadi standard yang sangat diterima untuk perangkat pada kelas harga ini.

Anda tak bakal mengalami kelelahan berlebih ketika memandangi layar ponsel ini berlama-lama. Terima kasih kepada sertifikasi TUV Rheinland, fitur penyaring sinar biru, yang juga hadir pada banyak ponsel HONOR dan HUAWEI lainnya. Agar semakin optimal, Anda dapat mengaktifkan mode perlindungan mata (Eye Protection) yang dapat diakses di menu setting.

Performa

Dari segi performa, HONOR 8A adalah perangkat yang sangat standard. Dalam artian, ia dapat memenuhi segala kebutuhan harian Anda namun itu dalam batasan yang masih sangat wajar. Mengusung Helio P35 yang punya konfigurasi delapan Cortex-A53 dengan clockspeed tertinggi 2.3GHz dan GPU PowerVR GE8320. HONOR 8A mencatatkan skor 70 ribuan di AnTuTu. Poin ini setara dengan yang ditorehkan oleh Snapdragon 625.

Namun, dengan proses fabrikasi 12 nm, secara teori chip Helio P35 menjadi lebih hemat daya daripada ponsel berkekuatan Snapdragon 625 yang memakai teknologi 14 nm. Kami sarankan agar smartphone seperti ini tidak digunakan untuk kebutuhan gaming level hardcore. Andaipun Anda bersikukuh untuk menjalankan game berat, usahakan untuk menjalankannya pada setting menengah ke bawah.

RAM dan storage internal HONOR 8A yang mendarat di Indonesia adalah 3GB dan 32GB. Khusus untuk storage internal, setelah dipangkas oleh aplikasi bloatware dan sistem bawaan, sisa kapasitas yang dapat dinikmati pengguna berkisar di angka 23GB. Beruntung, Anda masih dapat memperluasnya lewat slot microSD yang mendukung kapasitas hingga 512GB.

Kamera

Kami sedikit kecewa ketika mengetahui bahwa perangkat ini masih mengandalkan satu sensor kamera tunggal di punggungnya. Bukan berarti ponsel lain sudah yang mengusung dual kamera bakal menghasilkan gambar yang lebih oke, tapi keberadaan sensor sekunder tentu dapat lebih membantu, terutama untuk urusan reproduksi gambar bokeh.

HONOR 8A dilengkapi kamera 13MP f/1.8 PDAF yang disertai LED flash. Jika dipakai di lingkungan outdoor dengan intensitas cahaya yang cukup, Anda masih dapat menikmati hasil yang memuaskan. Aspek ketajaman, dynamic range, hingga exposure dan white balance masih sangat terukur. Tapi ketika sudah masuk ke dalam ruangan, niscaya gambar yang Anda abadikan akan dipenuhi oleh noise. Kamera depannya pun gagal menawarkan hasil yang istimewa kendati resolusi sensornya sudah cukup tinggi, 8MP.

OS dan antarmuka

Sejak dikeluarkan dari kotak penjualannya, Anda sudah dapat menikmati antarmuka terbaru EMUI 9.0.1 yang berbasis Android 9 Pie. Anda wajib menikmati fitur fungsional seperti mode "Movement" yang berisi tiga gestur: merotasi perangkat untuk mematikan nada panggilan/alarm, mengaktifkan layar ketika diangkat, dan mengambil cuplikan layar lewat tiga jari. Ada juga mode hemat daya, serta fitur keamanan berbasis Face Unlock.

Baterai

Baterai yang dimiliki ponsel ini "hanya" berkapasitas 3,020 mAh saja. Tak banyak yang dapat Anda harapkan dari kapasitas baterai seminimal ini di tengah tuntutan zaman yang mewajibkan Anda untuk senantiasa terhubung ke jaringan internet seperti ini. Saat digunakan dalam pola penggunaan yang intens, diperlukan proses pengecasan hingga penuh sebanyak 1–2 kali. Dengan skenario reguler seperti berkirim pesan instan, mendengarkan musik, hingga berjejaring sosial, perangkat ini dapat bertahan hingga sekitar 5 jam.

Kelebihan dan Kekurangan HONOR 8A

Kelebihan

  • Desain menarik dengan dual motif
  • SoC relatif cukup untuk kebutuhan harian
  • Beralih dari notch konvensional ke notch waterdrop yang lebih kekinian
  • Slot dual SIM dan satu microSD

Kekurangan

  • Panel belakang rentan ternoda sidik jari
  • Kamera masih tunggal dengan kualitas yang standard saja
  • Daya tahan baterai singkat tanpa dukungan fast charging
  • Paket penjualan tidak menyertakan soft/jelly case
  • Sensor sidik jari tidak disertakan

Kesimpulan

Secara keseluruhan, HONOR 8A sama sekali bukan perangkat yang buruk. Ia hadir dengan desain yang apik, prosesor yang lumayan, serta kamera tunggal yang hasilnya cukup oke dalam kondisi tertentu. Sayang, kapasitas baterainya kecil jika dibandingkan dengan Realme C2 atau Redmi 7 yang melengkapinya dengan baterai 4,000 mAh. Sialnya lagi, harga kedua produk ini lebih terjangkau beberapa ratus ribu dibandingkan HONOR 8A yang punya harga resmi Rp1.899.000 (non-flash sale). Namun, pada akhirnya, Anda sendiri yang menentukan mana produk terbaik bagi kebutuhan Anda.

Spesifikasi HONOR 8A

Ukuran Layar6.09 inches
ResolusiHD+ 1560x720 pixels
OS verEMUI 9.0 (Android 9 Pie)
CPUMediatek MT6765 (MediaTek Helio P35) octa-core
Kecepatan CPU4× Cortex-A53 2.3GHz+ 4× Cortex-A53 1.8GHz
Storage32GB
External StorageUp to 512GB
RAM3GB
Kamera Utama13MP
Kamera Depan8MP
Battery3020 mAh
Dimensi156.28 × 73.5 × 8 mm
Berat150 g
WarnaBlack, Blue
Produk Terkait

HONOR 8A (Play 8A)

Harga termurah di Indonesia Rp 1.749.000