Asuransi Mobil Terbaik 2019

Diskon Hingga 15% Simulasi Asuransi Mobil

  • Harga Mobil
  • Model
Harga Mobil
Merek
Model
Varian
Tahun
Plat Mobil
Perlindungan
  • Saat ini situs sedang dalam tahap pengembangan. Kami membutuhkan waktu untuk memproses pendaftaran anda.

Top Asuransi Mobil

Bagaimana Cara Memilih Asuransi Mobil Terbaik?

Hal yang Perlu Diketahui Tentang Asuransi Mobil

Apa itu Asuransi Mobil?

Asuransi mobil merupakan perlindungan finansial terhadap berbagai risiko sehari-hari yang dapat terjadi terhadap kendaraan kesayangan Anda. Perlindungan tersebut dijamin oleh perusahaan asuransi kerugian.

Nah, jika Anda sudah memiliki asuransi mobil, apa saja jaminan perlindungan asuransi mobil yang sudah Anda ketahui?

Secara umum, asuransi mobil itu sendiri terdapat dua jenis jaminan utama yang ditawarkan, yaitu:

  1. Jaminan Comprehensive
  2. Jaminan Total Loss Only

Selain daripada jaminan utama, tertanggung juga bisa meminta beberapa jaminan tambahan untuk asuransi mobil miliknya seperti:

  • Jaminan kerusuhan dan huru-hara
  • Jaminan terorisme dan sabotase
  • Jaminan kebanjiran
  • Jaminan gempa bumi
  • Jaminan terhadap tuntutan pihak ketiga
  • Jaminan perlindungan kecelakaan diri terhadap pengemudi atau penumpang

Untuk memahami lebih dalam apa itu asuransi mobil, silakan liat tautan link berikut ini.

Perlukah Memiliki Asuransi Mobil?

Berbagai risiko dalam berkendara dapat terjadi setiap saat, apalagi jika kendaraan tersebut digunakan untuk aktivitas setiap hari.

Informasi dari Kepolisian Republik Indonesia, di tahun 2018 sendiri terdapat sekitar 103.672 kasus kecelakaan lalu lintas, dimana 33% merupakan akibat kelalaian mengemudi dari pihak pengendara.

Oleh karena itu Anda perlu memiliki Asuransi mobil untuk melindungi mobil Anda secara finansial dari risiko kecelakaan (baik akibat kelalaian anda ataupun pihak lain) berupa:

  • Pencurian mobil
  • Tabrakan atas mobil yang dimiliki
  • Tabrakan / kecelakaan yang melibatkan pihak ketiga

Selain kecelakaan, Asuransi mobil juga dapat melindungi Anda dari risiko seperti:

  • Kerusuhan dan huru-hara
  • Terorisme dan Sabotase
  • Kebanjiran
  • Gempa Bumi

Apa Saja Keuntungan Memiliki Asuransi Mobil?

Ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan memiliki asuransi mobil. Berikut ini di antaranya:

1. Mobil Anda akan terlindungi selama 24 jam

Sebagai pemegang polis asuransi mobil, Anda tidak perlu merasa khawatir akan berbagai risiko kerugian yang dapat terjadi terhadap mobil Anda. Karena ada pihak asuransi yang akan menanggung setiap kerugian yang timbul selama 24 jam. Dengan catatan, jaminan perlindungan asuransi mobil yang Anda miliki sesuai dengan jenis kerugian yang Anda alami.

2. Finansial Anda tetap terkontrol saat terjadi kecelakaan

Saat terjadi kecelakaan mobil, tentu ada biaya-biaya yang harus segera Anda keluarkan untuk memperbaiki kerugian. Dan biaya tersebut dapat mempengaruhi kondisi keuangan Anda. Terlebih jika kecelakaan sampai melibatkan pihak lain yang merasa dirugikan. Dengan asuransi mobil, maka sebagian besar biaya yang sudah, akan, atau seharusnya Anda keluarkan, dapat digantikan oleh asuransi mobil yang Anda miliki.

3. Nilai manfaat yang Anda dapatkan lebih besar dari nilai premi yang Anda bayarkan

Coba saja bandingkan antara risiko kehilangan mobil atau kemungkinan kecelakaan yang dapat timbul setiap saat, dengan nilai premi asuransi mobil yang Anda bayarkan, Premi asuransi mobil yang Anda bayarkan akan jauh lebih kecil nilainya dibandingkan dengan manfaat perlindungan yang dapat Anda terima.

4. Anda bisa mendapat berbagai manfaat tambahan

Dengan memiliki polis asuransi mobil, Anda juga dapat menikmati layanan tambahan dari pihak asuransi, seperti:

  • Layanan derek gratis
  • Layanan darurat saat kecelakaan
  • Call Center 24 jam

Selain itu, masih ada banyak manfaat lainnya yang bisa Anda dapatkan dengan menjadi pemilik asuransi mobil.

Apa Saja Jenis-jenis Asuransi Mobil?

Berikut adalah 2 jaminan utama/dasar atas jenis asuransi mobil yang berlaku di Indonesia:

1. Jaminan Perlindungan Comprehensive
Jaminan ini memberikan perlindungan atas mobil anda terhadap risiko tabrakan, tercuri, terbalik, terbakar dan terbentur baik yang bersifat Parsial atau Total Loss. Bersifat parsial berarti nilai kerugiannya di bawah 75% dari nilai pertanggungan yang tercantum di polis asuransi mobil. Sedangkan, Total Loss adalah dimana nilai kerugian diatas 75% dari nilai pertanggungan yang tercantum di polis asuransi mobil.
2. Jaminan Perlindungan Total Loss Only (TLO)
Jaminan ini memberikan perlindungan atas mobil Anda terhadap tabrakan, tercuri, terbalik, terbakar dan terbentur, hanya yang bersifat Total Loss (nilai kerugiannya diatas 75% dari nilai pertanggungan yang tercantum di polis asuransi mobil).

Selain jaminan utama/dasar di atas, terdapat beberapa jaminan tambahan yang dapat diperluas dalam polis asuransi mobil yang Anda miliki, yaitu:

1. Tanggung Jawab Pihak Ketiga (TJH) atau biasa disebut Third Party Liability (TPL)
Perluasan jaminan ini menjamin risiko atau kerugian yang diderita oleh pihak ketiga atas kecelakaan yang anda alami. Baik terhadap kerugian fisik pihak ketiga maupun kecelakaan diri yang dialami oleh pihak ketiga.
2. Kecelakaan Diri / Personal Accident (PA) untuk Supir ataupun Penumpang
Perluasan jaminan ini memberikan perlindungan atas risiko cidera badan yang dialami supir maupun penumpang, yang berada di dalam kendaraan pada saat terjadinya kecelakaan.
3. Kerusuhan dan Huru–Hara
Perluasaan jaminan ini memberikan penggantian pada kerusakan mobil anda yang disebabkan oleh adanya kerusuhan ataupun huru-hara.
4. Terorisme dan Sabotase
Perluasaan jaminan ini memberikan penggantian pada kerusakan mobil anda yang disebabkan oleh aksi terorisme.
5. Banjir
Perluasan ini menjamin kerusakan mobil anda yang disebabkan oleh bencana alam berupa banjir.
6. Gempa Bumi
Perluasan ini menjamin kerusakan mobil anda yang disebabkan oleh bencana alam berupa gempa bumi.
7. Mobil Pengganti dan Bengkel Resmi
Tidak semua perusahaan Asuransi memberikan perluasan ini, namun sudah makin banyak perusahaan asuransi yang memberikan pelayanan extra berupa layanan mobil pengganti saat kendaraan anda diperbaiki atau perbaikan di bengkel resmi.

Seluruh jaminan tambahan yang tercantum diatas memiliki nilai premi tambahan yang harus dibayar oleh pemegang polis dan berlaku untuk jenis asuransi mobil comprehensive maupun jenis asuransi mobil TLO.

Mengenal Apa itu Asuransi Mobil Comprehensive/ "All Risk"

Jaminan asuransi Comprehensive lebih sering diperkenalkan dengan istilah "All Risk", tetapi sebenarnya istilah "All Risk" tidaklah tepat, karena jaminan polis ini tidak menjamin semua kerugian pada kendaraan yang diasuransikan. Jadi, apabila anda mendengar istilah asuransi mobil "All Risk", maka dapat dipastikan bahwa bahwa istilah tersebut sebenarnya mengacu pada asuransi mobil Comprehensive.

Jaminan asuransi Comprehensive/"All Risk" memberikan perlindungan atas mobil anda terhadap risiko tabrakan, tercuri, terbalik, terbakar dan terbentur baik yang bersifat Parsial atau Total Loss.

  • Kerusakan/kerugian bersifat Parsial
    Apabila mobil Anda mengalami kerugian/kerusakan akibat kecelakaan yang nilai perbaikan/kerugiannya kurang dari 75% dari nilai pertanggungan yang tercantum di polis asuransi mobil, maka polis asuransi mobil Anda bisa memberikan penggantian.
  • Kerusakan/kerugian bersifat Total Loss
    Apabila mobil Anda mengalami kerugian/kerusakan akibat kecelakaan yang nilai perbaikan/kerugiannya lebih dari 75% dari nilai pertanggungan yang tercantum di polis asuransi mobil, maka polis asuransi mobil Anda bisa memberikan penggantian.

Contoh asuransi mobil Comprehensive:

Nilai Pertanggungan di polis asuransi mobil tertera sebesar Rp. 100.000.000,00

  • Klaim 1: Nilai perbaikan Rp. 30.000.000,00 (setara 30% dari Nilai Pertanggungan)
  • Klaim 2: Nilai perbaikan Rp. 80.000.000,00 (setara 80% dari Nilai Pertanggungan)
  • Klaim 3: Nilai perbaikan Rp. 120.000.000,00 (setara 120% dari Nilai Pertanggungan)

Kesimpulan:

  • Klaim 1 termasuk kategori Kerugian Parsial,
    maka kerugian dapat diganti oleh asuransi mobil Comprehensive/"All Risk" sebesar nilai perbaikan.
  • Klaim 2 termasuk kategori Kerugian Total Loss,
    maka kerugian dapat diganti oleh asuransi mobil Comprehensive/"All Risk" sebesar nilai perbaikan.
  • Klaim 3 termasuk kategori Kerugian Total Loss,
    maka kerugian dapat diganti oleh asuransi mobil Comprehensive/"All Risk". Namun pihak asuransi hanya dapat memberikan penggantian maksimal sebesar nilai Pertanggungan yang tertera di polis asuransi mobil Anda, yaitu Rp. 100.000.000,00. Otomatis, selisih yang timbul sebesar Rp. 20.000.000,00 akan menjadi tanggungan Anda.

Asuransi mobil Comprehensive/"All Risk" ini sebenarnya cenderung ditawarkan untuk pemilik kendaraan dengan usia kendaraan tidak lebih dari 5 tahun atau unit mobil baru. Bagaimana dengan mobil yang berusia lebih dari 5 tahun atau bukan baru/bekas? Apakah masih bisa memiliki perlindungan asuransi mobil Comprehensive/"All Risk"?

Jawabannya tetap memungkinkan, umumnya untuk mobil berusia diatas 1 tahun atau mobil bekas, pihak asuransi akan meminta foto atas unit kendaraan yang ingin diasuransikan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mereka teliti terlebih dahulu sebelum bisa diterima pertanggungannya. Mengapa? Karena pihak Asuransi ingin memastikan tidak terdapat luka, atau cacat, atau kerusakan yang sudah terdapat pada mobil yang akan diasuransikan sebelum disepakati penerbitan polis Asuransi Mobil dimaksud.

Berapa sih besarnya Premi Asuransi Mobil Comprehensive/"All Risk"?

Jadi, apabila Anda memiliki mobil MPV berusia 3 tahun, dengan nilai pertanggungan Rp. 100.000.000,00, dan berdomisili Jakarta (Plat nomor "B"), maka perhitungan premi untuk Jaminan Comprehensive/"All Risk" berkisar antara:

Batas Tarif Premi Terendah:

3.26% x Rp. 100.000.000,00: Rp. 3.260.000,00 per tahun

Batas Tarif Premi Tertinggi:

3.59% x Rp. 100.000.000,00: Rp. 3.590.000,00 per tahun

Dari contoh diatas, perhitungan premi dipengaruhi oleh tarif premi (3,26% - 3,59%), faktor yang mempengaruhinya adalah pertimbangan pihak Asuransi setelah menganalisa hasil pemeriksaan/foto survey, jenis kendaraan, wilayah domisili kendaraan, dan nilai pertanggungan kendaraan yang diasuransikan.

Maka, premi asuransi mobil Comprehensive/"All Risk" yang ditetapkan oleh setiap perusahaan Asuransi bisa berbeda-beda dan hal ini berlaku baik untuk kendaraan baru ataupun bekas.

Tentunya selain persyaratan untuk mobil bekas lebih ketat, premi asuransi mobil Comprehensive/"All Risk" untuk mobil bekas yang diterapkan bisa lebih tinggi dibandingkan dengan mobil baru apabila hasil analisa dari pihak Asuransi kurang memuaskan, bahkan bisa juga ditolak.

Baik untuk asuransi mobil Comprehensive/"All Risk" mobil baru atau mobil bekas juga dapat diperluas untuk menjamin risiko-risiko atau service tambahan tertentu, seperti:

  • Jaminan Tanggung Gugat Pihak Ketiga
  • Jaminan Kecelakaan Diri atas pengemudi atau penumpang
  • Jaminan Kerusuhan dan Huru-hara
  • Jaminan Terorisme dan Sabotase
  • Jaminan Banjir
  • Jaminan Gempa Bumi

Mengenal Asuransi Mobil Total Loss Only (TLO)

Berbeda dengan jaminan asuransi mobil Comprehensive/All Risk, jaminan asuransi mobil Total Loss Only (TLO) ini memberikan perlindungan atas mobil anda terhadap tabrakan, tercuri, terbalik, terbakar dan terbentur, hanya yang bersifat Total Loss.

  • Kerusakan/kerugian bersifat Total Loss

Apabila mobil anda mengalami kerugian/kerusakan akibat kecelakaan yang nilai perbaikan/kerugiannya lebih dari 75% dari nilai pertanggungan yang tercantum di polis asuransi mobil, maka polis asuransi mobil Anda bisa memberikan penggantian.

Karena sifatnya yang terbatas, kerugian yang bersifat parsial (nilai kerugiannya dibawah 75% dari nilai pertanggungan yang tercantum) menjadi tidak tergantikan.

Contoh asuransi mobil Total Loss Only (TLO):

Nilai Pertanggungan di polis asuransi mobil tertera sebesar Rp. 100.000.000,00

  • Klaim 1: Nilai perbaikan Rp. 30.000.000,00 (setara 30% dari Nilai Pertanggungan)
  • Klaim 2: Nilai perbaikan Rp. 80.000.000,00 (setara 80% dari Nilai Pertanggungan)
  • Klaim 3: Nilai perbaikan Rp. 120.000.000,00 (setara 120% dari Nilai Pertanggungan)

Kesimpulan:

  • Klaim 1 termasuk kategori Kerugian Parsial, maka tidak dapat dijamin oleh Asuransi Total Loss Only.
    Karena nilai kerugian hanya mencapai 30% dari Nilai Pertanggungan, atau dibawah 75% dari Nilai Pertanggungan di polis asuransi mobil.
  • Klaim 2 termasuk kategori Kerugian Total Loss, maka dapat dijamin oleh Asuransi Mobil Total Loss Only.
    Karena nilai kerugian sudah mencapai 80% dari nilai Pertanggungan, atau diatas 75% dari Nilai Pertanggungan di polis asuransi mobil.
  • Klaim 3 termasuk kategori Kerugian Total Loss, maka dapat dijamin oleh Asuransi Mobil Total Loss Only.
    Karena nilai kerugian sudah mencapai 120% dari nilai Pertanggungan, atau diatas 75% dari Nilai Pertanggungan di polis asuransi mobil. Namun, pihak Asuransi hanya dapat memberikan penggantian maksimal sebesar nilai Pertanggungan yang tertera di Polis Asuransi mobil anda, yaitu Rp. 100.000.000,00. Otomatis, selisih yang timbul sebesar Rp. 20.000.000,00 akan menjadi tanggungan anda. Klaim ini termasuk kategori Kerugian Total Loss.

Terdapat 2 macam kriteria kerugian Total Loss, yaitu Constructive Total Loss (CTL) dan Total Loss, yang membedakan jika CTL masih terdapat bentuk fisik mobil sedangkan Total Loss sudah tidak ada bentuk fisik sama sekali.

CTL umum diterapkan pihak Asuransi karena nilai perbaikan kendaraan yang melebihi 75% dari nilai pertanggungan sudah dianggap tidak layak dilakukan perbaikan. Beberapa faktor yang mendasari hal ini berupa:

  • Waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan relative cukup lama.
  • Tingkat kesulitan perbaikan yang tinggi, sehingga jaminan kualitas perbaikan mobil setelah diperbaiki belum tentu bisa 100% sama seperti kondisi sebelum kecelakaan.
  • Biaya untuk memperbaiki hampir setara dengan nilai pertanggungan kendaraan.

Akan tetapi, perlu diingat apabila nilai klaim sudah disetujui oleh pihak asuransi dan tertanggung, maka fisik unit mobil atas unit kendaraan yang rusak tersebut akan menjadi milik dan hak dari pihak asuransi. Karenanya, pihak tertanggung wajib untuk menyerahkan dokumen kelengkapan atas kepemilikan kendaraan tersebut.

Total Loss diterapkan pihak Asuransi karena secara fisik unit kendaraan memang sudah tidak ada, seperti:

  • Akibat pencurian mobil.
  • Tenggelam di dasar laut pada saat penyeberangan antar pulau dengan kapal ferry.
  • Terjadi aksi pembom-an oleh teroris yang menyebabkan mobil hancur berkeping-keping.

Penggantian klaim akan diberikan sesuai nilai yang tertera di polis. Namun umumnya, akan dibandingkan dengan mengacu pada harga pasar terkini. Yang mana bisa saja, harga pasar lebih rendah dari harga yang tertera didalam polis. Jika demikan, maka pihak asuransi akan mengganti sesuai harga pasaran.

Berapa sih besarnya Premi Asuransi Mobil Total Loss Only (TLO)?

Jadi, apabila anda memiliki mobil MPV berusia 3 tahun, dengan nilai pertanggungan Rp. 100.000.000,00, dan berdomisili Jakarta (Plat Nomor "B"), maka perhitungan premi untuk jaminan asuransi mobil Total Loss Only (TLO) berkisar antara:

Batas Tarif Premi Terendah:

0.65% x Rp. 100.000.000,00: Rp. 650.000,00 per tahun

Batas Tarif Premi Tertinggi:

0.78% x Rp. 100.000.000,00: Rp. 780.000,00 per tahun

Dari contoh diatas, perhitungan premi Asuransi Mobil Total Loss Only serupa dengan Asuransi Mobil Comprehensive/"All Risk", dipengaruhi oleh tariff premi (0.65% - 0.78%). Faktor yang mempengaruhinya adalah pertimbangan pihak Asuransi setelah menganalisa hasil pemeriksaan/foto survey, jenis kendaraan, wilayah domisili kendaraan, dan nilai pertanggungan kendaraan yang diasuransikan.

Asuransi mobil TLO tidak hanya untuk kendaraan baru, kendaraan bekas pun bisa diasuransikan tentunya dengan persyaratan yang lebih ketat dibanding kendaraan baru. Namun untuk penentuan harga kendaraan tersebut masih mengacu pada harga pasaran terkini sehingga penentuan premi dan besaran pertanggungan juga disesuaikan dengan harga mobil tersebut.

Asuransi Mobil All Risk Dan Total Loss Only, Apakah Bisa Dikombinasikan?

Asuransi mobil Total Loss Only (TLO) merupakan jaminan dalam asuransi kendaraan bermotor, yang menjamin kerugian total atau kerugian dengan presentasenya minimal 75% dari kondisi ideal. Atau dengan kata lain, kerugian yang menyebabkan kendaraan tidak dapat digunakan lagi. Perusahaan asuransi akan menanggung biaya kerugian apabila hal tersebut terjadi, namun tidak akan menanggung biaya kerugian atau kerusakan jika presentase kerugiannya tidak mencapai 75%.

Sedangkan asuransi mobil all risk merupakan jenis jaminan asuransi kendaraan yang menjamin hampir semua risiko, tanpa memperhatikan besar atau kecilnya kerugian atau kerusakan yang terjadi. Dalam kata lain, asuransi mobil All Risk memberikan perlindungan terhadap kerugian kecil maupun besar yang terjadi akibat dari kecelakaan (tabrakan, terbalik, tergelincir ataupun terperosok ke jurang), perbuatan jahat (pencurian baik disertai kekerasan maupun tidak), dan juga kebakaran akibat dari sambaran petir maupun dari benda lain yang berada di dekat. Selain itu asuransi mobil All Risk juga melindungi kendaraan Anda dari kerusakan akibat banjir.

Secara umum, asuransi mobil All Risk di atas merupakan jaminan All Risk standar. Akan tetapi bisa diperluas, dengan menambahkan jaminan pihak ketiga atau jaminan biaya penyelesaian perkara atas suatu peristiwa yang terjadi melibatkan tertanggung (Anda) dengan pihak ketiga (tanggung jawab hukum pihak ketiga).

Jadi, bisakah asuransi mobil All Risk dan Total Loss Only (TLO) dikombinasikan? Jawabannya adalah ya, bisa dikombinasikan, karena jaminan Total Loss Only (TLO) sudah termasuk ke dalam jaminan all risk dalam asuransi kendaraan bermotor.

Apa Saja Jenis Perluasan Jaminan Asuransi Mobil yang Bisa Saya Miliki?

Perluasan jaminan adalah bahaya atau risiko-risiko yang dikecualikan atau belum termasuk di dalam jaminan utama Asuransi Mobil, namun risiko–risiko tersebut bisa di jamin oleh pihak asuransi jika dinyatakan secara tegas didalam polis Asuransi Mobil dalam bentuk klausal tambahan atau endorsemen, antara lain :

  • Jaminan Tanggung Gugat Pihak Ketiga
  • Jaminan Kecelakaan Diri
  • Jaminan Kerusuhan dan Huru-hara
  • Jaminan Terorisme dan Sabotase
  • Jaminan Banjir
  • Jaminan Gempa Bumi

Semua resiko diatas merupakan resiko yang dikecualikan dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI). Dikecualikan artinya semua kerusakan atau kerugian yang disebabkan oleh bahaya-bahaya tersebut tidak bisa diganti oleh pihak asuransi.

Berikut penjelasan jaminan yang diberikan oleh perluasan ini:

1. Jaminan Tanggung Gugat Pihak Ketiga (TPL)
Perluasan terhadap kerugian yang diderita oleh pihak ke-tiga yang secara langsung disebabkan oleh kendaraan bermotor yang telah diasuransikan. Perluasan ini memiliki batasan nilai pertanggungan yang terpisah dari nilai pertanggungan mobil anda dan umumnya lebih rendah.

Misalnya:

Nilai Pertanggungan Mobil anda sebesar Rp. 100.000.000,00, nilai TPL anda Rp. 50.000.000,00. Jika terjadi kerugian terhadap pihak ketiga maka polis Asuransi Mobil anda hanya menjamin sampai dengan maksimal Rp. 50.000.000,00. Umumnya pihak Asuransi akan membatasi nilai TPL ini antara Rp. 10.000.000,00 s/d Rp. 100.000.000,00 per unit mobil.

Jaminan perluasan ini meliputi: kerugian atau kerusakan atas harta benda pihak ketiga (misal rumah, mobil, pagar, dan lain sebagainya) serta cidera badan atau kematian.

2. Jaminan Kecelakaan Diri (PA)
Timbulnya cidera badan atau kematian terhadap pengemudi atau penumpang di dalam mobil, yang secara langsung disebabkan oleh kecelakaan mobil dapat diganti oeh pihak Asuransi apabila terdapat perluasan jaminan Asuransi Kecelakaan Diri.

Misalnya:

Nilai Pertanggungan Mobil Anda sebesar Rp. 100.000.000,00, nilai PA Anda Rp. 10.000.000,00. Jika terjadi kecelakaan diri maka polis Asuransi Mobil Anda hanya menjamin sampai dengan maksimal Rp. 10.000.000,00. Umumnya pihak Asuransi akan membatasi nilai PA ini antara Rp. 5.000.000,00 s/d Rp. 10.000.000,00 per unit mobil.

3. Jaminan Kerusuhan dan Huru-Hara
Jaminan polis Asuransi Mobil anda dapat mencakup risiko Kerusuhan dan Huru-Hara apabila memiliki perluasan ini.

4. Jaminan Terorisme dan Sabotase
Polis Asuransi Mobil anda juga dapat mencakup risiko Terorisme dan Sabotase selama terdapat perluasan Jaminan Terorisme dan Sabotase, yang secara langsung menyebabkan kerugian atas mobil Anda.

5. Jaminan Banjir
Risiko Banjir yang secara langsung menyebabkan kerugian atas mobil anda dapat diatasi apabila Anda memiliki perluasan Banjir.

6. Jaminan Gempa Bumi
Perluasan Asuransi mobil anda juga dapat mencakup risiko Gempa Bumi, yang secara langsung menyebabkan kerugian atas mobil Anda.

Semua jaminan perluasan yang disebutkan diatas akan mempengaruhi besarnya premi Asuransi Mobil yang harus Anda bayar.

Perlukah Anda Miliki Perluasan Jaminan dalam Asuransi Mobil?

Saat mengambil asuransi mobil, Anda mungkin bertanya, "Apakah saya perlu memiliki perluasan jaminan dalam asuransi mobil?" Jawabannya, sangat diperlukan. Namun kebutuhan setiap pemegang polis asuransi mobil bisa berbeda-beda.

Lalu bagaimana cara Anda menentukannya. Pertimbangan utama bagi pemegang polis dalam menentukannya adalah:

  • Seberapa besar kebutuhan atas perluasan jaminan asuransi mobil?
  • Berapa besar nilai pertanggungan yang Anda perlukan?
  • Perluasan jaminan asuransi mobil apa yang perlu Anda miliki?

Sebagai contoh, kendaraan yang rata-rata perjalanannya berada di daerah rawan banjir tentu lebih membutuhkan perluasan banjir, dibandingkan dengan kendaraan yang rata-rata penggunaannya di dataran tinggi. Atau kendaraan yang digunakan di kota-kota besar dengan tingkat kepadatan penduduk dan jumlah kendaraan didalamnya cukup tinggi, akan lebih membutuhkan perluasan jaminan atas tanggung jawab pihak ketiga dibandingkan dengan kendaraan yang berada di kota-kota kecil dengan sedikit jumlah penduduk dan kendaraannya. Jadi, kenalilah kebutuhan Anda.

Apa itu Perluasan Asuransi Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga (TPL)?

Anda pasti sering mendengar istilah Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak Ketiga (TPL) di Asuransi mobil yang ditawarkan oleh pihak Asuransi. Jaminan ini memberikan perlindungan terhadap mobil anda apabila terjadi kecelakaan yang mengakibatkan timbulnya tuntutan penggantian dari pihak yang dirugikan (pihak ketiga) akibat kelalaian Anda.

Nah, pernahkah Anda membayangkan / mengalami saat Anda mengendarai mobil di jalan raya, tiba-tiba secara tidak sengaja menabrak kendaraan di depan anda karena kondisi jalan sedang hujan deras dan pandangan anda terhalangi?

Atau Anda secara tidak sengaja menabrak pengendara motor saat mengemudi yang menyebabkan luka pada si pengendara motor?

Akibat kedua hal diatas, tentu pihak lain yang kita tabrak akan menuntut tanggung jawab untuk memperbaiki kendaraan tersebut atau mengganti biaya pengobatan.

Jika ya, maka pertanyaan berikutnya adalah:

1. Apakah saya wajib bertanggung jawab?
2. Apakah asuransi mobil yang saya miliki bisa mengganti kerugian tersebut?
3. Berapa besar penggantian yang dapat dibayar oleh polis Asuransi Mobil anda terhadap kerusakan pihak ketiga?

Untuk pertanyaan nomor 1, maka jawabannya adalah YA, Anda wajib bertanggung jawab atas kelalaian yang Anda perbuat. Hal tersebut tercantum dalam pasal 1366 Kitab Undang-undang Hukum Perdata yang isinya: Setiap orang bertanggung jawab bukan hanya atas kerugian yang disebabkan perbuatan-perbuatan, melainkan juga atas kerugian yang disebabkan kelalaian atau kesembronoannya.

Untuk pertanyaan nomor 2, maka jawabannya juga YA. Polis asuransi mobil yang Anda miliki bisa menjamin kerugian tersebut selama anda memiliki perluasan jaminan Asuransi Mobil Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak Ketiga (TPL) seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Menariknya perluasan jaminan ini meliputi:

  • Kerusakan harta benda dari pihak Ketiga
  • Pengobatan atas cidera badan atau kematian yang dialami oleh pihak Ketiga

Untuk pertanyaan nomor 3, maka jawabannya juga YA. Namun penggantiannya tidak boleh melebihi batasan Nilai Pertanggungan yang sebelumnya sudah disepakati oleh pihak Asuransi dan Anda.

Yang paling penting untuk kita pahami adalah untuk jaminan tanggung jawab hukum pihak ketiga bukan merupakan jaminan utama dari polis asuransi mobil Anda, namun sebagai perluasan jaminan. Sehingga jaminan perluasan Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak Ketiga tidak otomatis melekat di polis asuransi mobil yang Anda miliki.

Ini Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Premi Asuransi Mobil

Apa itu premi asuransi mobil? Premi asuransi mobil adalah biaya yang harus dibayarkan setiap bulan atau setiap tahunnya, oleh konsumen atau nasabah kepada pihak perusahaan asuransi atau penanggung, dilakukan pada saat mendaftarkan kendaraannya, sebagai kewajiban atas keikutsertaannya dalam pertanggungan asuransi.

Jumlah premi yang akan dibayarkan oleh tertanggung kepada penanggung akan disesuaikan, dengan cara mempertimbangkan kondisi kendaraan serta beberapa hal lainnnya yang terdapat pada tertanggung. Hal tersebut sangat bervariasi tergantung pada ketentuan yang ditetapkan oleh pihak asuransi.

Bagaimana cara pihak asuransi menetapkan harga premi asuransi mobil?

Dalam menetapkan harga premi, pihak asuransi mempunyai satu acuan paling mendasar. Acuan tersebut ditegaskan pada salah satu ayat dalam undang-undang perasuransian tahun 1992, yang berbunyi, "Untuk melindungi kepentingan masyarakat luas, penetapan tingkat premi harus tidak memberatkan tertanggung, tidak mengancam kelangsungan usaha penanggung, dan tidak bersifat diskriminatif".

Jelas maknanya di sini, agar kedua belah pihak dapat terjaga kepentingan dan kelangsungan usahanya dari situasi merugikan. Sehingga dalam menetapkan harga premi, asuransi harus betul-betul akurat dan beralasan, semuanya harus terukur berdasarkan data yang valid.

Ada beberapa hal yang memiliki korelasi langsung terhadap penyesuaian premi, di antaranya terhadap variable berikut:

  • Ruang lingkup pertanggungan
  • Tingkat limit pertanggungan pihak ketiga
  • Tingkat deductible atau resiko sendiri
  • Tingkat kebutuhan reasuransi

Bagaimana premi asuransi mobil bisa menjaga kepentingan Anda?

Dalam hukum asuransi, pihak penanggung menerima pengalihan risiko dari tertanggung, dan tertanggung membayar sejumlah premi sebagai imbalannya. Apabila premi tidak dibayar, maka asuransi dapat dibatalkan atau setidak-tidaknya asuransi tidak berjalan.

Premi harus dibayarkan selambat-lambatnya saat jatuh tempo premi, sesuai dengan ketentuan dalam periode dan cara pembayaran yang telah dipilih oleh pemegang polis. Ketentuan tersebut tercantum dalam surat pengajuan asuransi. Biasanya masa leluasa pembayaran premi adalah 30 hari terhitung dari awal periode polis

Fungsi utama dari premi asuransi mobil itu sendiri adalah mengembalikan kondisi nasabah yang mengalami kerugian ke kondisi semula. Saat nasabah membayar premi, maka uang yang disetorkan mewakili perlindungan terhadap kendaraan yang diasuransikan. Di sisi lain, premi dari semua nasabah dikumpulkan, sehingga hasilnya lebih besar dan dijadikan sebagai pengganti kerugian nasabah yang mengajukan klaim.

Bagaimana Cara Menghitung Harga Premi Asuransi Kendaraan?

Secara umum, menghitung harga premi asuransi kendaraan sebenarnya cukup mudah. Hanya membutuhkan persentase tertentu yang dalam istilah asuransi biasanya disebut sebagai Premium Rate atau Suku Premi, dan Sum Insured atau Nilai Pertanggungan.

Berikut rumus perhitungannya:

  • Premi Asuransi 1 Tahun = Suku Premi x Nilai Pertanggungan

Hal-Hal yang Mempengaruhi Suku Premi dalam Premi Asuransi Kendaraan

Suku Premi di Indonesia sudah diatur dan ditetapkan oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku pihak otoritas yang berwenang. Dan ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya suku premi itu sendiri. Di antaranya, lokasi domisili kendaraan (dalam praktiknya, diterapkan berdasarkan kode wilayah pelat nomor kendaraan yang diasuransikan), dan nilai pertanggungan dan usia kendaraan (semakin tua usia kendaraan maka semakin besar kemungkinan suku premi akan lebih tinggi).

Jenis jaminan tambahan yang dipilih juga bisa mempengaruhi harga premi asuransi mobil Anda. Berikut ini jenis-jenisnya:

  • Jaminan tanggung gugat pihak ketiga
  • Jaminan kecelakaan diri
  • Jaminan kerusuhan dan huru-hara
  • Jaminan terorisme dan sabotase
  • Jaminan banjir
  • Jaminan gempa bumi

Selain dari pada jaminan di atas, beberapa perusahaan asuransi juga menyediakan jaminan tambahan lainnya, seperti:

  • Jaminan mobil pengganti selama kendaraan Anda diperbaiki
  • Jaminan perbaikan di bengkel resmi

Perhitungan Nilai Pertanggungan dalam Premi Asuransi Kendaraan

Sedangkan nilai pertanggungan, secara garis besar adalah nilai dari mobil Anda secara wajar yang berlaku secara umum, atau nilai penggantian yang disetujui oleh pihak asuransi dan tertanggung.

Misalkan Anda memiliki kendaraan minibus tahun 2018 dengan plat kendaraan berdomisili di Jakarta (Plat huruf "B"), dan nilai wajar di pasaran sekitar Rp 180 juta. Anda ingin mengasuransikan dengan perlindungan comprehensive, kerusuhan, dan tunjangan pihak ketiga sebesar Rp 50 juta.

Maka, gambaran perhitungannya adalah sebagai berikut:

Oh ya, jangan lupa, terkadang ada beberapa perusahaan asuransi yang menerapkan biaya administrasi, polis, dan biaya materai yang berbeda-beda, namun jumlahnya relatf tidak seberapa.

Penjelasan lebih dalam mengenai cara penghitungan asuransi mobil ada pada tautan link berikut.

Adakah Daftar Tarif Premi / Rate Asuransi Mobil?

Tarif Premi / Rate Asuransi Mobil Indonesia sudah diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan membagi atas beberapa kategori sebagai berikut:

  • Jenis kendaraan (Mobil Penumpang, Bus, Truk dan Sepeda Motor)
  • Harga mobil / Nilai Pertanggungan
  • Usia kendaraan
  • Wilayah domisili kendaraan tersebut (ditentukan berdasarkan plat nomor mobil yang akan diasuransikan), yaitu:
    WILAYAH 1 : Sumatera dan Kepulauan di sekitarnya
    WILAYAH 2 : DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten
    WILAYAH 3 : Selain WILAYAH 1 dan WILAYAH 2

Didalam peraturan mengenai tarif premi / rate Asuransi Mobil saat ini, OJK juga memberikan batasan terendah dan tertinggi atas tarif premi / rate Asuransi Mobil yang bisa dikenakan ke pihak Anda sebagai pemegang polis.

Penentuan batasan terendah dan tertinggi ini berdasarkan hasil penilaian risiko yang dilakukan oleh masing-masing pihak Asuransi, jadi besarnya tarif premi / rate Asuransi Mobil anda dengan pemilik mobil lainnya bisa berbeda meskipun jenis kendaraan, usia kendaraan, wilayah domisili dan nilai pertanggungan mobil sama.

Contoh: Kendaraan A berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh pihak Asuransi ternyata sudah terdapat bekas kerusakan di beberapa titik. Bisa saja pihak Asuransi beranggapan bahwa pengemudi kendaraan A kurang berhati-hati dalam berkendara, sehingga risiko timbulnya klaim berupa kecelakaan di masa mendatang lebih besar. Dan akhirnya pihak Asuransi dapat menerapkan tarif premi/ rate Asuransi Mobil yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan lain yang kondisinya lebih baik.

Berikut tarif premi / rate Asuransi mobil yang berlaku

A. Pertanggungan Comprehensive

B. Pertanggungan Total Loss Only (TLO)

Apa Akibat Jika Telat Membayar Premi Asuransi Mobil?

Risiko yang dapat timbul jika Anda telat membayar premi Asuransi Mobil adalah:

1. Apabila Anda mengalami kecelakaan / kerugian (mengajukan klaim) untuk mobil Anda, dan ternyata premi Asuransi Mobil Anda belum lunas, maka pihak asuransi dapat melakukan beberapa tindakan, sebagai berikut:

  • Melakukan pengabaian terhadap kerugian / kecelakaan yang dialami mobil Anda.
    Maksudnya, pihak Asuransi tidak akan memproses pembayaran ganti rugi tersebut sampai pihak pemegang polis melunasi pembayaran premi asuransi mobil terlebih dahulu. Atau,
  • Melakukan pembatalan secara otomatis atas polis asuransi mobil yang Anda miliki meskipun Anda tidak pernah merasa melakukan pembatalan tersebut.

2. Dalam hal perpanjangan Asuransi Mobil. Apabila sebelum memasuki proses perpanjangan polis asuransi mobil, ternyata tercatat anda pernah terjadi keterlambatan pembayaran premi asuransi mobil Anda, atau premi asuransi mobil Anda belum sepenuhnya lunas, maka pihak asuransi bisa saja menolak perpanjangan asuransi mobil Anda untuk periode tahun berikutnya.

Namun sebelum hal diatas dilakukan, pihak asuransi wajib memberikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada Anda perihal status pembayaran premi asuransi mobil Anda, selama belum terdapat pelunasan.

Hal diatas dapat dilakukan oleh pihak asuransi apabila sampai batas tenggat waktu pembayaran premi polis asuransi mobil ternyata pembayaran premi masih belum lunas.

Apa itu Asuransi Mobil Syariah?

Dalam asuransi mobil terdapat 2 jenis polis yaitu:

  • Polis asuransi mobil yang bersifat konvensional, yang polis asuransinya diterbitkan oleh perusahaan asuransi umum, dan
  • Polis asuransi mobil yang bersifat Syariah, yang polis asuransinya diterbitkan oleh perusahaan Asuransi Umum Syariah

Untuk polis asuransi mobil yang bersifat konvensional pasti hampir semua orang dapat memahami gambaran umumnya, Anda sebagai pemegang polis asuransi mobil membayar sejumlah Premi Asuransi untuk periode 1 tahun dengan tujuan memperoleh perlindungan atas mobil Anda.

Kemudian premi asuransi mobil Anda, yang telah diterima oleh pihak asuransi akan dikelola oleh pihak asuransi untuk pembayaran klaim, termasuk untuk investasi lebih lanjut oleh perusahaan asuransi dalam bentuk asset tetap / rekasadana / obligasi dan sebagainya.

Bagaimana dengan Asuransi Mobil Syariah?

Sebenarnya tidak berbeda jauh dengan asuransi mobil konvensional, namun terdapat beberapa karakteristik sistem syariah yang berlaku umum, seperti:

  • Mengedepankan sisi keadilan dalam bertransaksi
  • Mengutamakan nilai kebersamaan, persaudaraan dan etika
  • Tidak mengandung unsur spekulatif dalam berproduksi, investasi dan transaksi keuangan lainnya

Sejalan dengan karakteristik syariah di atas, asuransi mobil syariah juga menjalankan kinerjanya sesuai sesuai dengan prinsip syariah, yaitu hukum Islam berlandaskan fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional MUI (Majelis Ulama Indonesia). Sehingga hal ini sesuai dengan Syariah Islam yang berlaku.

Perjanjian antara Anda sebagai pemegang polis dengan perusahaan asuransi juga dilakukan dengan akad tabarru' atau biasa dikenal sebagai hibah.

Terdapat beberapa prinsip syariah dalam asuransi mobil syariah, yang menegaskan bahwa pengelolaan atas premi yang dikumpulkan bersama dengan lainnya (dana tabarru') harus:

  • Menghindari unsur kemaksiatan
  • Tidak boleh digunakan untuk perjudian
  • Dilarang untuk kegiatan yang diharamkan

Perusahaan asuransi dalam hal ini juga menggunakan akad tijarah dalam pengelolaan dana mereka, atau yang juga dikenal sebagai musyarakah, mudharabah, wakalah bil ujrah, mudharabah musytarakah.

Prinsip utama asuransi mobil Syariah berfokus pada:

  • Prinsip kerja sama
  • Prinsip saling tolong menolong
  • Prinsip melindungi

Hal yang hanya terdapat pada asuransi mobil Syariah dan tidak pada asuransi mobil Konvensional adalah:

  • Terdapat akad hibah di prinsip syariah, perusahaan Asuransi dan pemegang polis Asuransi Mobil tidak mengharapkan imbalan atau riba.
  • Mengedepankan prinsip tolong menolong, sehingga dapat dikatakan asuransi mobil syariah adalah pembagian risiko. Yang berarti peserta asuransi juga ikut menanggung risiko kerugian akibat kecelakaan.
  • Menghindari investasi dan suku bunga (riba) yang tidak sesuai dengan syariat Islam.
  • Perusahaan asuransi Syariah hanya berperan sebagai pengelola atas premi asuransi mobil yang diterimanya. Seluruh premi asuransi Mobil yang telah disetorkan oleh pemegang polis tetap merupakan milik pemegang polis seutuhnya. Apabila terdapat keuntungan dari hasil pengelolalan yang dilakukan oleh pihak asuransi, maka pembagian keuntungan dilandasi oleh prinsip bagi hasil. Dalam hal ini Perusahaan asuransi mengambil sebagian keuntungan untuk biaya operasional dan sisanya dibagikan kepada nasabah.

Asuransi mobil syariah dilaksanakan di bawah pengawasan Dewan Pengawas Syariah yang dibentuk oleh Majelis Ulama Indonesia dan juga Otoritas Jasa Keuangan.

Penjelasan lebih dalam mengenai asuransi mobil Syariah bisa dilihat pada tautan link berikut.

Apa Perbedaan Asuransi Mobil Syariah dan Asuransi Mobil Konvensional?

Di dalam Asuransi Mobil Syariah dan Konvensional, terdapat beberapa hal pokok yang bersifat prinsip. Diantaranya sebagai berikut:

Hal PokokAsuransi Mobil SyariahAsuransi Mobil Konvensional
Pengelolaan premi asuransi mobil yang diterima oleh perusahaan asuransi• Sesuai dengan Syariat Islam yang berlaku
• Tidak mengenakan suku bunga.
• Premi Asuransi mobil merupakan milik / hak Perusahaan Asuransi, sehingga Perusahaan Asuransi berhak untuk menentukan pengelolannya
Pengelolaan risiko asuransi mobil oleh perusahaan asuransi• Risiko kecelakaan/kerugian yang Timbul didasari oleh prinsip tolong-menolong, artinya pemegang polis juga ikut serta menanggung risiko kerugian yang timbul• Risiko kecelakaan/kerugian yang timbul merupakan sepenuhnya kewajiban pihak asuransi untuk melakukan ganti rugi ke pemegang polis

• Pemegang polis Asuransi mobil hanya membayar Risiko Sendiri.
Perlakuan atas premi asuransi mobil• Premi Asuransi Mobil merupakan milik pemegang polis yang "dititipkan" oleh pemegang polis.

• Perusahaan Asuransi bersifat sebagai pengelola atas Premi Asuransi yang diterima.

• Perusahaan asuransi mendapat upah atas jasa pengelolaan dana/premi Asuransi mobil tersebut.
• Premi asuransi mobil merupakan milik/hak perusahaan asuransi sepenuhnya.

• Kesepakatan penjaminan Risiko didasari oleh besarnya premi asuransi yang disetujui.

• Perusahaan asuransi berhak untuk mengelola premi asuransi mobil yang telah diterimanya dalam bentuk investasi apapun, selama tidak melanggar kode etik dan perundang-undangan yang berlaku.
Bagi hasil• Pemegang polis dapat menarik dana/premi Asuransi mobil yang sudah disetorkan ke perusahaan asuransi Syariah.

• Pemegang polis berhak memperoleh keuntungan atas penarikan dana/premi Asuransi mobil yang sudah disetorkan ke perusahaan asuransi Syariah. Atau sebaliknya, ikut menanggung sejumlah kerugian bersama dengan perusahaan asuransi.
• Pemegang polis dapat menarik dana/premi asuransi mobil yang sudah disetorkan ke perusahaan asuransi Syariah dalam bentuk pembatalan polis yang pengembaliannya mempertimbangkan klaim yang telah timbul.

• Pemegang polis tidak memiliki hak untuk memperoleh keuntungan/menanggung kerugian atas hasil investasi dari premi asuransi mobil yang sudah dibayarkan, yang dilakukan oleh perusahaan Asuransi.
Pengawasan terhadap perusahaan asuransi• Pelaksanaan asuransi mobil syariah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang dibentuk oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas Jasa Keuangan.• Pelaksanaan Asuransi mobil konvensional diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Dewan Komisaris dari masing-masing perusahaan asuransi.
Jumlah perusahaan asuransi di Indonesia• Terdapat sekitar 25 perusahaan asuransi umum konvensional yang juga memiliki izin melakukan penjualan produk asuransi Syariah selain produk asuransi konvensional.

• Terdapat 3 perusahaan asuransi umum Syariah yang sepenuhnya menjalankan hanya menjual produk asuransi Syariah.
• Terdapat sekitar 50 perusahaan asuransi umum konvensional.

Tips Memilih Asuransi Mobil yang Cocok untuk Wanita

Sebagian dari Anda mungkin sedang menimbang, perusahaan asuransi mana yang pas. Dan sama seperti para pria, Anda para wanita juga perlu memperhatikan beberapa hal agar menemukan asuransi yang tepat. Nah, berikut ini tips yang bisa Anda pertimbangkan dalam memilih asuransi mobil yang cocok:

1. Pilihlah perusahaan asuransi mobil yang memiliki reputasi baik

Untuk mengetahuinya, bisa dengan cara menanyakan pengalaman berasuransi dari teman, kerabat atau rekan kerja. Jika Anda bekerja dalam sebuah perusahaan, bisa juga Anda menanyakan ke bagian yang mengurusi asuransi mobil operasional perusahaan.

2. Premi asuransi yang ditawarkan kompetitif

Maksudnya bukan berarti harus memilih premi asuransi mobil termurah. Namun pilihlah perusahaan asuransi yang memberikan jaminan perlindungan terbaik dengan premi asuransi yang masih bersaing.

3. Pilih jaminan comprehensive

Saat ini pilihan produk asuransi kendaraan ada 2, yaitu:

  • Jaminan Comprehensive
  • Jaminan Total Loss Only (TLO)

Untuk Anda para wanita, sangat disarankan agar Anda memilih jaminan comprehensive, karena memberikan perlindungan atas mobil Anda secara lebih luas.

4. Pilih perusahaan asuransi yang memiliki layanan klaim dan after-sales yang luas

  • Perusahaan asuransi yang memiliki layanan 24 jam akan menjadi nilai tambah bagi Anda. Karena saat terjadi kecelakaan atau kerugian, Anda bisa langsung memperoleh informasi atau bantuan, setiap saat.
  • Layanan derek atau mobil siaga yang siap membantu Anda saat terjadi kecelakaan di jalan, juga banyak ditawarkan oleh pihak asuransi saat ini
  • Jaringan bengkel rekanan yang dimiliki oleh perusahaan asuransi juga penting untuk Anda pertimbangkan. Karena kenyamanan saat perbaikan mobil akan memudahkan Anda untuk mengawasi perbaikan yang sedang dilakukan.
  • Hal lainnya yang juga dapat Anda pertimbangkan, berupa:
    - Layanan mobil pengganti
    - Jaringan kantor cabang di kota lain
    - Jaringan bengkel resmi

Adakah Jaminan Asuransi Mobil untuk Keperluan Komersil Seperti GoCar, Grab, dll?

Maraknya taksi online seperti yang difasilitasi Grab atau Gojek (GoCar) dapat menjadi peluang usaha bagi Anda pemilik mobil, untuk mendayagunakan mobil yang Anda miliki agar bisa menghasilkan pendapatan. Tapi mengingat taksi online memiliki mobilitas yang tinggi, pemilik mobil wajib memahami akibat yang dapat timbul selama digunakan. Seperti risiko tertabrak, terbentur, tanggung jawab hukum pihak ketiga (TPL), bahkan pencurian atau perampokan.

Situasi yang sama juga berlaku bagi Anda yang memaksimalkan fungsi mobil untuk keperluan komersil lainnya.

Nah, Anda sebagai pemilik mobil sudah sepatutnya untuk mengasuransikan mobil yang dipergunakan tersebut dengan asuransi mobil yang jaminannya memadai, atau setidaknya jaminan asuransi mobil comprehensive dengan perluasan tanggung jawab hukum pihak ketiga (TPL). Itu merupakan pilihan yang paling sesuai.

Apabila Anda sebelumnya sudah mempunyai asuransi mobil, kemudian mendaftar menjadi mitra di taksi online, maka Anda harus segera memberitahukan pihak asuransi untuk dilakukan perubahan terhadap polis asuransi mobil Anda dari pengunaan pribadi menjadi komersil.

Perusahaan Asuransi Mobil Terbaik di Indonesia

1. Asuransi Central Asia (ACA)

Asuransi Central Asia merupakan salah satu bagian dari Salim Group. Perusahaan Asuransi ini sudah berdiri lebih dari 50 tahun dan sangat berpengalaman dalam berasuransi dengan jumlah cabang diatas 30 buah, yang tersebar di seluruh Indonesia. Saat ini, produk Asuransi Mobil yang ditawarkan adalah Otomate yang memberikan jaminan menyeluruh sebagai satu paket, kelebihan yang dimilikinya adalah:

  • Pelayanan Darurat
  • Mobil Pengganti
  • Pelayanan Valet
  • Pencurian oleh karyawan valet
  • Bengkel Resmi ataupun Bengkel Rekanan
  • Jaminan Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga s/d Rp. 75 juta
  • New For Old (Jaminan penggantian mobil dengan harga sesuai nilai polis, apabila terjadi kerugian secara Total Loss).*
    *Syarat dan Ketentuan Berlaku

2. Asuransi Mobil Adira (Autocilin Auto Insurance)

Autocillin merupakan produk Asuransi Mobil milik PT. Asuransi Adira, produk ini menawarkan jaminan asuransi mobil All Risk atau Comprehensive dan Total Loss Only (TLO). Kelebihan yang dimiliki diantaranya:

  • Pelayanan Darurat
  • Penggantian biaya sewa mobil selama perbaikan
  • Pelayanan Perpanjangan STNK
  • New For Old (Jaminan penggantian mobil dengan harga sesuai nilai polis, apabila terjadi kerugian secara Total Loss).*
    *Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Autocillin juga dilengkapi fitur Emergency Roadside Assistence, Autocillin Mobile Claim Application, serta Autocillin Mobile Service.

3. Asuransi Mobil Mitra Pelindung Mustika (MPM)

Merupakan salah satu grup dari MPM Rental Car yang memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia. Dengan pengalaman tersebut, Asuransi MPM memiliki beberapa keunggulan:

  • Layanan Call Centre 24 jam
  • Jaringan Bengkel Rekanan
  • Kemudahan dalam proses layanan klaim
  • Penghargaan sebagai Asuransi Terbaik 2019 – Media Asuransi
  • Penghargaan sebagai Asuransi Terbaik 2019 – Majalah Investor

4. Asuransi Mobil Avrist General Insurance

Sebagai bagian dari Avrist Life Insurance & Avrist Asset Management, Avrist General Insurance berusaha untuk mengembangkan lebih lanjut pelayanannya dalam bentuk produk Asuransi Umum kepada masyarakat. Salah satu kelebihan dari produk asuransi mobil yang dimilikinya, adalah:

  • Penerbitan Surat Perintah Kerja 1 x 24 jam
  • Sistem Online dalam penanganan klaim yang terintegrasi ke seluruh bengkel rekanan
  • Jaringan Bengkel Resmi
  • Direct Claim, Pemegang polis Asuransi dapat langsung mengajukan klaim ke bengkel rekanan.

5. Asuransi Mobil MSIG Indonesia

Merupakan perusahaan Asuransi patungan yang berasal dari Jepang. Dan salah satu jaringan Perusahaan Asuransi yang terbesar di dunia yang telah beroperasi di Indonesia selama 40 tahun. Perusahaan Asuransi ini memiliki kelebihan atas produk asuransi mobil miliknya, seperti:

  • Direct Claim, Pemegang polis Asuransi dapat langsung mengajukan klaim ke bengkel rekanan
  • Jaringan Bengkel Resmi
  • Jaringan Bengkel Rekanan
  • Layanan Call Centre

6. Asuransi Mobil Tokio Marine Indonesia

Merupakan perusahaan Asuransi patungan antara Tokio Marine Asia dan PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Perusahaan Asuransi ini memiliki kelebihan atas produk Asuransi Mobil miliknya, seperti:

  • Layanan Call Centre 24 jam
  • Jaringan Bengkel Rekanan
  • Jaringan Bengkel Resmi
  • Kemudahan pelayanan klaim.

Istilah Asuransi Mobil Yang Perlu Anda Kenal

Sering bingung dengan berbagai istilah asuransi mobil yang tak awam? Bila ya, tenang saja, kami bantu Anda jelaskan beberapa istilah asuransi mobil yang biasanya digunakan atau sering Anda dengar.

NoIstilah AsuransiPenjelasan Istilah Asuransi
1.Polis Asuransi / Insurance PolicyBukti kontrak Asuransi yang Anda miliki dengan perusahaan asuransi
2.Penanggung / InsurerPerusahaan asuransi
3.Tertanggung / The InsuredPemegang polis yang tercantum di polis asuransi mobil
4.Ikhtisar Pertanggungan / Policy ScheduleRangkuman dari asuransi mobil yang Anda miliki yang meliputi:
- Nama Pemegang Polis
- Jaminan Utama Asuransi yang berlaku
- Jaminan Perluasan Asuransi yang berlaku
- Detail Mobil yang Diasuransikan
- Periode Berlaku Polis Asuransi Mobil Anda
- Nilai Mobil yang dijaminkan dalam Polis Asuransi Mobil
- Nilai Premi Polis Asuransi Mobil Anda
5.Premi Asuransi/Insurance PremiumDalam istilah yang paling sederhana, premi asuransi dapat didefinisikan sebagai sejumlah uang yang akan ditagih oleh perusahaan asuransi kepada Anda untuk polis asuransi mobil yang Anda beli. Sejumlah uang tersebut adalah jasa atas jaminan perlindungan yang diberikan perusahaan asuransi untuk mobil Anda selama periode tertentu.
6.Jaminan Total Loss Only (TLO) / Total Loss Only coverageJaminan Asuransi Mobil Total Loss Only ini memberikan perlindungan atas mobil Anda atas risiko tabrakan, pencurian, mobil terbalik, terbakar dan terbentur. Namun, jaminannya hanya yang bersifat Total Loss (nilai kerugiannya diatas 75% dari nilai pertanggungan yang tercantum di polis asuransi mobil)
7.Jaminan Comprehensive / Comprehensive CoverageJaminan Asuransi Comprehensive / "All Risk" memberikan perlindungan atas mobil Anda terhadap risiko tabrakan, pencurian, mobil terbalik, terbakar dan terbentur baik yang bersifat parsial (nilai kerugiannya di bawah 75% dari nilai pertanggungan yang tercantum di polis asuransi mobil) atau Total Loss (nilai kerugiannya diatas 75% dari nilai pertanggungan yang tercantum di polis asuransi mobil)
8.Total Nilai Pertanggungan/Total Sum InsuredKeseluruhan nilai mobil yang akan diasuransikan saat pembuatan polis asuransi mobil, baik untuk nilai wajar mobil atas jaminan utama atau perluasannya.
9.Risiko Sendiri / Own Risk / DeductibleJumlah nilai tertentu yang menjadi tanggungan dari pemegang polis asuransi mobil untuk setiap kecelakaan/kerugian yang diajukan perbaikan/penggantiannya ke pihak asuransi.
10.Klausul/ClausesPerluasan jaminan asuransi mobil atau penegasan jaminan asuransi mobil, atau pembatasan jaminan asuransi mobil.
11.Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga (TPL)Merupakan salah satu bentuk perluasan dari jaminan standar polis asuransi mobil. Jaminan ini memberikan penggantian atas kerugian pihak ketiga yang disebabkan oleh kelalaian Anda.
12.Policy numberNomor polis asuransi mobil anda yang tercatat di dalam database perusahaan asuransi.
13.New for OldJaminan penggantian mobil dengan harga sesuai nilai polis, apabila terjadi kerugian secara Total Loss dengan batasan usia mobil.
14.Layanan Darurat / Emergency Road Assistance (ERA)Layanan tambahan dari perusahaan asuransi, saat mobil yang diasuransikan mengalami kecelakaan atau masalah.
15.Riot, Strike, Malicious Damage, Civil CommotionJaminan perlindungan asuransi mobil Anda terhadap risiko kerusuhan, pemogokan, perbuatan jahat, dan huru-hara pihak lain.
16.Terrorism and SabotageJaminan perlindungan asuransi mobil Anda terhadap aksi terorisme dan sabotase pihak lain.
17.Flood and WindstormJaminan perlindungan asuransi mobil Anda terhadap riko banjir dan badai.
18.EarthquakeJaminan perlindungan asuransi mobil Anda terhadap risiko gempa bumi.
19.Personal AccidentJaminan perlindungan asuransi mobil Anda terhadap risiko kecelakaan diri.
20.Claim/KlaimPengaduan atas kerugian yang timbul terhadap mobil yang diasuransikan ke perusahaan asuransi, untuk memperoleh penggantian/perbaikan.
21.Exclusion/PengecualianHal–hal yang tidak dijamin di dalam asuransi mobil.
22.Condition/SyaratHal–hal yang harus dipenuhi agar polis asuransi mobil Anda tetap berlaku.
23.Cancellation/PembatalanPembatalan atas polis asuransi mobil.
24.Motor vehicle / KendaraanKendaraan beroda yang resmi diakui dan memperoleh izin untuk dikendarai oleh Peraturan Lalu Lintas yang berlaku.
25.Domicile/WilayahLokasi dimana mobil Anda memperoleh izin (didasari oleh plat nomor mobil).
26.Rate/Suku PremiPersentese nilai premi yang diberlakukan untuk mobil yang akan diasuransikan.
27.Wording Policy Seluruh keterangan, persyaratan, pengecualian dan penjelasan yang tertera di dalam polis asuransi mobil.
28.CasCo/Hull amountNilai wajar mobil yang diasuransikan atas jaminan utama asuransi mobil.

Cari Tahu Hal-hal ini Saat Daftar Asuransi Mobil

Bagaimana Cara Memilih Asuransi Mobil yang Terbaik?

Ada banyak pilihan asuransi mobil yang bisa Anda pertimbangkan. Tapi bagaimana ya cara memilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan, dan memberikan manfaat maksimal untuk Anda? Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Jangan tergoda dengan premi asuransi yang murah

Anda harus mempertimbangkan untuk memilih asuransi yang benar-benar bisa menjaga kualitas pelayanan terbaik bagi pemegang polisnya. Apabila premi asuransi mobil yang ditawarkan terlalu murah, dikhawatirkan akan mengurangi jaminan asuransi yang tidak lengkap atau pelayanan yang kurang baik.

2. Pilih yang menyediakan layanan asuransi 24 Jam

Sekarang ini sudah banyak perusahaan asuransi yang memiliki layanan 24 jam, terutama untuk pelaporan klaim asuransi kendaraannya. Pelayanan ini sangat membantu apabila Anda mengalami kejadian kecelakaan di malam hari dan membutuhkan bantuan kendaraan derek.

3. Pilih yang memiliki bengkel rekanan dekat kediaman Anda

Anda sebagai calon pemegang polis asuransi kendaraan harus mengetahui, apakah bengkel-bengkel rekanan asuransi tersebut berada di lokasi dekat kediaman Anda dan memiliki kualitas bengkel yang bagus.

4. Pilih yang memberi prosedur klaim yang mudah

Terkadang ada perusahaan asuransi yang menerapkan prosedur pelaporan klaim yang rumit atau terlalu mendetail, sehingga terkesan mempersulit laporan klaim Anda.

5. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan

Dan yang paling penting adalah Anda harus mengetahui dan memahami, asuransi yang Anda butuhkan sesuai dengan kendaraan yang Anda miliki. Terdapat 2 jenis asuransi kendaraan yang bisa Anda pilih dan pertimbangkan, yakni:

  • Jaminan Asuransi Comprehensive

Memberikan perlindungan hampir seluruh semua risiko yang umum terjadi dalam berkendara, dan dapat terjadi pada mobil Anda. Tetapi tetap perlu Anda perhatikan risiko-risiko yang tidak dapat dijamin.

  • Jaminan Asuransi Total Loss Only (TLO)

Memberikan perlindungan yang terbatas hanya jika kerusakan atau kerugian yang timbul menyebabkan nilai penggantian atau perbaikannya melebihi dari 75% dari nilai pertanggungan yang tertera di dalam polis. Anda sebagai pemegang polis tetap perlu memperhatikan risiko-risiko lainnya yang tidak dapat dijamin oleh jaminan ini.

Apa Saja Dokumen yang Dibutuhkan Saat Daftar Asuransi Mobil?

Saat anda akan mengajukan pendaftaran untuk Asuransi Mobil, siapkan terlebih dahulu beberapa dokumen sebagai berikut:

  • Identitas Diri resmi (KTP / SIM / PASPOR / KITAS)
  • Nomor Pajak Wajib Pajak (NPWP)
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)

Apabila data / informasi diatas sudah anda persiapkan, maka selanjutnya anda dapat melengkapi dengan formulir permintaan asuransi mobil. Ada dua jenis metode yang berlaku saat ini:

  1. Mengisi formulir permintaan asuransi mobil secara mandiri, biasa dinamakan Surat Permintaan Penutupan Asuransi Kendaraan (SPPAK), dapat anda isi baik secara manual maupun secara on-line.
  2. Pihak Asuransi akan membantu Anda mengisi data tersebut dalam bentuk Penawaran Asuransi Mobil.
    a. Bisa secara verbal apabila menggunakan telepon, tapi pastikan pembicaraan Anda terekam dengan baik oleh pihak Asuransi
    b. Atau melalui surat penawaran resmi yang disampaikan oleh Pihak Asuransi

Selanjutnya jangan lupa ditanda-tangani oleh Anda selaku calon Pemegang Polis Asuransi Mobil. Apabila secara verbal, maka biasanya pihak asuransi akan meminta Anda untuk mengkonfirmasinya via telepon.

Perlu diingat! Seluruh dokumen diatas baru merupakan dokumen yang dibutuhkan oleh perusahaan asuransi untuk syarat pengajuan pendaftaran asuransi mobil, bukan berarti dengan melengkapi dokumen diatas, maka Anda beranggapan sudah dijamin oleh pihak Asuransi.

Terkadang ada beberapa Perusahaan Asuransi yang meminta anda untuk melengkapi dengan persyaratan tambahan, berupa survey mobil yang akan diasuransikan. Hal ini lumrah untuk mobil yang usianya sudah diatas 1 tahun, atau memang jaminan Asuransi yang anda ajukan dinilai berisiko tinggi oleh pihak Asuransi.
Setelahnya, anda tinggal menunggu konfirmasi dari Perusahaan Asuransi, apakah pengajuan Asuransi Mobil anda disetujui atau ditolak? Biasa dalam kurun waktu paling lambat 3x24 jam sudah bisa anda terima pemberitahuannya.

Bagaimana Cara Mendaftar Asuransi Mobil?

Sebelum Anda mendaftarkan asuransi mobil Anda, ketahui terlebih dahulu latar belakang Perusahaan Asuransi yang Anda ingin daftar:

  • Informasi Keuangan, pelayanan, keluhan dan jaringan yang dimiliki perusahaan asuransi tersebut
  • Sudah berapa lama perusahaan Asuransi tersebut berdiri
  • Apakah pernah terkena sanki dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Setidaknya kedua hal tersebut dilakukan terlebih dahulu, agar Anda tidak menyesal setelah menjadi pemegang polis Asuransi Mobil dalam perusahaan asuransi tersebut.

Lebih lanjut, Anda dapat melakukan pendaftaran untuk Asuransi Mobil anda secara off-line (datang ke Perusahaan Asuransi) atau melalui On-line (dengan fasilitas web yang resmi dari pihak Asuransi).

Berikut langkah pendaftaran asuransi mobil secara offline:

  1. Anda harus melengkapi dokumen-dokumen persyaratan pendaftaran seperti, formulir pendaftaran, fotocopy KTP, fotocopy STNK, dan dokumen lainnya yang diminta pihak asuransi
  2. Memahami isi polis asuransi, sebelum membeli asuransi kendaraan, anda harus membuat kesepakatan dengan pihak asuransi yang tertulis dalam polis asuransi kendaraan Anda. Kesepakatan tersebut berupa:
    - Jumlah premi yang harus dibayar
    - Syarat prosedur klaim, ketentuan dan kebijakan yang harus Anda patuhi
  3. Setelah Anda menyepakati isi polis selanjutnya anda diwajibkan membayar premi. Anda bisa membayar premi yang telah ditentukan oleh perusahaan asuransi dengan datang langsung ke perusahaan tersebut atau melalui transfer.

Berikut langkah pendaftaran asuransi mobil secara online:

  1. Siapkan identitas diri Anda dan mobil yang akan diasuransikan, yang masih berlaku dan resmi, seperti: KTP, STNK, dan NPWP.
    Informasi tambahan lainnya akan diberitahukan, apabila dibutuhkan oleh pihak Asuransi
  2. Isi data yang telah disediakan pada kolom formulir pendaftaran, dan masukan data kendaraan anda pada kolom subyek pertanggungan
  3. Pilih jaminan asuransi untuk kendaraan anda, dan pilih perluasan jaminan untuk asuransi kendaraan Anda
  4. Perusahaan asuransi akan melakukan konfirmasi atas pengajuan pendaftaran asuransi mobil Anda, apabila pengajuan tersebut disetujui maka akan dilakukan survey untuk mobil tersebut apabila diperlukan
  5. Pembayaran premi. Anda akan diwajibkan membayar premi melalui online banking, ATM dan transfer.
  6. Apabila pembayaran premi sudah dilakukan maka Tertanggung wajib mengkonfirmasi ke perusahaan asuransi atas pembayaran premi tersebut dan polis akan dikirimkan melalui email / dikirimkan ke alamat sesuai dengan yang tertera di kartu identitas.

Diagram perbedaan alur pendaftaran asuransi mobil secara offline dan online.

Ini Dokumen-dokumen yang Harus Anda Persiapkan Saat Mendaftar Asuransi Mobil

Saat Anda akan mengajukan pendaftaran atau membeli polis asuransi mobil Anda akan diminta utuk mempersiapkan dokumen sebagai persyaratan administrasi. Berikut dokumen yang perlu Anda persiapkan terlebih dahulu:

  • Identitas diri resmi (KTP/SIM/Paspor/Kitas)
  • Nomor Pajak Wajib Pajak (NPWP)
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)

Apabila data atau informasi di atas sudah Anda persiapkan, maka selanjutnya Anda dapat melengkapi dengan formulir permintaan asuransi mobil.
Untuk formulir permintaan asuransi mobil sendiri, terdapat dua jenis metode yang berlaku saat ini:

  1. Mengisi formulir permintaan asuransi mobil secara mandiri, biasa dinamakan Surat Permintaan Penutupan Asuransi Kendaraan (SPPAK), dapat Anda isi baik secara manual maupun secara online.
  2. Pihak asuransi yang membantu Anda mengisi data tersebut dalam bentuk penawaran asuransi mobil.
    a. Bisa secara verbal apabila menggunakan telepon, tapi pastikan pembicaraan Anda terekam dengan baik oleh pihak asuransi.
    b. Atau melalui surat penawaran resmi yang disampaikan oleh pihak asuransi.

Selanjutnya, jangan lupa Anda menandatangani formulir selaku calon pemegang polis asuransi mobil. Apabila secara verbal, maka biasanya pihak Asuransi akan meminta Anda untuk mengkonfirmasinya via telepon.

Perlu diingat, seluruh dokumen di atas masih merupakan dokumen yang dibutuhkan oleh perusahaan asuransi sebagai syarat pengajuan pendaftaran asuransi mobil. Bukan berarti dengan melengkapi dokumen di atas, Anda sudah dijamin oleh pihak asuransi. Sebab, masih ada hal-hal lain yang perlu diverifikasi oleh perusahaan asuransi.

Terkadang ada beberapa perusahaan asuransi yang meminta Anda untuk melengkapi dengan persyaratan tambahan, berupa survei mobil yang akan diasuransikan. Hal ini lumrah untuk mobil yang usianya sudah di atas 1 tahun, atau memang jaminan asuransi yang Anda ajukan dinilai berisiko tinggi oleh pihak asuransi.

Setelahnya, Anda tinggal menunggu konfirmasi dari perusahaan asuransi, apakah pengajuan asuransi mobil Anda disetujui atau ditolak. Biasa dalam waktu paling lambat 3x24 jam, Anda sudah bisa menerima pemberitahuannya.

Hal-hal yang Perlu Diketahui Saat Kecelakan Terjadi

Apa itu Polis Asuransi Mobil?

Polis asuransi mobil adalah suatu bukti kontrak tertulis, antara perusahaan asuransi (penanggung) dan pemegang polis asuransi mobil (tertanggung).

Di dalam polis asuransi mobil, terdapat poin-poin yang wajib diketahui oleh Anda selaku pemegang polis asuransi mobil. Karena seringkali terjadi perselisihan pada saat proses ganti rugi akibat klaim. Entah dari perwakilan perusahaan asuransi yang memang kurang menjelaskan secara detail, ataupun juga dari pihak pemegang polis yang kurang paham mengenai jaminan asuransi mobil yang dimilikinya.

Nah, beberapa poin yang wajib Anda ketahui sebagai pihak pemegang polis asuransi mobil antara lain:

  • Jenis jaminan utama polis asuransi mobil yang dimilikinya. Apakah jaminan Comprehensive atau jaminan Total Loss Only (TLO).
  • Jenis jaminan tambahan polis asuransi mobil yang dimilikinya. Apakah sudah terlindungi terhadap tanggung jawab hukum pihak ketiga atau jaminan tambahan lainnya.
  • Nama yang tertera di dalam polis asuransi mobil Anda.
  • Jumlah premi yang harus dibayarkan serta waktu jatuh tempo pembayarannya.
  • Jangka waktu polis asuransi mobil Anda berlaku.
  • Nomor yang dapat dihubungi pada saat terjadinya kerugian atau kecelakaan.
  • Resiko sendiri (Own risk).
  • Fasilitas tambahan dari perusahaan asuransi (Mobile claim, layanan darurat saat kecelakaan, layanan derek, dan sebagainya).
  • Jaringan asuransi (Bengkel rekanan, kantor cabang, dan sebagainya).

Apa Saja Sih yang Tidak Dapat Dijamin di Polis Asuransi Mobil?

Penting! Polis asuransi mobil di Indonesia tidak menjamin seluruh resiko yang ada. Hal ini sudah tercantum di dalam polis asuransi mobil yang Anda miliki dalam bagian pengecualian.
Antara lain, apabila mobil Anda digunakan untuk keperluan berikut:

  1. Menarik atau mendorong kendaraan, atau benda lain, dan juga digunakan untuk memberikan pelajaran mengemudi.
  2. Turut serta dalam kegiatan perlombaan atau menyalurkan hobi.
  3. Digunakan untuk melakukan tindak kejahatan.
  4. Pencurian yang dilakukan oleh:
    a. Suami atau istri, anak, orang tua atau saudara kandung pemilik polis,
    b. Orang yang bekerja pada tertanggung,
    c. Orang yang tinggal pada tertanggung.
  5. Reaksi nuklir atau radiasi nuklir.
  6. Dikemudikan oleh orang yang sedang berada dibawah pengaruh minuman keras, obat terlarang.
  7. Memasuki jalan tertutup, terlarang, tidak diperuntukkan untuk kendaraan bermotor atau melanggar rambu-rambu lalu lintas

Selain itu, ada lagi hal yang termasuk ke dalam risiko yang tidak dapat dijamin oleh polis asuransi mobil, apabila kerugian atau kecelakaan yang timbul disebabkan:

  1. Tanggung jawab hukum pihak ketiga. Kecuali Anda sebagai pemegang polis asuransi mobil memiliki perluasan jaminan asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga.
  2. Kerusuhan, pemogokan, penghalangan bekerja, huru-hara. Kecuali apabila Anda sebagai pemegang polis asuransi mobil memiliki perluasan jaminan asuransi kerusuhan dan huru-hara.
  3. Banjir, gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, badai, tsunami. Kecuali apabila Anda sebagai pemegang polis asuransi mobil memiliki perluasan jaminan asuransi banjir dan gempa bumi.

Ini Yang Dapat Anda Lakukan Saat Kecelakaan Mobil

Kecelakaan mobil bisa datang tiba-tiba. Dampak kecelakaan mobil juga bisa bervariasi. Saat kecelakaan menimpa mobil Anda, berikut ini tips yang dapat Anda coba lakukan:

1. Tetap tenang dan jangan panik

Bisa terjadi beberapa hal yang tidak diinginkan setelah kecelakaan, akibat kepanikan, emosi dan faktor keterguncangan mental. Untuk itu sebaiknya Anda tetap tenang agar dapat mengambil langkah yang terbaik dalam menangani kecelakaan yang terjadi.

2. Hubungi ambulans jika ada yang memerlukan penanganan medis

Kotak P3K wajib selalu siap di dalam mobil Anda, untuk penanganan pertama kali bagi korban luka ringan atau Anda sendiri sebelum ambulan datang.

3. Hubungi pengelola derek

Kecelakaan biasanya menyebabkan lalu lintas terganggu. Maka itu diperlukan evakuasi yang cepat untuk melancarkan kembali arus lalu lintas. Selain itu mobil derek diperlukan juga untuk membawa kendaraan yang rusak agar diperbaiki di bengkel yang ditunjuk. Anda bisa menghubungi mobil derek atau pengelola mobil derek yang disediakan baik dari pihak asuransi maupun derek resmi yang beroperasi

4. Menyiapkan data atau dokumen yang diperlukan

Setelah urusan urgensi kecelakaan berlalu, segera siapkan dokumen dan langsung menghubungi pihak asuransi untuk dilakukan proses klaim.

Setelah keempat cara di atas dilakukan, Anda dapat melakukan langkah lanjutan dari poin nomor empat di atas mengenai pengajuan klaim Anda kepada pihak asuransi. Prosedur ini dapat Anda lakukan dengan catatan Anda tidak mengalami masalah medis berat saat kecelakaan. Berikut prosedur yang dapat Anda lakukan:

  1. Ambil gambar bagian kendaraan yang rusak sebagai bukti awal klaim ke pihak asuransi. Pastikan Anda mengambil gambar mobil Anda atau pihak ketiga yang terlibat secara lengkap agar proses pengajuan klaim lebih lancar.
  2. Kumpulkan dokumen yang sekiranya diperlukan sebagai syarat dasar pengajuan klaim. Seperti yang telah dipaparkan pada penjelasan sebelumnya.
  3. Tidak menjanjikan jumlah penggantian jika melibatkan pihak ketiga Kita tidak mengetahui secara pasti berapa nilai yang akan diganti oleh pihak asuransi terhadap kerugian yang dialami oleh pihak ketiga dalam kasus TPL. Untuk itu sebaiknya jangan langsung memberikan janji yang belum pasti dapat Anda penuhi. Ada baiknya menunggu konfirmasi setelah menghubungi pihak asuransi.
  4. Hubungi pihak asuransi atau pialang asuransi jika menggunakan jasa pialang asuransi.
  5. Mengikuti petunjuk yang diberikan pihak asuransi atau pialang asuransi.

Berapa Lama Batas Waktu Pelaporan Klaim Asuransi Mobil?

Sebenarnya, berapa lama waktu maksimal untuk melaporkan klaim ke perusahaan asuransi Anda? Dalam polis asuransi di Indonesia memberlakukan durasi 5x24 jam setelah terjadinya kecelakaan untuk melaporkan kecelakaan yang timbul.

Hal yang paling sering terjadi adalah laporan klaim ke perusahaan asuransi melebihi jangka waktu yang sudah disebutkan. Sehingga, proses penggantian ditolak oleh perusahaan asuransi. Kejadian di atas sering terjadi karena ketidaktahuan pemegang polis mengenai ketentuan batas waktu pelaporan klaim yang bersifat wajib. Banyak metode yang bisa dipergunakan oleh pemegang polis asuransi mobil saat melakukan pelaporan klaim agar tidak melebihi durasi waktu yang diwajibkan. Misalnya, melalui telepon ke perusahaan asuransi, layanan call center asuransi 24 jam, fax, dan email. Bahkan, saat ini sudah banyak aplikasi digital dan media sosial yang dapat digunakan sebagai salah satu sarana untuk pelaporan klaim asuransi mobil.

Bagaimana Cara Mengajukan Klaim Asuransi Mobil?

Saat mobil mengalami kecelakaan dan Anda ingin mengajukan klaim asuransi, apa yang bisa Anda lakukan? Sebenarnya mudah saja. Berikut ini beberapa penjelasan singkat mengenai cara pelaporan klaim asuransi mobil, baik untuk mobil yang Anda beli secara tunai, ataupun yang secara kredit melalui lembaga peminjaman (leasing) atau pun bank:

Pertama, saat timbul kecelakaan atau kerugian atas mobil Anda, usahakan untuk meminimalisir kerugian yang dapat timbul lebih jauh, dan dokumentasikan keadaan saat terjadi kecelakaan atau timbul kerugian tersebut.

  • Saat mobil mengalami tabrakan di jalan tol, usahakan untuk mengantisipasi kerugian lebih lanjut dengan mengevakuasi diri Anda dan mobil ke posisi yang aman. Misalnya dibawa ke pos Jasa Marga atau polisi terdekat, bisa juga menggunakan layanan derek Jasa Marga. Ingat! Keselamatan Anda jauh lebih penting!
  • Ambil foto kondisi mobil Anda dan pihak ketiga (jika ada), pada saat yang paling memungkinkan setelah timbulnya kecelakaan tersebut.
  • Seluruh dokumen resmi atas biaya yang timbul selama Anda melakukan proses evakuasi juga jangan lupa dikumpulkan, tetapi hanya yang berkaitan langsung dengan kecelakaan tersebut, seperti biaya derek.

Kedua, hubungi segera perusahaan asuransi mobil Anda. Semua perusahaan asuransi pasti memiliki divisi khusus yang menangani klaim untuk asuransi mobil. Yang membedakan hanya pada kesiapan call center. Ada perusahaan asuransi yang memiliki Call Center 24 jam, ada yang hanya selama jam kerja.



Ketiga, persiapkan seluruh dokumen klaim yang dibutuhkan oleh pihak Asuransi, misalnya:

  • Lengkapi Formulir pengajuan klaim Asuransi mobil
  • Pastikan SIM pengemudi dan STNK mobil Anda saat kecelakaan timbul masih berlaku
  • Lampirkan polis asuransi mobil Anda.
  • Serta beberapa dokumen tambahan lainnya yang dibutuhkan oleh perusahaan asuransi sehubungan dengan kecelakaan tersebut.

Keempat, apabila perusahaan asuransi sudah menyetujui kelengkapan data klaim asuransi mobil Anda, maka proses perbaikan atau ganti rugi atas kecelakaan tersebut dapat diproses lebih lanjut.

  • Untuk Jaminan Asuransi Mobil Comprehensive. Anda dapat melakukan perbaikan ke bengkel rekanan yang disepakati antara anda dan pihak asuransi.
  • Untuk Jaminan Asuransi mobil Total Loss Only. Anda akan memperoleh proses ganti rugi sebesar nilai mobil yang disepakati.

Kelima, setelah seluruh proses di atas Anda lakukan, maka tinggal mempersiapkan biaya Risiko Sendiri (Own Risk) sebesar nilai yang tertera dalam polis asuransi mobil Anda.



Bagaimana untuk asuransi mobil yang statusnya adalah kredit?

Secara garis besar tidak ada perbedaan dalam proses pelaporan klaim asuransi mobil, baik untuk mobil yang dibeli secara tunai atau kredit. Anda tetap dapat menjalankan proses klaim mobil sesuai dengan prosedur klaim di atas. Yang menjadi pembeda, hanya jenis kerugian atau kecelakaan yang timbul terhadap Anda. Apakah menyebabkan Total Loss (baik polis Asuransi Mobil jaminan Comprehensive atau Total Loss Only).

Apabila Anda memiliki asuransi atas mobil yang dibeli secara kredit, otomatis polis asuransi mobil yang Anda tersebut menyantumkan dua nama di dalam polis asuransi mobil tersebut. Yaitu, nama Anda sebagai pihak pemilik mobil, dan nama pihak lembaga peminjam (leasing) atau bank sebagai pemilik agunan atas mobil Anda.
Artinya, pada saat proses pembayaran nilai ganti rugi yang disetujui oleh pihak asuransi kepada Anda, pihak asuransi akan melakukan pembayaran tersebut pihak pemilik agunan. Dan selanjutnya, tergantung kesepakatan antara Anda selaku pemberi agunan dengan pihak lembaga peminjam (leasing) atau bank sebagai pemilik agunan atas mobil Anda.

Untuk lebih mudahnya, anda dapat melihat ilustrasi terlampir.

Proses Klaim Asuransi Mobil secara Tunai atau Kredit (Jaminan Comprehensive <Kerusakan Parsial>)

Klik gambar untuk ukuran lebih besar.

Proses Klaim Asuransi Mobil secara Tunai atau Kredit (Jaminan Comprehensive <Kerusakan Total Loss>) dan Jaminan Total Loss Only)

Klik gambar untuk ukuran lebih besar.

Untuk lebih dalam memahami tentang klaim asuransi mobil, silakan lihat tautan link berikut ini.

Berapa Lama Biasanya Waktu yang Diperlukan Dalam Proses Klaim?

Ikuti beberapa langkah dibawah ini dalam hal anda akan mengajukan klaim Asuransi Mobil ke Perusahaan Asuransi:

Langkah pertama
Pada saat terjadi klaim Anda harus segera melaporkannya ke pihak asuransi (secara verbal kemudian diikuti dengan pelaporan tertulis) karena setiap perusahaan asuransi mempunyai kebijakan batas waktu pelaporan klaim (biasanya paling lambat 5 - 7 hari kalender, tergantung kebijakan perusahaan asuransi).
Langkah kedua
Setelah dokumen klaim lengkap diserahkan, pihak asuransi akan meregister pelaporan tersebut. (estimasi 1 hari kerja).
Langkah ketiga
Dilakukan survey tergantung dari tingkat kerusakan mobil tersebut atau melakukan estimasi perbaikan ke bengkel untuk di cek kerusakan pada mobil Anda (estimasi 1 – 2 hari setelah laporan klaim di register).
Langkah keempat
Estimasi perbaikan diajukan oleh pihak bengkel ke asuransi (estimasi 1 hari setelah melakukan estimasi perbaikan).
Langkah kelima
SPK perbaikan dapat di terbitkan oleh asuransi. Setelah SPK terbit, spare part yang harus diganti dapat dipesankan oleh pihak bengkel.
Langkah keenam
Apabila spare part sudah tersedia, mobil Anda dapat dijadwalkan perbaikan (estimasi lama proses perbaikannya sekitar 1 sampai 2 minggu bahkan sebulan tergantung dari tingkat kerusakannya).
Langkah ketujuh
Setelah unit selesai perbaikan, pihak bengkel akan mengirimkan invoice perbaikan dan dapat di proses untuk pembayaran atas klaim tersebut oleh pihak asuransi. (estimasi 1 minggu)

Seluruh langkah diatas bersifat secara umum dalam hal terjadi klaim Asuransi Mobil, perlu anda ingat nahwa hal yang paling penting adalah pada langkah pertama diatas. Seluruh proses klaim Asuransi pada dasarnya hanya memakan waktu sekitar beberapa hari (sekitar 1 minggu), di luar dari proses perbaikan di bengkel, namun kembali lagi hal ini tergantung tingkat kerusakan yang dialami dan faktor lainnya.

Apa Saja Penyebab Klaim Asuransi Mobil Ditolak?

Saat mengajukan klaim mobil, Anda perlu memperhatikan delapan hal penting berikut ini agar klaim asuransi mobil Anda ditolak atau tidak dapat dijamin:

1. Kelalaian pemegang polis dalam perawatan kondisi mobil
Kelalaian yang definisinya bermacam-macam, misalnya:
- Anda mengalami kecelakaan karena rem blong. Setelah di telusuri lagi, rem blong karena Anda tidak mengganti kampas rem yang sudah seharusnya diganti.
- Anda mengalami kecelakaan karena pecah ban, dan ban tersebut pecah karena sudah tidak layak pakai, namun tetap dipaksakan oleh tertanggung.
2. Tidak melaporkan penambahan aksesoris
Jika Anda menambahkan aksesoris pada mobil yang diasuransikan, maka Anda wajib melaporkan kepada pihak asuransi.
3. Kerusakan yang disengaja
Kerusakan mobil yang diasuransikan akibat faktor kesengajaan yang dilakukan oleh pemegang polis asuransi mobil. Misalnya, sengaja menabrakan mobilnya, sengaja merusak spion, sengaja menerjang banjir yang mengakibatkan mobil mengalami kerusakan.
4. Dokumen klaim tidak lengkap
Sebelum mengajukan klaim pastikan semua dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap. Dokumen yang harus dilengkapi yaitu : fotocopy SIM, fotocopy STNK, fotocopy polis, formulir pengajuan klaim, serta surat keterangan kepolisian jika ada tindak kriminal.
5. Polis tidak aktif
Polis asuransi mobil Anda tidak aktif dapat diakibatkan oleh beberapa hal. Yaitu, pembayaran premi asuransi telah melewati jatuh tempo, polis asuransi mobil Anda dibatalkan, atau periode polis asuransi mobil Anda telah berakhir.
6. Lewat batas waktu pengajuan klaim
Batas waktu pelaporan awal terjadinya klaim asuransi mobil adalah 5x24 jam. Untuk itu, tertanggung harus sesegera mungkin melaporkan kerusakan/kerugian akibat kecelakaan. Jika tertanggung telat melaporkan klaim di luar batas waktu yang telah ditentukan tersebut maka klaim akan ditolak.
7. Pelanggaran hukum oleh pemegang polis asuransi mobil
Jenis pelanggaran hukum misalnya : ugal-ugalan dalam mengemudi, melanggar rambu-rambu lalu lintas, tidak memiliki SIM saat berkendara dan mabuk. Jika terjadi kecelakaan akibat hal tersebut, maka klaim akan ditolak.
8. Wilayah kejadian berada di luar kontrak
Jika tertanggung mengalami kecelakaan di luar negeri, sedangkan polisnya hanya menanggung kecelakaan di wilayah Indonesia, maka klaim tersebut akan ditolak.

Lainnya Tentang Asuransi Mobil

Bagaimana Cara Memperpanjang Polis Asuransi Mobil?

Risiko selalu ada kapan saja dan di mana saja. Supaya, mobil Anda terhindar dari risiko tanpa perlindungan asuransi, maka sebaiknya Anda mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memperpanjang polis asuransi kendaraan, dan bagaimana caranya.

Tapi, sebelum membahas cara perpanjang polis asuransi mobil Anda, ada baiknya kita mengetahui pengertian periode polis terlebih dahulu. Periode polis adalah tanggal dimana polis asuransi efektif berlaku dan tercantum jelas pada ikhtisar polis. Adapun waktu ideal untuk perpanjang asuransi kendaraan adalah 1 bulan sebelum periode asuransi berakhir.

Sementara untuk perpanjang polis asuransi kendaraan, Anda dapat melakukan beberapa cara, yaitu:

  • Datang ke kantor asuransi penerbit polis asuransi kendaraan
  • Menandatangani renewal notice dari perusahaan asuransi dengan memberikan informasi bila ada perubahan, lalu mengirimkannya kembali surat pemberitahuan perpanjangan polis tersebut kepada pihak asuransi
  • Menghubungi nomor telepon tenaga marketing yang bertanggungjawab untuk konfirmasi perpanjangan polis

Hal yang perlu diingat, selama proses perpanjangan periode polis, pertanggungan polis asuransi yang lama tetap berjalan sampai dengan masa berakhir seperti yang tercantum pada polis.

Apakah Bisa Polis Asuransi Kendaraan Bermotor/Mobil Dibatalkan?

Yang sering menjadi pertanyaan sebagian orang selama ini, apakah pemilik polis asuransi kendaraan bermotor bisa membatalkan perjanjian kontrak asuransi dengan pihak asuransi? Jawabanya, YA, Anda bisa membatalkan perjanjian asuransi tersebut dengan pihak asuransi. Dan sebaliknya pihak asuransi juga mempunyai hak untuk membatalkan perjanjian dengan nasabahnya.

Hal di atas sepenuhnya dilindungi oleh undang-undang dalam kaitan untuk melaksanakan hak berasuransi. Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI), Pasal 6 ayat (2) dan Pasal 27 ayat (1) dan ayat (3), menerangkan bahwa pihak asuransi dan nasabah masing-masing berhak setiap waktu untuk menghentikan perjanjian asuransi tersebut. Setiap waktu asalkan dengan memberitahukan alasannya secara tertulis.

Tetapi dalam praktiknya, saluran untuk pembatalan tersebut bervariasi, tergantung kesepakatan masing-masing pihak. Contohnya, melalui website perusahaan asuransi, melalui email, SMS, dan lain-lain. Dan pembatalan perjanjian berlaku secara otomatis setelah terjadinya kerugian yang menyebabkan kendaraan mengalami kerugian total loss. Namun untuk kasus total loss, pihak nasabah tidak berhak meminta pengembalian premi untuk jangka waktu periode perjanjian asuransi yang akan selesai masa perjanjiannya. Namun nasabah masih berhak atas premi yang belum dimanfaatkan dengan menghitung prorate dan setelah dikurangi dengan biaya akuisi serta klaim yang telah dikeluarkan oleh pihak asuransi.

Dengan adanya pembatalan polis kendaraan bermotor, konsekuensinya adalah tidak adanya proteksi lagi untuk kendaraan terkait, dan uang premi bisa dikembalikan selama Anda tidak pernah mengajukan klaim dan dihitung secara prorata.

Jual Mobil dengan Asuransi Mobil, Bagaimana dengan Nama Pemegang Polis?

Anda ingin menjual mobil Anda dan mengganti dengan mobil keluaran terbaru dan periode polis asuransi Anda masih berlaku. Anda pun terpikir untuk menjual mobil dengan bonus mobil sudah terdaftar secara asuransi dan pemilik baru hanya meneruskan pembayaran preminya. Namun, permasalahannya, bisakah memindahkan nama pemegang polis? Ini jawabannya untuk Anda.

Pada polis asuransi mobil Indonesia, pasti tercantum nama dari pemegang polis yang sah. Pemegang polis sendiri adalah seseorang yang memang memiliki kuasa dan kepentingan atas mobil yang diasuransikannya. Artinya, pemegang polis asuransi juga merupakan pemilik dari mobil yang diasuransikan tersebut. Lalu apakah asuransi tersebut masih berlaku pada saat mobil sudah terjual atau pindah tangan?

Sesuai dengan polis standar asuransi kendaraan bermotor Indonesia, Bab IV, Pasal 10, menyatakan, "Kendaraan bermotor dan/atau kepentingan yang dipertanggungjawabkan beralih kepemilikannya dengan cara apapun, polis ini berakhir dengan sendirinya setelah 10 (sepuluh) hari kalender sejak tanggal pengalihan kepemilikan tersebut, kecuali apabila Penanggung memberikan persetujuan secara tertulis untuk tetap melanjutkan pertanggungan asuransi tersebut".

Maksud dari pernyataan di atas adalah:

  1. Polis asuransi mobil yang Anda miliki akan berakhir dengan sendirinya apabila telah terjadi perpindahan kepemilikan mobil, dalam waktu 10 hari setelah terjadi transaksi jual-beli/perpindahan kepemilikan mobil tersebut.
  2. Berakhirnya polis asuransi mobil adalah secara otomatis, tanpa perlu adanya pemberitahuan dari pihak asuransi.

Sifat berakhir polis asuransi mobil yang secara otomatis, sering kali menimbulkan perselisihan pada saat pemilik mobil baru mengajukan kerugian atas mobilnya ke pihak asuransi di beberapa waktu kemudian.

Pada saat transaksi jual beli mobil disepakati ada dua cara yang harus dilakukan oleh pemilik mobil sebelumnya untuk mengantisipasi hal tersebut, yaitu:

1. Melakukan pembatalan atas polis asuransi mobil

Perusahaan asuransi akan memperhitungkan berapa pengembalian premi yang masih bisa diterima oleh Anda, terhitung dari berapa sisa periode polis asuransi mobil yang belum terpakai dan nilai klaim yang telah timbul.

Contoh:

Polis asuransi mobil Anda berlaku selama 1 tahun. (30 Januari 2019 – 30 Januari 2020).
Pada tanggal 30 Juli 2019, Anda melakukan transaksi jual mobil Anda ke Mr.X.
Tanggal 09 Agustus 2019 (10 hari sejak tanggal transaksi pembelian) adalah batas terakhir masa berlaku asuransi mobil Anda.
Anda melakukan pembatalan polis asuransi mobil Anda ke pihak asuransi pada tanggal 05 Agustus 2019 karena mobil telah dijual.
Perusahaan asuransi akan melakukan pembatalan polis asuransi mobil Anda terhitung dari tanggal 05 Agustus 2019 s/d 30 Januari 2020.
Apabila tidak terdapat klaim atau ketentuan yang spesifik di polis asuransi mobil Anda, maka perusahaan asuransi akan melakukan perhitungan pengembalian premi asuransi mobil Anda, mulai dari 05 Agustus 2019 s/d 30 Januari 2020.

Klik gambar untuk ukuran lebih besar.

2. Melakukan perubahan atas polis asuransi mobil

Perusahaan asuransi akan melakukan perubahan data polis asuransi mobil Anda, dengan mengubah nama yang tertera di polis. Sebelumnya, perusahaan asuransi akan melakukan proses kelengkapan dokumen atas pemegang polis yang baru, seperti pada saat pengajuan pendaftaran asuransi mobil.

Contoh:

Polis asuransi mobil Anda berlaku selama 1 tahun. (30 Januari 2019 – 30 Januari 2020).
Pada tanggal 30 Juli 2019, Anda melakukan transaksi jual mobil Anda ke Mr.X.
Tanggal 09 Agustus 2019 (10 hari sejak tanggal transaksi pembelian) adalah batas terakhir masa berlaku asuransi mobil Anda.
Anda melakukan pelaporan ke perusahaan asuransi pada tanggal 05 Agustus 2019 bahwa mobil telah dijual dan ingin melakukan perubahan pemegang polis asuransi mobil.
Perusahaan asuransi akan meminta kelengkapan data dari pemilik mobil baru /calon pemegang polis asuransi mbil yang baru, berupa: Fotokopi KTP, NPWP dan dokumen lainnya (jika dibutuhkan).
Apabila dokumen telah lengkap dan sesuai, maka efektif dari tanggal 05 Agustus 2019 s/d 30 Januari 2020, perusahaan asuransi akan menerbitkan perubahan atas nama pemegang polis asuransi mobil yang baru (Amendment / Endorsement).
Apabila ditolak karena suatu alasan oleh perusahaan asuransi, maka perusahaan asuransi akan merekomendasikan agar polis asuransi mobil Anda dibatalkan.

Klik gambar untuk ukuran lebih besar.

Adakah Perbedaan Asuransi untuk Mobil Baru dan Mobil Bekas?

Tidak perlu ragu untuk mendaftarkan mobil bekas yang baru Anda beli untuk mendapat jaminan asuransi mobil. Sebab, asuransi mobil di Indonesia tidak memberikan perlakuan yang berbeda untuk memberikan jaminan asuransi mobil, baik mobil bekas atau pun mobil baru. Hanya saja, ada pertimbangan tambahan dari perusahaan asuransi yang harus dipenuhi sebelum menyetujui untuk memberikan jaminan asuransi mobil Anda. Perusahaan asuransi biasanya akan melakukan survei kelayakan atas unit mobil yang akan diasuransikan sebagai bahan pertimbangan untuk memberikan jaminan asuransi mobil Anda.

Untuk mobil baru proses pendaftaran asuransi mobil cenderung lebih mudah dan cepat. Sebab, perusahaan asuransi mobil menganggap kondisi fisik mobil baru cenderung jauh lebih baik daripada mobil bekas dan juga pengendara cenderung lebih berhati-hati menjaga mobil yang akan diasuransikan tersebut karena masih baru.

Sedangkan mobil bekas, perusahaan asuransi akan jauh lebih berhati-hati dalam menerima asuransi mobil tersebut. Hal ini berdasarkan pertimbangan perusahaan, antara lain:

  • Secara fisik kondisi mobil bekas dianggap akan lebih rentan dibandingkan dengan mobil baru.
  • Kemungkinan kerusakan yang sudah terjadi pada mobil bekas, seperti penyok, baret, atau pecah lebih besar dan mungkin sudah terjadi.
  • Jika pemilik mobil sebelum Anda kurang melakukan perawatan yang sesuai untuk kebutuhan mobilnya, akan memperbesar kemungkinan terjadinya kerusakan yang dapat menyebabkan kecelakaan.
  • Kemungkinan pernah diasuransikan di perusahaan asuransi lain dan ditolak perpanjangannya atau beralih ke perusahaan asuransi lain karena suatu sebab tertentu.
    Meskipun hal di atas belum tentu berlaku sama untuk semua pemilik mobil bekas, namun tetap saja tidak menutup kemungkinan diatas dapat terjadi lebih besar.

Lalu, Bagaimana dengan Perhitungan Premi Asuransi Mobilnya?

Seperti yang Anda ketahui bahwa perhitungan premi asuransi mobil di Indonesia didasari oleh beberapa faktor, seperti:

  1. Wilayah dimana mobil yang ingin diasuransikan berada.
  2. Nilai pertanggungan atau nilai wajar dari mobil yang ingin diasuransikan.
  3. Usia mobil yang diasuransikan.
  4. Jenis mobil yang diasuransikan.
  5. Jenis jaminan utama asuransi mobil.
  6. Jenis jaminan perluasan asuransi mobil.

Keseluruhan hal tersebut akan berpengaruh terhadap rate/tarif premi asuransi yang akan dikenakan untuk mobil anda. Hal tersebut juga untuk mobil baru atau pun mobil bekas. Pada rate/tarif premi asuransi terdapat rate/tarif premi batas bawah dan batas atas untuk jumlah rate/tarif premi asuransi mobil yang akan dikenakan.

Nah, yang membedakannya, untuk mobil baru perusahaan asuransi dapat mengenakan rate/tarif premi yang lebih rendah atau di batas bawah. Sedangkan, untuk mobil bekas perusahaan asuransi cenderung mengenakan rate/tarif premi asuransi mobil batas atas atau di antara batas bawah sampai dengan batas atas. Hal ini dapat dikenakan, apabila setelah dilakukan survei terhadap mobil yang akan diasurasikan hasilnya kurang memuaskan bagi perusahaan asuransi.

Pentingkah Asuransi Mobil Bekas?

Saat Anda akan mengasuransikan mobil bekas, maka hal yang penting untuk mejadi pertimbangan Anda adalah mengecek seberapa besar faktor keuntungan atau kerugiannya. Mari kita bahas satu per satu kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan Asuransi Mobil Bekas:

Kelebihan asuransi mobil bekas adalah bila terjadi kecelakaan maka pemilik mobil akan terhindar dari kerugian finansial untuk biaya perbaikan kerusakan atau biaya membeli mobil baru apabila mobil tersebut dicuri/mengalami kerusakan yang sangat parah. Kelebihan lainnya, dapat memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi pemilik mobil karena sudah terjadi peralihan risiko kepada perusahaan asuransi, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kekurangan Asuransi Mobil Bekas:

Di sisi lain, kekurangan yang dihadapi adalah proses pengajuan perlindungan asuransi mobil bekas lebih rumit dari perlindungan asuransi untuk mobil baru. Perusahaan asuransi biasanya membutuhkan survei dan penilaian untuk mobil bekas yang akan diasuransikan.

Untuk asuransi mobil bekas, biasanya perusahaan asuransi hanya dapat memberikan perlindungan jaminan asuransi Comprehensive untuk umur mobil di bawah 10 tahun. Untuk umur mobil lebih dari 10 tahun hanya bisa diberikan perlindungan Jaminan Asuransi Total Loss Only. Dan, ada kemungkinan dibebankan premi yang lebih mahal dibanding premi mobil baru.

Penting! Ketahui Lima Hal Ini Dalam Membeli Asuransi Mobil Bekas

Sebelum membeli asuransi mobil bekas setidaknya Anda perlu mengetahui lima hal penting berikut ini agar Anda dapat menyesuaikan sesuai profil dan kebutuhan Anda:

1. Jaringan bengkel rekanan perusahaan asuransi

Semakin tua usia kendaraan, tentunya ketersediaan suku cadang mobil maupun keahlian dari pihak bengkel untuk memperbaiki akan membutuhkan kemampuan yang lebih tinggi. Baik dari segi kemampuan para mekanik dalam memperbaiki mobil Anda, maupun jaringan distributor untuk ketersediaan suku cadang yang dibutuhkan oleh mobil Anda. Sebab, kualitas dan keahlian dari setiap bengkel jelas berbeda. Apabila perusahaan asuransi yang Anda pilih ternyata tidak memiliki bengkel rekanan yang memang memiliki keahlian yang baik untuk mobil bekas, tentu akan menjadi kendala tersendiri pada saat terjadinya klaim.

2. Besarnya rate/suku premi asuransi mobil bekas yang lebih tinggi daripada asuransi mobil baru

Rate/suku premi asuransi mobil bekas tentu lebih tinggi dibandingkan dengan mobil baru. Perusahaan asuransi jelas akan mempertimbangkan kondisi mobil yang ingin diasuransikan terlebih dahulu, sebelum melanjutkan proses persetujuan. Semakin tua usia mobil Anda, maka semakin besar nilai rate/suku premi yang akan dikenakan.

3. Jaminan Utama Asuransi Mobil yang akan dipergunakan

Luasnya jaminan utama pada asuransi mobil bekas juga wajib dipertimbangkan. Apakah asuransi Anda memang membutuhkan Jaminan Utama Comprehensive atau cukup dengan Jaminan Utama Total Loss Only?

4. Jaminan Perluasan Asuransi Mobil yang akan dipergunakan

Saat ini, asuransi mobil yang berlaku di Indonesia banyak menawarkan jaminan perluasan seperti, Tanggung Jawab Hukum pihak Ketiga, banjir, kerusuhan, huru– hara, dan lainnya. Semakin banyak jaminan perluasan yang Anda miliki, semakin besar pula premi asuransi mobil bekas Anda.

5. Risiko Sendiri yang harus ditanggung di polis asuransi mobil bekas

Beberapa perusahaan asuransi menerapkan hal di atas, terutama apabila nilai klaim yang pernah timbul cukup besar atau untuk asuransi mobil bekas. Maka, Risiko Sendiri yang pada asuransi mobil bekas kepada pemegang polis kemungkinan bisa lebih tinggi.

Adakah Batas Umur Asuransi Mobil Bekas?

Bila Anda enggan mengasuransikan mobil bekas Anda karena merasa mobil Anda termasuk jenis mobil tahun lama, jangan langsung ambil keputusan untuk membatalkan pendaftaran asuransi mobil bekas. Sebab, pada dasarnya, tidak ada batasan yang baku mangenai batas maksimum usia mobil yang dapat diasuransikan, selama masih memiliki nilai finansial asuransi tetap diperlukan untuk mengganti kerugian yang dapat timbul, termasuk asuransi mobil bekas.

Hanya saja yang perlu Anda pahami, beberapa perusahaan asuransi menerapkan pembatasan usia mobil yang bisa diasuransikan, dengan mempertimbangkan beberapa hal, contohnya:

  • Ketersediaan suku cadang: Semakin tua usia kendaraan suku cadang akan semakin langka dan mahal.
  • Biaya perbaikan yang lebih mahal daripada harga mobil itu sendiri.
  • Kondisi fisik dari mobil yang diasuransikan.

Berdasarkan pertimbangan di ata, setiap perusahaan asuransi memiliki kebijakan masing-masing, terutama untuk asuransi mobil bekas. Misalnya, pada perusahaan asuransi A, batas usia mobil yang dapat diasuransikan (asuransi mobil dari tangan pertama atau asuransi mobil bekas) maksimum 9 tahun, untuk jaminan Asuransi Comprehensive, dan maksimum 15 tahun untuk jaminan Asuransi TLO (total loss only).

Sedangkan pada Perusahaan Asuransi B, batas usia mobil yang dapat diasuransikan (asuransi mobil dari tangan pertama atau asuransi mobil bekas) menerapkan maksimum usia mobil adalah 10 tahun untuk jaminan Asuransi Comprehensive dan 20 tahun jaminan Asuransi TLO.

Bisakah Mobil Modifikasi Mengajukan Klaim Asuransi?

Biasanya, modifikasi kendaraan terutama modifikasi mobil dilakukan karena berbagai dorongan, misalnya kebutuhan atau hanya ingin. Meski demikian, sah-sah saja jika Anda melakukan perubahan kecil atau besar terhadap mobil yang Anda miliki guna menambah nilai saat Anda menggunakannya.

Tetapi yang perlu Anda ingat adalah saat Anda melakukan modifikasi modil, maka kondisi mobil akan menjadi berbeda dengan kondisi standar dari pabrik/produsen mobil.

Lalu, bagaimana dengan asuransi mobil modifikasi tersebut? Klaim yang timbul akibat modifikasi mobil, mungkin saja ditolak oleh perusahaan asuransi. Namun, bila Anda tetap ingin memodifikasi mobil atau sudah terlanjur memodifikasi mobil, berikut adalah tips agar klaim dapat diterima, antara lain:

  1. Jika Anda melakukan modifikasi pada kendaraan, pastikan untuk menginformasikan detail dari modifikasi yang dilakukan pada kendaraan. Informasikan pada perusahaan asuransi mengenai merk, tipe, harga dan fungsi dari masing-masing komponen modifikasi yang terpasang pada mobil.
  2. Simpan nota pembelian, manual book, garansi atau dokumen lainnya dari masing-masing komponen modifikasi yang terpasang.
  3. Lakukan modifikasi di bengkel yang memang memiliki keahlian dan resmi.

Namun, meskipun Anda sudah melakukan tiga hal di atas, setiap modifikasi yang Anda lakukan tetap akan dipertimbangkan kembali oleh perusahaan asuransi,. Terutama, apabila meningkatkan risiko keselamatan atau menigkatkan kemungkinan terjadinya kerugian atas asuransi mobil modifikasi tersebut. Sebagai catatan untuk diingat, bila Anda tidak melaporkan modifikasi yang Anda lakukan dapat menyebabkan asuransi mobil modifikasi ditolak,

Satu Mobil Dilindungi Dua Asuransi, Apakah Menguntungkan?

Suatu ketika, seorang pemilik mobil mengajukan penutupan asuransi mobil miliknya di dua perusahaan asuransi yang berbeda. Pernah dengar atau tahu situasi tersebut? Satu mobil milik orang tersebut dijamin oleh dua perusahaan asuransi yang berbeda. Memang, tidak banyak satu mobil yang dijamin dua asuransi. Tentunya, sang pemilik mobil ingin perlindungan maksimal bagi mobil kesayangannya. Pertanyaannya berikutnya adalah, apakah hal tersebut lebih menguntungkan?

Secara teori, satu mobil dilindungi dua asuransi bisa saja dilakukan akan tetapi manfaatnya sama saja. Jadi, jawaban dari pertanyaan apakah memiliki dua asuransi untuk satu mobil itu lebih menguntungkan adalah tidak. Sebab, Anda justru akan mengeluarkan dana dua kali lipat hanya untuk membayar premi asuransi kendaraan. Ya, Anda di satu sisi mengalami kerugian karena membayar premi dobel.

Jika terjadi klaim maka perusahaan asuransi akan memberikan penggantian secara proporsional untuk mengembalikan keadaan mobil Anda seperti sediakala. Perlu diketahui bahwa pada prinsipnya penggantian yang dilakukan pihak asuransi tidak akan pernah memberikan keuntungan bagi pemegang polis. Asuransi hanya mengganti sebesar nilai kerugian untuk mengembalikan keadaan mobil Anda seperti sediakala sebelum Anda mengalami kecelakaan atau kerugian tersebut.

Kesimpulannya, berdasarkan penjelasan di atas berapapun jumlah asuransi yang Anda punya jika terjadi klaim maka tugas asuransi adalah mengurangi atau menghindari Anda dari kerugian. Tidak akan ada keuntungan dari berapa pun jumlah polis asuransi yang Anda miliki. Sehingga, Anda hanya perlu memiliki cukup satu polis.

Bisakah Premi Dikembalikan Bila Tidak Ada Klaim Hingga Berakhirnya Polis?

Ini adalah pertanyaan yang sangat umum saat seseorang mendaftar asurasi mobil: "Apakah dana saya atau premi akan dikembalikan atau justru hangus bila saya tidak pernah mengajukan klaim hingga masa berakhir polis?" Ini penjelasannya untuk Anda.

Satu hal yang wajib Anda ingat adalah asuransi mobil merupakan suatu produk perlindungan atas risiko berkendara yang tidak pasti, bukan untuk investasi. Tetapi, masih banyak pemegang polis, yang menganggap asuransi merupakan suatu bentuk investasi. Banyak yang masing menganggap asuransi mobil serupa atau mirip dengan asuransi jiwa atau unit-link. Pemegang polis asuransi jiwa atau unit-link memang akan memperoleh pengembalian atas dana yang sudah dibayarkan pada masa akhir periode polis. Jadi, bila Anda memiliki asuransi mobil dan tidak pernah mengajukan klaim hingga berakhirnya periode asuransi, tetap tidak ada pengembalian atas dana premi asuransi mobil yang sudah Anda bayarkan sebelumnya.

Namun, meski pemegang polis pernah melakukan klaim atau tidak melakukan klaim, bukan berarti pemegang polis akan memperoleh perlakuan yang sama dengan seluruh pemegang polis dari perusahaan tersebut. Perusahaan asuransi juga menyadari hal ini, maka sebagai pertimbangan, perusahaan asuransi akan melakukan evaluasi untuk setiap polis asuransi mobil yang diterbitkannya. Terutama, menjelang masa perpanjangan asuransi mobil Anda. Setiap klaim yang pernah terjadi, atau sedang dalam proses klaim, akan menjadi pertimbangan perusahaan asuransi dalam hal memberikan persetujuan polis asuransi mobil Anda. Yaitu, apakah polis asuransi mobil Anda dapat diperpanjang atau akan ada perubahan terhadap diskon/luasnya jaminan dari mobil yang diasuransikan.

Hal yang paling umum diterapkan oleh setiap perusahaan asuransi adalah perubahan terhadap diskon pada perpanjangan asuransi mobil di periode berikutnya. Apabila pemegang polis asuransi mobil memiliki catatan klaim yang baik atau tidak pernah mengajukan klaim, maka pemberian diskon sebagai apresiasi dari perusahaan asuransi dapat dipertimbangkan lebih besar (Sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan).

Nah, untuk Anda yang sedang galau perlu tidak mengasuransikan mobil meski premi Anda tidak akan kembali, Anda akan memiliki beberapa keuntungan dan bahkan catatan baik untuk klaim yang tidak pernah Anda ajukan. Sebaliknya, pemegang polis asuransi mobil yang memiliki catatan klaim yang kurang baik dan pernah beberapa kali melakukan klaim dengan total kerugian yang cukup besar, maka pemberian diskon dari perusahaan asuransi dapat dipertimbangkan lebih rendah atau bahkan terburuknya, polis asuransi mobil tidak dapat diperpanjang.

Mau Refund atau Mengembalikan Premi Asuransi Mobil? Ini Syarat dan Caranya!

Dalam asuransi mobil tidak ada syarat-syarat baku mengenai refund atau pengembalian premi asuransi mobil. Sebab, setiap perusahaan asuransi mempunyai kebijakan yang berbeda-beda mengenai hal ini. Namun, berikut adalah tips untuk Anda tentang syarat refund atau pengembalian asuransi mobil serta langkah-langkahnya:

1. Syarat refund atau pengembalian premi asuransi mobil: Tertanggung tidak pernah klaim

Premi akan di-refund atau dikembalikan jika tertanggung tidak pernah melakukan klaim dalam jangka waktu tertentu. Namun, ada beberapa asuransi yang tetap mengembalikan preminya meskipun tertanggung pernah klaim, dengan catatan nilai klaimnya sangat kecil.

2. Langkah-langkah refund atau pengembalian premi asuransi mobil

Klik gambar untuk ukuran lebih besar.
a. Pemberitahuan tertulis ke perusahaan asuransi
Jika akan mengajukan pengambalian premi asuransi, maka tertanggung wajib memberikan pemberitahuan secara tertulis kepada perusahaan asuransi. Jika menggunakan broker maka tertanggung hanya memberikan pemberitahuan secara tertulisnya kepada broker asuransi. Selanjutnya broker asuransi akan menginformasikan kepada perusahaan asuransi.
b. Menunggu konfirmasi dari perusahaan asuransi
Setelah tertanggung menginformasikan kepada perusahaan asuransi, maka selanjutnya tertanggung menunggu konfirmasi dari perusahaan asuransi, apakah pengajuannya diterima atau ditolak.
c. Diterima atau ditolak perusahaan asuransi
Jika tertanggung memenuhi syarat yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi maka pengajuan refund atau pengembalian premi asuransi mobil akan diterima.
d. Pengembalian premi asuransi
Premi akan dibayarkan sesuai kebijakan perusahaan asuransi. Pada umumnya premi yang dikembalikan tidak mencapai 100% karena sudah dikurangi biaya admin, pajak, serta biaya yang lainnya.

Haruskah Selalu Memperbaiki Mobil di Bengkel Rekanan Perusahaan Asuransi Mobil?

Saat ingin membeli polis asuransi mobil, salah satu hal yang menjadi pertimbangan penting bagi calon pemilik polis adalah daftar atau jaringan bengkel body repair yang bekerja sama dengan asuransi atau bengkel rekanan asuransi. Hal ini penting, karena bengkel rekanan asuransi juga merupakan perpanjangan tangan pihak asuransi dalam menjalankan fungsinya, yaitu memberikan ganti rugi atas kerusakan mobil dari pemegang polis.

Untuk itu, bila Anda ingin mengajukan klaim atau kejadian pada mobil Anda, sebaiknya Anda mendatangai bengkel rekanan asuransi yang telah dipilih atau direkomendasi untuk melakukan perbaikan. Berikut beberapa informasi penting mengapa perusahaan asuransi menyarankan Anda untuk selalu mendatangi bengkel rekanan asuransi:

1. Bengkel rekanan asuransi merupakan perwakilan asuransi

Bengkel rekanan asuransi merupakan perpanjangan tangan dari perusahaan asuransi yang bertugas untuk melakukan perbaikan kerusakan mobil pada saat terjadi klaim. Dengan demikian, pelaporan klaim asuransi dapat diterima oleh bengkel rekanan tersebut, terutama dalam hal kelengkapan dokumen pendukung klaim. Selain itu, bengkel rekanan juga dalam kondisi tertentu dapat memfasilitasi survei kerusakan yang disyaratkan oleh pihak asuransi.

2. Ketersediaan spare part atau suku cadang mobil yang memerlukan penggantian

Apabila perbaikan kerusakan mobil Anda dilakukan di bengkel rekanan, maka Anda akan mendapatkan jaminan ketersediaan atas spare part atau suku cadang yang harus diganti. Sebagai rekanan pihak asuransi dalam melakukan perbaikan kerusakan mobil, ketersediaan spare part atau suku cadang pada bengkel rekanan tentunya akan menjadi perhatian utama bagi pihak asuransi maupun bengkel rekanan itu sendiri. Sehingga, perbaikan kerusakan mobil Anda pun diharapkan akan lebih cepat selesai.

3. Jaminan hasil perbaikan

Bengkel rekanan asuransi pastinya memiliki komitmen yang sama dengan pihak asuransi untuk memberikan hasil perbaikan mobil dengan hasil yang baik dan waktu yang cepat. Selain itu, terdapat pula jaminan hasil pengerjaan perbaikan mobil yang belum tentu didapatkan pada bengkel non rekanan asuransi.

4. Menghindari selisih harga perbaikan

Asuransi tentunya memiliki standar biaya perbaikan mobil yang berlaku pada bengkel rekanan. Apabila perbaikan mobil dilakukan di luar bengkel rekanan asuransi, terdapat kemungkinan harga perbaikan lebih tinggi dari standar yang ditentukan pihak asuransi sehingga Anda sebagai pemegang polis harus menanggung selisih harga tersebut. Supaya Anda terhindar dari kondisi tersebut, sebaiknya Anda memilih memperbaiki kerusakan mobil kita pada bengkel rekanan asuransi yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggal Anda.

Perlukah Pindah Asuransi dan Kapan Waktu yang Tepat?

Tentu saja, tak sedikit pemegang polis asuransi mobil yang pernah mengeluh atau kecewa dengan pelayanan asuransi mobil yang dimilikinya. Alasannya pun beragam, namun berikut adalah alasan yang sering muncul, seperti:

- Perusahaan asuransi sulit dihubungi
Saat mobil yang diasuransikan mengalami kecelakaan dan ingin mengajukan klaim, tentunya yang diharapkan pertama kali adalah respon cepat dari perusahaan asuransi, baik pertolongan saat darurat atau langkah-langkah untuk mengajukan klaim tersebut.
- Jaminan Polis ternyata tidak sesuai dengan yang dijanjikan
Bisa jadi ini adalah hal yang paling klasik saat Anda mendengar polis asuransi mobil All Risk. Tentunya, di pikiran Anda semua risiko kecelakaan bisa diasuransikan atau dijamin. Kenyataannya, tetap ada batasan jaminan asuransi yang tidak termasuk dalam jaminan polis asuransi mobil.
- Pelayanan klaim yang lama dan bertele-tele
Tak kenal maka tak sayang, ungkapan yang sesuai pada saat Anda mengajukan klaim. Biasanya, Anda baru mengetahui cocok atau tidaknya dengan perusahaan asuransi mobil yang Anda gunakan saat mengajukan klaim. Prosedur klaim setiap perusahaan asuransi berbeda-beda. Jika Anda kurang memahaminya, maka Anda akan merasa pelayanan klaim tersebut terlalu lama dan bertele-tele.


Jika Anda merasakan hal-hal di atas, maka pindah perusahaan asuransi sah-sah saja, tapi ada yang perlu Anda perhatikan terlebih dahulu sebelum hengkang dari perusahaan asuransi Anda sekarang, yaitu:

a. Waktu
Anda pasti membutuhkan waktu tambahan untuk melakukan riset dan mencari tahu perusahaan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Hal ini akan menjadi kesulitan tersendiri apabila Anda termasuk orang yang sibuk, karena prosesnya pasti tidak sebentar, apalagi jika Anda belum memahami karakteristik dari perusahaan asuransi yang baru.
b. Besar atau jumlah premi yang harus dibayarkan
Meski rate/tarif premi asuransi mobil sudah diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan, tetap masing-masing perusahaan asuransi memiliki kebijakan tersendiri dalam menetapkan premi asuransi mobil, sesuai dengan hasil evaluasi survei mobil yang akan diasuransikan. Hal ini bisa memengaruhi besarnya rate/tarif premi, diskon yang diberikan, bahkan termasuk luasnya jaminan perlindungan yang dapat disetujui oleh perusahaan asuransi.
c. Proses pengajuan klaim dan layanan tambahan
Proses dan kemudahan dalam pengajuan klaim merupakan hal yang harus Anda pertimbangkan saat berencana pindah perusahaan asuransi. Selain itu, Anda pula mempertimbangkan jaringan atau daftar bengkel rekanan, prosedur klaim yang berbeda-beda, sistem lapor klaim, termasuk fasilitas pelayanan lainnya yang berhubungan dengan kemudahan proses klaim, seperti layanan call center 24 jam, derek, keadaan darurat, dll.
d. Jaminan asuransi yang ditawarkan
Jaminan asuransi yang dapat diberikan oleh perusahaan asuransi juga berbeda-beda. Tentu saja, hal ini akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi Anda untuk menetukan yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Antara lain:
-Batasan usia mobil untuk Jaminan Utama Comprehensive.
-Besarnya jaminan tanggung jawab hukum pihak Ketiga yang disetujui oleh perusahaan asuransi.

Apabila ada kondisi mendesak atau ada alasan tertentu yang membuat Anda terpaksa memutuskan untuk pindah perusahaan asuransi, maka waktu yang paling tepat adalah sekitar 1-2 bulan sebelum berakhirnya periode asuransi mobil Anda saat ini. Untuk lebih detailnya, Anda dapat mengikuti langkah-langkah di artikel nomor. 106 yang akan membahas lebih lanjut kapan dan bagaimana pindah asuransi.

Cari Kantor Pelayanan dan Bengkel Rekanan Asuransi Mobil Terdekat

Artikel Terbaru Tentang Asuransi Mobil

Artikel Bermanfaat Seputar Asuransi Mobil