Pemberitahuan penghentian layanan

Priceprice.com akan menghentikan seluruh pelayanan pada 30 Juni 2021(terjadwal).
Kami ucapkan terima kasih banyak telah menggunakan layanan kami.

Klik disini untuk detail
18/08/2020

Ini Dia Makna dari Baju Adat Timor yang Dipakai Presiden Jokowi

Perayaan HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun ini terasa unik banget. Selain karena upacara bendera yang dilakukan secara online, baju yang dipakai sama Presiden Jokowi juga unik dan kece banget.

Baju adat yang dipakai Presiden Jokowi saat upacara perayaan HUT RI berasal dari daerah Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Penampilan Pak Presiden emang unik dan etnik banget. Beliau memakai satu stel kain motif berwarna merah, lengkap dengan ikat kepala yang berwarna dan bermotif sama. Ternyata, baju yang dipakai Pak Jokowi ini penuh makna, lho. Penasaran? Ini dia penjelasannya.

Makna dari motif Kaif berantai Nunkolo

Motif dari kain yang dipakai oleh Pak Jokowi bernama motif Kaif berantai Nunkolo. Menariknya, motif yang Beliau pakai udah dimodifikasi sehingga berbentuk seperti belah ketupat, yang bisa diartikan sebagai sumber air. Sementara, motif bergerigi yang ada di bagian pinggir kain berarti wilayah yang berbukit dan berkelok-kelok. Motif ini emang sesuai banget sama kondisi geografis negara kita yang berbukit-bukit dan punya banyak sumber mata air.

Makna dari warna merah pada kain

Kalau yang satu ini mungkin kamu udah bisa menebak, kan? Ya, warna merah dari kain yang dipakai Pak Presiden emang berarti keberanian. Hal ini cocok banget buat melambangkan keberanian Pak Jokowi dalam memimpin pemerintahan Indonesia, ya.

Makna dari bentuk ikat kepala yang dipakai Presiden

Ikat kepala, atau disebut sebagai dester, yang dipakai sama Pak Jokowi berjenis Yi U Raja dan melambangkan kebesaran seorang raja dalam tradisi adat masyarakat Nunkolo. Bentuknya yang seperti dua tanduk kecil memiliki arti sebagai seorang raja yang melindungi rakyatnya. Wah, ternyata ikat kepala yang Beliau pakai juga punya arti yang cukup dalam ya, karena item yang satu ini menjadi penanda kebesaran Beliau sebagai seorang Presiden yang memberi perlindungan pada seluruh rakyat Indonesia.

Makna dari tas sirih pinang dan kapur

Pada upacara tanggal 17 Agustus kemarin, Presiden Jokowi juga terlihat memakai tas sirih pinang dan kapur buat melengkapi baju adat yang Beliau pakai. Nah, tas tersebut juga ternyata sarat akan makna, lho, karena melambangkan budaya makan sirih pinang sebagi tradisi pemersatu masyarakat sekaligus lambang dari rasa hormat dan saling mengasihi. Sesuai banget, deh, sama ciri khas dari masyarakat Indonesia yang saling menghormati dan mengasihi antar sesama.

Perpaduan dari berbagai elemen yang dipakai Presiden Jokowi pada acara tersebut emang benar-benar melambangkan kebesaran seorang raja yang disegani dan dihormati oleh rakyatnya. Kesan etnik yang dipancarkan dari baju yang Beliau pakai juga seolah menunjukkan kalau Indonesia nggak pernah kehabisan cara untuk memukau mata dunia dengan keanekaragaman budaya yang ada di dalamnya.