05/11/2018

Udah Tahu Belum? 7 Brand Streetwear Lokal Ini Kualitasnya Nggak Kalah dari Merek Luar, Lho!

Kayaknya kita sering nganggep kalo produk fashion dari brand luar itu udah pasti bagusnya. Sampai-sampai kita nggak tahu kalo merek lokal juga punya kualitas yang nggak kalah bagusnya, bahkan bisa bersaing di pasar fashion luar negeri. Nih buat yang belum tahu, kita punya beberapa merek fashion streetwear yang punya kualitas setara dengan merek luar. Ada apa aja? Simak pembahasannya berikut.

Merek streetwear kayak VANS, Supreme, atau BAP kayaknya udah nggak asing lagi buat sebagian besar anak muda di Indonesia. Tiga merek fashion streetwear yang paling hype itu emang terkenal punya kualitas yang bagus dan pastinya agak menguras kocek.

Padahal tahu nggak sih kalian kalo anak-anak muda Indonesia juga punya kreativitas yang tinggi buat bikin brand fashion streetwear dengan kualitas yang nggak kalah bagusnya dari merek-merek ternama?

Makanya, jangan melulu ngincer produk impor, sesekali coba deh tengok karya anak bangsa yang sangat patut diapresiasi, baik dari segi kualitas maupun kreativitasnya. Nah, biar kamu nggak penasaran kita bakal kasih beberapa brand streetwear lokal yang kualitasnya bisa disandingkan sama merek ternama dunia.

United Hart (UH!)

Produk fashion UH! banyak terinspirasi dari tren musik underground dan street-culture. Makanya, nggak heran kalo lini busananya sering menggunakan warna-warna gelap dan netral kayak hitam, abu-abu, dan navy. Soal desain, UH! hadir dengan konsep yang simpel. Nggak cuma kaos, UH! juga punya lini aksesori kayak topi, kaos kaki, belt, dan tote bag yang cool abis.

East Hood

East Hood merupakan brand streetwear lokal dari Paris Van Java alias Bandung. Karena foundernya para anak skaters, konsep pakaiannya pun nggak jauh dari skater culture yang banyak mengadopsi warna-warna monokrom dan gambar-gambar nyeleneh. Karena hal itulah, East Hood sering banget dapet kritikan karena konsep desainnya yang terkesan rebellious dan nggak umum. Tapi, rangkaian outfitnya emang keren banget sih dan bisa dipakai cowok atau cewek yang demen banget sama streetwear.

Berak

Namanya emang terkesan jorok, ya, tapi brand streetwear Berak punya lini fashion yang oke punya. Makanya, banyak banget streetwear lovers yang jatuh cinta sama brand satu ini. Berak sering menggunakan warna-warna vibrant buat kaos, hoodie, jaket, dan aksesorinya. Nggak ketinggalan, logo Berak pun disematkan di setiap produknya. Berak juga sering banget bikin animasi yang nyeleneh atau hal-hal yang lagi populer di internet buat desain produknya.

Dominate

Berbeda dari brand streetwear lain yang kebanyakan fokus buat bikin T-Shirt, Dominate lebih memilih jaket sebagai produk utamanya. Emang harus diakui sih lini jaket dan hoodie mereka beda dari yang lain dan pastinya cocok banget buat anak muda berjiwa bebas.

Warna-warnanya kebanyakan pakai corak gelap kayak army, navy, grey, black, dan monokrom. Desain jaketnya juga kadang terkesan rebelious tapi tetap terlihat simpel. Oh iya, Dominate juga sempet kolaborasi sama brand streetwear luar kayak Urban Outfitters EU dan Taiwan's Less. Keren nggak tuh?

Dreambirds Artwear

Beda dari brand streetwear kebanyakan yang mengusung konsep grunge, Dreambirds Artwear memilih berkreasi dengan gambar animasi burung hantu buat desain produk fashionnya. Brand asal Bandung ini sering banget nampilin gambar burung hantu dengan editan warna-warni yang lucu dan kadang nyeleneh. Buat yang suka sama gambar animasi yang aesthetic, Dreambirds Artwear mungkin bakal jadi favorit kamu.

Thanksinsomnia

Thanksinsomnia mengusung tema fashion yang terinspirasi dari grunge and hippie culture di tahun 90-an. Kamu bakal nemuin banyak grafiti dan gambar-gambar yang psychedelic di kaos-kaosnya. Nggak cuma kaos, Thanksinsomnia juga punya hoodie, jaket, topi, ransel, dan jaket denim dengan motif yang anak muda banget.

Kamengski

Kamu dijamin bakal ngakak kalo liat kaosnya Kamengski. Gimana enggak, brand satu ini sering banget plesetin merek ternama dunia. Udah gitu, Kamengski juga seneng banget bikin desain yang nyeleneh, salah satunya adalah gambar ayam di spanduk warung pecel lamongan yang dipake buat desain jaketnya. Nggak kalah dong sama hoodie mangkok mie ayamnya Joe Jonas?

Anak-anak muda kita juga nggak kalah kreatifnya kan? Makanya, jangan gengsi buat pakai brand fashion lokal. Selain mendukung kreativitas desainer lokal, kita juga bisa bantu perekonomian negara dengan membeli produk-produk lokal. Yuk, bangga pakai produk karya anak bangsa!