21/06/2019

Punya Alergi Karena Detergen? Inilah yang Harus Kamu Ketahui

Alergi dapat dipicu oleh berbagai hal, salah satunya adalah detergen. Tapi, apakah memang benar detergen yang menyebabkan kulit sensitif, gatal, dan memerah?

Di masa sekarang ini hampir semua orang menggunakan detergen untuk menyingkirkan noda membandel dari pakaian. Bahkan detergen juga membuat baju lebih bersih dan tampak seperti baru. Makanya nggak heran kalau ada banyak detergen di pasaran yang memamerkan keunggulan dan keampuhannya dalam membuat baju 'seperti baru dibeli'. Sayangnya, dalam beberapa tahun terakhir ini, detergen mengandung bahan-bahan kimia dengan konsentrasi tinggi yang bahkan bisa membahayakan lingkungan dan kesehatan diri-sendiri. Salah satu efek samping penggunaan detergen yang bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari adalah alergi.

Pertanyaannya sekarang, apa yang bisa kita lakukan terhadap detergen dan dari mana kita tahu kalau produk untuk rumah tangga tersebut memberikan hasil yang lebih buruk ketimbang yang baik?

Pengaruh detergen terhadap kulit

Jika kita menilik lebih dalam lagi pada bahan atau material pembuat detergen, maka dapat ditemukan bahwa sabun pencuci pakaian tersebut kemungkinan besar atau pasti tersusun atas bahan-bahan kimia beracun (misalnya, 1,4-dioxane yang berpotensi menyebabkan kanker), pengawet serta pewangi dan pewarna buatan. Semua bahan ini dapat memicu sensitivitas kulit dan memperparahnya. Terlebih lagi, bagi yang mengidap atau punya riwayat alergi atau eczema, keadaannya bisa saja bertambah parah apabila terkena detergen setiap hari.

Kalau kulit menimbulkan reaksi kering, kemerah-merahan, gatal, serta muncul ruam seperti eksim, maka itu artinya kamu mengalami alergi yang bisa saja disebabkan detergen. Karena itulah, gunakan detergen dalam jumlah yang direkomendasikan, apalagi kalau kamu memakai mesin cuci untuk mencuci pakaian.

Cara mengindikasikan kalau detergen menyebabkan kulit gatal-gatal atau alergi

Saking seringnya kulitmu bereaksi terhadap sesuatu, kamu pasti merasa bingung apakah memang kali ini detergen penyebabnya atau bukan. Alergi disebabkan oleh berbagai hal, misalnya dari makanan, minuman, atau bahkan produk skin care yang kamu pakai setiap harinya. FYI: alergi karena detergen nggak harus selalu muncul di tangan. Bisa juga timbul di kulit wajah. Misalnya, kamu sering merasa gatal di salah satu sisi wajah. Kemungkinan keadaan tersebut bisa diakibatkan oleh resapan detergen (yup, ketika mencuci, detergen masuk ke dalam serat-serat baju meskipun kita yakin sudah membilasnya dengan benar).

Alergi terhadap detergen juga memicu dermatitis pada tangan. Kalau ini muncul gara-gara kamu mengganti jenis atau brand detergen, maka bisa jadi sabun pencuci tersebut adalah penyebabnya. Atau kamu hanya merasa gatal setiap kali mnenginap di hotel karena biasanya mereka menggunakan detergen komersial untuk mencuci sprei, sarung bantal, dan selimut.

Jika kamu penasaran atau nggak bisa menahan lagi reaksi alergi yang ditimbulkan kulit, nggak ada salahnya untuk mengunjungi dokter kulit dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Jadi, apa yang harus dilakukan kalau ternyata kamu memang mengidap alergi terhadap detergen?

Dulu detergen terbuat dari bahan-bahan yang memang disinyalir dapat memperparah kondisi kulit. Namun kini, sudah banyak brand yang mulai menciptakan detergen dari bahan-bahan yang tak hanya menjaga dan melindungi kulit, tapi juga lingkungan. Dengan demikian, kamu tidak perlu lagi khawatir untuk mencuci baju menggunakan detergen.

Carilah detergen yang tidak mengandung phthalates, petroleum, ammonia, phosphates, formaldehyde, paraben, pewarna buatan, dan chlorine bleach, serta bahan pengawet. Jika kulitmu sensitif, jangan pernah gunakan detergen yang memiliki pewarna atau pewangi buatan.

Pintar-pintarlah dalam memilih detergen. Jangan sampai detergen memperparah kulitmu yang sensitif.