01/10/2019

Bangkrut! Forever 21 Akan Tutup 178 Toko di US dan 40 Negara Lainnya

Forever 21 benar-benar mengajukan status bangkrut dan berencana menutup sejumlah tokonya di Amerika Serikat dan 40 negara lainnya.

Rupanya tahun ini bukanlah tahun yang membawa keberuntungan bagi Forever 21. Setelah terdengar desas-desus sekitar bulan Agustus lalu bahwa brand fast fashion ini hendak mengajukan status bangkrut, akhirnya Forever 21 benar-benar berencana untuk menutup hingga 178 tokonya di Amerika Serikat dan 350 toko di sejumlah negara. Rupanya masalah keuangan sedang menimpa brand yang sangat giat mengekspansi pasar global dan memiliki 815 toko di seluruh dunia ini.

Pengajuan status bangkrut pun diambil sebagai tindakan oleh Forever 21 untuk menyelamatkan perusahaannya dari kondisi yang benar-benar terpuruk. Pengumuman pengambilan tindakan ini dilontarkan tepatnya hari minggu tanggal 29 September 2019. Seperti yang dilansir dari NY Times, Forever 21 akan menutup toko offlinenya dan tidak lagi melakukan operasional jual beli di 40 negara, termasuk Jepang dan Kanada.

Untungnya, tidak semua toko yang berlokasi di Amerika Serikat, Amerika Latin, dan Meksiko akan ditutup. Di samping itu, meski toko offlinenya ditutup, kegiatan jual beli melalui website masih tetap bisa dilakukan. Sungguh sebuah kabar yang menyejukkan bagi kalian yang gemar mengoleksi outfit dari brand asal Amerika Serikat tersebut.

Menurut pernyataan Executive Vice President, Linda Chang, langkah pengajuan permohonan bangkrut Chapter 11 dilakukan untuk mengamankan perusahaan dari situasi dan kondisi pailit. Dengan permohonan ini, Forever 21 akan menutup dan memberhentikan kegiatan operasional sejumlah toko yang tidak lagi memberikan keuntungan berarti. Dengan pengajuan status pailit pula, Forever 21 bisa punya kesempatan yang lebih baik lagi untuk merekapitalisasi bisnis.

Forever 21 yang kini berlokasi di Los Angeles didirikan pada tahun 1984. Brand ini menawarkan sejumlah pakaian, aksesoris, dan alas kaki yang diperbarui setiap saat. Harga per koleksinya pun murah dan terjangkau. Bahkan kamu bisa membeli dress serupa rancangan desainer terkenal dengan harga hanya USD 25 atau kira-kira Rp342.000 saja!

Situasi pailit yang dialaminya saat ini dipengaruhi oleh perilaku pembeli yang cenderung berbelanja online daripada harus mengunjungi toko atau mall. Selain Forever 21, brand seperti Barneys dan Mattress Firm juga mengajukan permohonan bangkrut.