08/11/2019

Sebelum Kalap, Perhatikan 5 Hal Ini Saat Berburu Pakaian Bekas

Jangan sampai kalap karena harganya murah. Ini 5 hal yang harus kamu perhatikan ketika berbelanja pakaian bekas.

Dulu pakaian bekas sering dipandang sebelah mata. Namun sekarang sudah semakin banyak orang yang memburunya. Selain harganya miring, pakaian bekas juga muncul dalam bentuk dan desain yang unik. Bahkan tak jarang ada toko yang menjual branded second clothing.

Apabila ini pertama kalinya kamu hunting preloved stuff, ada satu hal yang harus diketahui dengan baik: saking banyaknya pakaian bekas yang bertebaran di luar sana dan pastinya akan ada beberapa cacat, memilih satu yang terbaik pasti bakal sangat melelahkan. Hanya saja, jika dilakukan dengan benar, kamu pasti bisa mendapatkan baju bekas berkualitas yang tak kalah oke punya dari baju yang pertama kali dilempar di pasaran.

Berikut 5 hal yang harus kamu perhatikan sebelum melakukan thrift shopping:

1. Pakai baju yang nyaman karena sebagian besar toko pakaian bekas tidak punya fitting room

Tidak seperti toko pakaian pada umumnya, toko pakaian bekas biasanya tidak punya fitting room. Hal ini tentu membuatmu akan kesusahan bilamana ingin mencoba pakaian. Solusinya adalah kenakanlah pakaian yang nyaman. Untuk yang tidak berhijab, bisa memakai kaos berlengan pendek dan juga celana pendek. Hal ini untuk memudahkanmu dalam mencoba pakaian tanpa harus bingung dan khawatir karena tidak ada ruang ganti.

2. Pastikan kondisi baju minim cacat

Bukan hal yang tidak mungkin kamu akan menemukan pakaian second yang banyak cacatnya. Kondisi dan kualitasnya sudah tidak lagi 100% sempurna. Oleh karena itu, sebelum beranjak ke meja kasir, periksalah baju terlebih dulu apakah jumlah kancingnya lengkap, apakah ada yang robek, apakah ada bagian yang berlubang, dan lain sebagainya. Apabila kamu berbelanja pakaian bekas via online shop, mintalah sellernya untuk memfoto produk sedetail mungkin.

3. Bawa uang tunai

Kekurangan lain yang dimiliki toko pakaian bekas adalah tidak ada mesin kartu ATM/debit. Oleh karena itu, penting bagimu untuk membawa uang tunai.

4. Jika berbelanja online, cek apakah warna dan ukurannya sudah sesuai atau belum

Saat ini makin banyak toko online yang berjualan pakaian bekas. Dengan harga murah dan desain yang unik, thrift shop semakin menggiurkan. Namun, kamu tetap perlu waspada dan berhati-hati sebab bisa jadi gambar pakaian yang ada di foto dan kenyataan jauh berbeda. Terlebih lagi jarang banget toko pakaian bekas yang menerapkan metode refund atau pengembalian barang jika ukuran tidak sesuai. Karena itulah, cek berkali-kali sampai yakin bahwa kamu tidak salah pilih.

5. Jangan langsung dikenakan. Sebaiknya cuci dulu pakaiannya sampai bersih

Sudah jadi rahasia umum kalau pakaian bekas memilki banyak debu dan kuman. Salah satu penyebabnya adalah jangka waktu penyimpanan yang lama. Jadi sebaiknya cucilah pakaian bekas sampai bersih sebelum dikenakan. Jagalah kesehatan diri sendiri dengan memakai pakaian yang bersih.

Ingatlah bahwa tidak semua baju bekas masih memiliki kualitas yang bagus. Beberapa pasti hadir dengan kondisi yang jauh dari kata sempurna. Jadi, janganlah terlalu berharap lebih bisa mendapatkan second clothing yang bagus, sempurna, dan berkualitas tinggi. Terlebih lagi foto-foto yang di akun Instagram atau platform ecommerce lainya juga sudah melalui proses pengeditan. Remember to keep your expectation as low as possible!