03/12/2019

Hijabers Wajib Tahu, Begini 8 Tips Merawat Hijab yang Tepat untuk Hindari Kusut dan Bau

Hijabers pastinya punya koleksi hijab bertumpuk di lemari. Ada yang jarang dipakai, tapi ada pula yang begitu kering langsung pakai. Apapun kebiasaan dan gaya berhijab kamu, pastikan hijab selalu terawat dengan baik biar nggak bau atau lecek. Kalian bisa simak tips berikut ini untuk merawat hijab tetap bagus, wangi, dan membentuk dengan sempurna saat digunakan.

Hijab menjadi item paling penting bagi sebagian cewek. Pasti banyak banget dari kita yang selalu up-to-date buat mengoleksi model hijab kekinian. Tapi, jangan cuma rajin mengoleksi, perawatan hijab pun wajib diperhatikan. Salah-salah, koleksi hijab kamu yang kelamaan numpuk di lemari justru jadi bau apek dan warnanya pun luntur.

Karenanya, kamu perlu tahu cara terbaik buat merawat hijab agar tetap awet. Kali ini kita bakal bahas beberapa tipsnya nih, simak selengkapnya di bawah ini, ya!

1. Hindari mencuci hijab menggunakan mesin

Mesin cuci kadangnya bikin serat pakaian atau kain tertentu jadi rusak. Hijab, misalnya, memiliki serat kain yang lebih tipis dan rentan. Jadi, usahakan untuk mencuci hijab dengan tangan menggunakan air dingin. Kalaupun terpaksa pakai mesin cuci, kamu bisa taurh hijabnya terlebih dulu dalam kantung biar kainnya nggak menyentuh mesin secara langsung.

2. Kelompokkan hijab berdasarkan warna

Sebelum mencuci, ada baiknya untuk mengelompokkan hijab berdasarkan warna untuk menghindari kelunturan. Warna gelap sama yang gelap, begitupun dengan warna terang. Kalau kamu cuma mau mencuci 1-2 hijab dengan warna yang berbeda, ada baiknya buat merendamnya di ember terpisah.

3. Jangan menggunakan deterjen terlalu banyak

Penggunaan deterjen bubuk yang terlalu banyak berisiko mengurangi corak warna hijab dan menyulitkan proses pembilasan. Makin banyak busa, makin sering pula kamu memeras. Akhirnya, hijab malah jadi lecek, tipis, dan susah disetrika.

4. Jangan gunakan pemutih untuk membersihkan noda

Kadangnya, noda makanan atau pulpen nggak bisa dihindari. Tapi, jangan sampai gegabah menggunakan cairan pemutih untuk membersihkan noda dari kain hijab. Coba gunakan cuka terlebih dulu untuk membilas nodanya. Kalopun nodanya membandel, kamu bisa menggunakan cairan khusus pembersih noda, bukan pemutih yang bisa bikin warna hijab jadi luntur.

5. Jemur di luar ruangan

Sebisa mungkin, jemur hijab di area terbuka yang terkena angin secara langsung. Dengan menjemur hijab di luar ruangan, kamu bisa mengurangi potensi paparan jamur dan bau apek. Tapi ingat, jangan jemur hijab di area yang terkena sinar matahari langsung karena bakal bikin warnanya jadi gampang pudar.

6. Jemur hijab dengan cara dibentangkan

Kadangnya banyak dari kita yang lebih suka menjemur hijab dengan cara digantung. Mulai sekarang, mending ganti cara jemur kalian deh sebelum kain hijab jadi rusak. Bentangkan hijab saat dijemur agar lebih cepat kering dan kainnya nggak cepat melar.

7. Hindari penggunaan bola kamper di lemari

Bola kamper merupakan pilihan pewangi pakaian terfavorit buat sebagian orang. Tapi, kalau dipakai kelamaan, kamper justru bisa bikin baju dan kain jadi bau apek. Nggak mau dong hijab favorit kamu bau lemari? Sebagai penggantinya, gunakan pewangi lemari berbentuk sachet dengan aroma yang lebih beragam seperti aroma stroberi atau lavender.

8. Gunakan temperatur rendah saat menyeterika hijab

Setrika yang terlalu panas bisa bikin kain hijab jadi menyusut, lho. Jadi, kalau mau menyeterika hijab, mending pakai temperatur panas yang paling rendah aja biar kualitas kainnya lebih terjaga.

Nah, itulah beberapa tips merawat hijab yang bisa kalian praktikkan mulai dari sekarang. Nggak ribet, kan? Yuk, sayangi hijab biar lebih awet dan bagus!

Rekomendasi Jilbab & Hijab