02/07/2019

Uniknya Topi Berbentuk Chochin, Lentera Tradisional Khas Jepang

Jepang nggak pernah berhenti menciptakan item fashion yang unik dan bahkan cenderung nyeleneh. Kali ini ada topi berbentuk lentera tradisional Jepang yang memadukan kearifan lokal negeri Sakura dengan desain modern. Seperti apa sih bentuk topi chochin ini? Langsung aja intip potretnya berikut ini.

Bukan hal baru kalau Jepang selalu unggul dalam menciptakan terobosan di bidang teknologi maupun fashion. Kita udah sering lihat berbagai tren mode unik asli Jepang yang langsung menyebar ke seluruh dunia. Menariknya, banyak item yang memadukan desain tradisonal dan modern seperti kimono parka atau baret sakura. Nah, baru-baru ini ada item fashion yang sedang lumayan hits juga di Jepang, namanya chochin cap.

Chochin merupakan lentera tradisional Jepang yang terbuat dari paduan kayu dan kertas khas Jepang atau washi. Topi chochin ini pun mengadopsi tampilan khasnya yang berbentuk bulat dengan ujung diameter yang terbuat dari kayu. Dilihat dari jauh sih bentuknya kayak topi pada umumnya. Tapi, begitu dilihat dari dekat, kalian bisa melihat detil bentuknya yang mirip banget sama chochin asli.

Diproduksi perusahaan pembuat chochin ternama

Chochin cap ini nggak sekadar fashion gimmick, lho. Perusahaan yang memproduksinya, Minori, udah tersohor sebagai pembuat chochin legendaris sejak zaman Edo (sekitar tahun 1603-1868). Topi-topinya pun dibuat secara tradisional oleh pengrajin asli Kyoto biar nilai seninya tetap terasa.

Karena masih dibuat secara tradisional, butuh waktu 10 bulan. Prosesnya pun sama seperti membuat chochin pada umumnya. Tapi, biarpun material utamanya sama seperti chochin, produsen chochin cap memastikan produknya tetap breathable dan bisa digunakan di cuaca panas. Seluruh material yang digunakan dalam pembuatan chochin cap berasal dari alam dan terjaga kualitasnya.

Dibanderol dengan harga Rp1.700.000

Chochin cap dijual secara online melalui website Whole Love Kyoto dengan harga ¥12,800 atau sekitar Rp1.700.000. Harganya emang relatif mahal, ya, mengingat proses kreatifnya yang masih tradisional banget. Ke depannya, Minori berencana memproduksi chochin cap dengan berbagai bentuk dan ukuran.

Kreatif banget nggak sih? Buat yang tertarik beli, langsung aja meluncur ke websitenya. Kalian juga bisa lihat item unik lainnya di situs Whole Love Kyoto buat melengkapi tampilan unik ala Jepang.