30/06/2020

Harga Ponsel Flagship Xiaomi 2021 Bakal Meroket Tajam, Apa Penyebabnya?

Setiap tahunnya, tren harga ponsel di kategori flagship selalu meningkat tajam, terutama smartphone produksi Samsung dan iPhone. Namun kali ini, Xiaomi dikabarkan juga akan menaikkan harga ponsel flagshipnya, terutama untuk keluaran tahun 2021 mendatang.

Sebelumnya vendor smartphone asal China, Xiaomi hanya memproduksi ponsel-ponsel di kategori entry-level dan mid-range. Namun beberapa waktu ke belakang, perusahaan mulai memasuki pangsa pasar ponsel flagship. Misalnya, seri Xiaomi Mi 10 yang sudah memakai prosesor flagship Qualcomm Snapdragon 865 ini telah diluncurkan di Indonesia dengan banderol harga Rp 9.999.000.

Xiaomi Mi 10

Masuknya Xiaomi ke pasar flagship sendiri dikarenakan popularitas mereknya yang semakin diminati masyarakat dunia. Imbasnya, permintaan pasar untuk ponsel flagship Xiaomi pun perlahan menjadi tinggi.

Berdasarkan rumor terbaru, Xiaomi ke depannya akan terus memproduksi ponsel flagship, tetapi khusus ponsel produksi tahun 2021 harganya bakal jauh lebih mahal. Penyebab utama naiknya harga ponsel flagship Xiaomi itu ditenggarai karena keputusan perusahaan untuk memakai prosesor Qualcomm terbaru, yaitu SoC Snapdragon 875.

Harga prosesor terbaru Qualcomm tersebut ditemukan jauh lebih mahal ketimbang pendahulunya. Pada sebuah dokumen yang ditandatangani Xiaomi, harga Snapdragon 875 SoC berkisar $250 (setara Rp 3,5 jutaan) sedangkan saat ini Snapdragon 865 SoC berada di rentang harga $150 sampai termahal $160 (setara Rp 2,2 jutaan).

Meroketnya harga prosesor terbaru Qualcomm itu membuat perusahaan kebingungan untuk menentukan harga ponsel flagshipnya di masa depan. Beberapa pihak menduga, harga ponsel flagship Xiaomi yang memakai Snapdragon 875 SoC nantinya bisa jadi lebih mahal hingga $100 atau naik sekitar Rp 1,4 jutaan dari ponsel produksinya di tahun 2020.

Perhitungan harga tersebut baru dari segi chipset belum termasuk teknologi dan fitur yang digunakan pada smartphone. Dengan memakai prosesor Snapdragon 875 SoC, tentu saja Xiaomi berpeluang untuk kembali meningkatkan teknologi ponselnya, baik di sektor kamera, layar, hingga kecepatan mengisi daya perangkat. Ketiga sektor itu pun selalu menjadi daya tarik dan kelebihan utama dari sebuah ponsel flagship.

Snapdragon 875 SoC sendiri diketahui menggunakan tipe prosesor super core Cortex-X1 yang diklaim punya perfoma 30% lebih tinggi dibandingkan Cortex-A77 yang menjadi basis arsitektur untuk prosesor Snapdragon 865 SoC.

Namun pertanyaan terbesarnya apakah performa dan kinerja prosesor tersebut bakal sepadan dengan harga yang ditawarkan kelak? Mari kita tunggu saja kehadiran ponsel terbaru Xiaomi dengan Snapdragon 875 di dalamnya.

Xiaomi Mi 10