14/02/2020

IDC: Angka Pengiriman Ponsel China 2019 Kembali Merosot, 2020 Bisa Makin Parah Akibat Corona

Untuk tahun 2019 lalu, lesunya angka pengiriman smartphone terpengaruh oleh jeda minat konsumen yang menunggu ponsel 5G murah dan posisi sejumlah produk anyar yang belum mendapat ritme marketing yang pas. Sementara untuk tahun ini, Corona disinyalir bakal jadi dalang utamanya.

International Data Corporation (IDC) melalui divisi Quarterly Mobile Phone Tracker telah resmi merilis laporan tahunannya. Berdasarkan laporan tersebut, pengiriman smartphone di China sepanjang 2019 tercatat telah menembus angka 366,7 juta unit.

Jelas bukan jumlah yang sedikit. Tapi jika dilihat dari kaca mata yang lebih luas, angka ini justru menurun 7,5 persen dibanding performa tahun sebelumnya (2018). Lebih buruknya lagi, tren penurunan ini rupanya sudah berlanjut selama tiga tahun atau 11 kuartal berturut-turut. IDC menerangkan bahwa salah satu penyebabnya adalah kondisi "harap-harap cemas" masyarkat di sana yang menantikan ponsel 5G dengan harga yang lebih merakyat.

Dalam ranking pengiriman ponsel untuk tahun 2019, HUAWEI masih meraja dengan mencatatkan pengiriman 140,6 juta unit (pangsa pasar 38,3 persen). Perusahaan ini juga menjadi satu-satunya dalam daftar lima besar yang sukses catatkan pertumbuhan tahunan (Year-on-Year) yang positif. Beberapa ponsel populer HUAWEI yang dilepas pada tahun lalu yang mungkin punya kontribusi besar dalam capaian pengiriman domestik mereka adalah P30 series, Mate 30 series, dan nova 5 series.

Di posisi nomor dua, secara mengejutkan, ada Vivo yang berhasil mengirimkan 66,5 juta unit ponselnya. Mereka unggul sekitar 4 juta unit dari perusahaan sepupu yang juga bernaung di bawah induk yang sama, OPPO. Will Wong, Research Manager untuk Client Devices di IDC Asia/Pasifik mengatakan bahwa keberhasilan Vivo sangat dipengaruhi oleh baiknya resepsi publik terhadap iQOO series. Menyusul di posisi 4 dan 5 ada Xiaomi (40 juta unit) dan Apple (32,8 juta unit). Khusus Xiaomi, vendor pimpinan Lei Jun ini torehkan catatan negatif paling tinggi dengan penurunan angka penjualan tahunan hingga 21,2 persen.

Prediksi Angka Pengiriman Smartphone di China Pada 2020

Wabah virus Corona (COVID-19) makin merajalela. Berawal dari Wuhan, China, virus misterius ini mulai teridentifikasi telah merambah sejumlah negeri. Korban terus berguguran. Hingga tulisan ini dimuat, jumlahnya telah melampaui 1.000 korban jiwa. Dan itu baru di wilayah China saja. Dampak virus ini lantas menjalar ke berbagai sektor industri, bisnis, hingga pariwisata. Termasuk salah satunya adalah teknologi.

Gambar dari Getty Images

Lesunya antusiasme publik terhadap musim belanja Tahun Baru Imlek kemarin diperkirakan bakal berkepanjangan hingga beberapa bulan mendatang. Tidak tanggung-tanggung, IDC meramalkan bahwa angka pengiriman tahunan (YoY) pada kuartal pertama 2020 akan melorot hingga 30 persen. Angka tersebut masih mungkin merosot lebih jauh apabila dampak yang diakibatkan oleh Corona merembet ke jadwal peluncuran produk, rantai pasokan, hingga kanal distribusi. Baik itu dalam jangka menengah hingga jangka panjang.

Itu artinya, Anda tak perlu terkejut seandainya dalam beberapa bulan ke depan bakal banyak produsen yang menyetel mundur jadwal peluncuran produk atau bahkan membatalkannya untuk waktu yang tidak ditentukan. Berharap saja wabah ini semakin mereda dan terus menunjukkan perkembangan yang berarti.