27/02/2017

Kyocera Torque X01 Ponsel Lipat dari Jepang Ini Penuhi 18 Standar Militer AS

Produsen ponsel asal Jepang, Kyocera tengah menjalani serangkaian tes untuk ponsel miliknya, Torque X01. Uniknya, Kyocera yang sebelumnya dikenal dengan produk smartphone yang dapat dicuci ini memiliki ponsel lipat pertama yang memenuhi 18 standar militer Amerika Serikat.

Kyocera beberapa waktu lalu sempat menjadi bahan perbincangan dengan produk smartphone miliknya yang dapat dicuci. Nah, baru-baru ini produsen ponsel asal Jepang tersebut menjalani serangkaian tes untuk ponsel lipat terbarunya, Torque X01.

Meski Torque X01 tergolong sebagai ponsel lipat yang tidak memiliki banyak aplikasi, namun perangkat mobile tersebut menjadi ponsel pertama yang memenuhi standar MIL-STD-810G militer AS dengan 18 kategori yang berbeda. Meski belum pernah ada produk consumer yang mengklaim mampu memenuhi tes MIL-STD-810G, klaim ini baru diungkapkan oleh pihak Kyocera saja. Pihak militer AS tidak mengeluarkan sertifikasi tes ini, sehingga produsen ponsel melakukan tes ini sendiri.

Kendati demikian ponsel Torque X01 dibekali dengan fitur-fitur yang cukup menarik perhatian, terutama dengan terpenuhinya 18 standar militer AS tersebut. Tes MIL-STD-810G tersebut memenuhi 18 kategori, di antaranya tes blowing rain atau berada di bawah hujan dengan curah hujan 1.7mm/menit selama 30 menit; bertahan di dalam air selama 30 menit sedalam 1.5m; tes rain drops atau dijatuhkan dari ketinggian 1 meter, dan sejumlah kategori lainnya.

Ponsel Torque X01 diperkuat dengan prosesor Snapdragon 1.1GHz dan juga sejumlah aplikasi yang dibenamkan untuk membaca informasi seperti cuaca, barometer, thermometer, kompas, dan bahkan fish indeks yang akan membantu para nelayan.

Sayangnya, ponsel Torque X01 ini hanya akan dipasarkan di wilayah Jepang saja. Namun seperti halnya fitur emoji dan NFC, diharapkan industri smartphone di Jepang dapat mengirimkan teknologi pengukuran ikan tersebut ke pasar negara-negara Barat. Berikut ini adalah video ponsel Torque X01 yang diklaim telah memenuhi 18 standar militer AS.