08/11/2018

Seorang Pria di Minsk Nekat Memotong Jari Kelingkingnya Karena Permintaan Kredit Ponsel Barunya Ditolak Toko

Seorang pria berusia 40 tahun di Minsk, Belarusia dilaporkan nekat memotong jari kelingkingnya dan melemparkannya ke wajah seorang manajer di sebuah toko ponsel, gara-gara pria tersebut marah karena keinginannya untuk kredit ponsel baru telah ditolak oleh toko. Aksi nekatnya tersebut terekam CCTV, dan kepada polisi pria tersebut menjelaskan aksi nekatnya merupakan pelampiasan kemarahan karena manajer toko ponsel tersebut telah menipunya.

Semarah-marahnya seseorang, sangat disayangkan apabila dia nekat mengorbankan jari kelingking untuk dipotongnya sebagai bentuk rasa protes atau balas dendam terhadap ketidakpuasan atas pelayanan sebuah toko.

Kasus mengejutkan ini terjadi di sekitar shopping mall Korona kota Minsk, Belarusia ketika seorang pria berusia 40 tahun datang ke sebuah gerai ponsel untuk membeli ponsel baru dengan cara kredit atau mencicil. Namun pegawai toko ponsel tersebut menolak permintaannya dikarenakan pria tersebut masih memiliki tunggakan pembayaran pada ponsel yang sebelumnya.

Saat pria datang ke toko

Mendengar alasan tersebut, sang pria segera melunasi semua hutang untuk ponsel sebelumnya secara penuh. Namun setelah melunasinya, toko tersebut tetap tidak mengabulkan permohonannya membuat perjanjian baru untuk mengajukan kredit sebuah ponsel. Marah karena penolakan tersebut di mana dia marasa ditipu pegawai toko, pria itu lantas meninggalkan toko ponsel dan pergi ke sebuah pasar swalayan yang berada lokasi sama di shopping mall Korona tersebut. CCTV menunjukkan hal yang sangat mengejutkan, di mana dia mengambil sebilah pisau dapur, kemudian membungkusnya. Setelah itu, dia meletakkan tangan kirinya di lantai dan memotong jari kelingkingnya dengan pisau tersebut.

Jarinya sudah dipotong

Pria Belarusia yang diketahui ternyata seorang pengangguran tersebut kemudian mengambil potongan jari kelingkingnya dan kembali ke toko ponsel, lalu melemparkannya ke wajah manajer perempuan yang tadi menolak permohonan kredit ponselnya. Kemudian pria tersebut berlalu saja dengan tenang pergi menigggalkan toko. Masih terkejut dengan aksi nekat dan gila sang pria, manajer toko hanya bisa diam seribu bahasa, dan tak mampu berkata apapun.

Kemudian ambulans membawa pria itu ke rumah sakit, dengan menyisakan gambar-gambar yang menunjukkan ceceran darah di lantai mal. Polisi selanjutnya menanyai pria tersebut kenapa dia nekat melakukan tindakan gila memotong jari kelingkingnya. Pria tersebut mengatakan bahwa tindakan itu adalah aksi protes atau pembalasannya karena pegawai di toko telah menipunya. Setelah dia melunasi hutangnya, toko tersebut tetap menolaknya untuk mengambil cicilan ponsel baru. Dia juga berkata bahwa dia tidak akan membayar hutangnya jika dia tahu dia akan tetap ditolak membeli ponsel baru. Meskipun demikian, aksinya dinilai sangatlah nekat!

Video Penghuni Minsk Memotong Jari