Pemberitahuan penghentian layanan

Priceprice.com akan menghentikan seluruh pelayanan pada 30 Juni 2021(terjadwal).
Kami ucapkan terima kasih banyak telah menggunakan layanan kami.

Klik disini untuk detail
08/06/2020

Laptop Mati Sendiri? Jangan Panik, Berikut Penyebab dan Solusinya

Laptop yang mati secara tiba-tiba memang menjadi masalah tersendiri yang bisa membuat panik. Apalagi laptop seperti sudah menjadi rumah kedua setelah smartphone yang membantu kinerja kita di banyak hal. Jangan panik jika hal ini terjadi pada Anda, sekarang telah banyak cara yang bisa dilakukan secara mandiri sehingga bisa menghemat waktu dan uang Anda.

Apakah Anda termasuk tim yang sering berkutat dengan Laptop sebagai penunjang aktivitas sehari-hari? Jika iya pastinya tidak asing dengan istilah Laptop mati sendiri secara mendadak. Bagi anda pengguna Laptop yang bukan seorang programmer atau hobi mengotak-atik salah satu jenis perangkat keras ini, kejadian Laptop mati sendiri akan bisa sangat membingungkan. Apalagi disaat kondisi penting yang berkaitan dengan pekerjaan atau tugas sekolah. Seperti menggunakan aplikasi pengetikan dokumen yang tidak memiliki fitur autosave, disaat laptop mati sendiri dokumen anda tidak akan tersimpan dan waktu anda mengerjakan menjadi sia-sia.

Jika mencoba untuk menyelusuri penyebab Laptop mati sendiri, terdapat beberapa hal yang sebenarnya bisa anda selesaikan secara mandiri sebagai langkah penanganan awal. Anda bisa mengecek kondisi terkini dari perangkat anda dan mencoba memperbaiki penyebab Laptop mati sendiri dari beberapa cara yang telah kami susun. Dengan ini Anda bisa mengetahui secara pasti penyebab Laptop mati sendiri dan bila kendala basic saja yang terjadi, anda tidak perlu membawa perangkat anda ke service center. Berikut cara-cara yang bisa dilakukan saat Laptop mati sendiri yang telah dirangkum oleh tim Priceprice.com!

Masalah Overheat pada Laptop

Hal yang paling umum penyebab Laptop mati sendiri adalah dikarenakan perangkat memiliki suhu yang terlampau tinggi dan biasa disebut sebagai kondisi overheat. Karena mematikan Laptop secara paksa merupakan langkah pengamanan otomatis jika dalam kondisi overheat untuk melindungi berbagai hardware yang ada pada perangkat dari kemungkinan terbakar atau meledak.

Terdapat beberapa hal yang bisa menyebabkan suhu Laptop menjadi panas.

Kondisi Kipas Laptop

Pertama, Anda bisa mengecek kondisi kipas Laptop dan perhatikan apakah ada debu yang menempel. Karena debu inilah yang mempengaruhi sistem pembuangan udara panas dari dalam Laptop menjadi tidak lancar sehingga suhu laptop tidak stabil. Kipas pendingin ini merupakan komponen penting untuk menjaga suhu Laptop tetap optimal. Hal ini dikarenakan pada alat elektronik yang menggunakan energi listrik, akan mengalirkan energi tersebut melalui komponen logam untuk bisa beroperasi. Dimana logam merupakan penghantar kalor yang baik sehingga menyebabkan komponen didalam Laptop juga ikut mengalami peningkatan suhu. Hal ini akan mempengaruhi kinerja Laptop menjadi lebih lambat dalam menjalankan berbagai aplikasi desktop.

Jika Anda perhatikan hal tersebut juga terjadi pada perangkat smartphone saat menjalankan aplikasi berat dalam waktu yang cukup lama sehingga menjadikan smartphone terasa panas dan aplikasi yang anda jalankan menjadi lag. Disinilah peran penting dari kipas pendingin Laptop, selain untuk menjaga Laptop anda berada dalam suhu yang stabil, kipas juga berperan untuk menurunkan suhu jika komponen didalam perangkat mengalami panas berlebih. Tidak hanya itu, hal lain yang juga perlu untuk diperhatikan adalah penggunaan laptop saat berada di luar ruangan. Jangan gunakan laptop pada lokasi yang terlalu panas seperti dibawah sinar matahari secara langsung. Carilah tempat yang lebih teduh seperti di bawah pohon untuk menghindari kemungkinan perangkat mengalami overheat. Untuk menjaga kipas pendingin bekerja dengan optimal, bersihkan dari segala kotoran dan debu yang menghambat kipas berputar dengan lancar. Pastikan untuk berhati-hati dalam proses pembersihannya atau supaya lebih aman anda bisa membawa ke service center untuk membersihkannya.

Pengunaan Laptop Tidak Sesuai Tempat

Hal kedua penyebab suhu laptop menjadi panas adalah penggunaan Laptop yang tidak pada tempatnya. Menggunakan laptop di atas tempat yang empuk seperti bantal, kasur dan sofa memang sangat nyaman dan menyenangkan. Sembari mengerjakan pekerjaan anda bisa berada di berbagai posisi yang membuat anda merasa lebih rileks. Namun perlu diketahui justru hal inilah yang menyebabkan sirkulasi udara di dalam Laptop menjadi terganggu dan menjadikan komponen dalam laptop ikut mengalami peningkatan suhu yang bisa menyebabkan Laptop mati sendiri. Untuk mengatasinya, Anda perlu meletakkan Laptop pada permukaan yang rata dan keras serta pastikan lubang sirkulasinya tidak terhalangi oleh apapun. Jika kedua cara diatas masih belum bisa mengatasi permasalahan Laptop mati sendiri, anda bisa menggunakan bantuan kipas eksternal setiap kali menggunakan laptop yang bisa anda beli di store perangkat elektronik. Dimana kipas eksternal ini akan membantu kinerja kipas pendingin internal untuk menjaga suhu Laptop.

Masalah Power Supply pada Laptop

Penyebab Laptop mati sendiri yang perlu Anda ketahui yaitu dikarenakan penggunaan power supply yang bermasalah. Pada saat awal pembelian, sebaiknya Anda mengecek secara cermat apakah spesifikasi power supply sama dengan yang dibutuhkan oleh Laptop. Anda bisa melihat stiker atau tanda yang ada pada adaptor lalu cocokan dengan buku manual produk. Namun sebagian besar dari anda sepertinya sudah melewatkan tahapan ini, namun berhati-hati dan melakukan pengecekan spesifikasi perangkat sebelum membeli bisa Anda terapkan di lain waktu.

Hal selanjutnya masih berhubungan dengan adaptor yang bisa membuat Laptop mati sendiri adalah charger yang ternyata dalam keadaan rusak. Sebaiknya segera periksa charger Ada karena hal ini bisa menyebabkan masalah yang lebih parah pada laptop. Charger yang rusak ini bisa menyebabkan tegangan arus listrik yang dihasilkan tidak stabil, membuat laptop memiliki suhu lebih panas dari keadaan normal dan akhirnya Laptop mati sendiri. Jika tidak segera ditangani, maka charger yang rusak berpotensi untuk merusak laptop dan baterai lebih cepat. Untuk mengatasi masalah ini, membeli power supply yang baru adalah pilihan yang terbaik. Agar lebih terpercaya Anda bisa membelinya di service center resmi sesuai brand Laptop anda dan jangan lupa sesuaikan dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

Masalah Baterai pada Laptop

Baterai laptop Anda ternyata berpotensi menjadi penyebab Laptop mati sendiri terutama pada perangkat yang telah berumur. Energi listrik pada baterai merupakan sumber utama saat anda menyalakan laptop dalam mode tanpa charge. Namun saat baterai mengalami penurunan kualitas dari segi kapasitas dan kinerja, hal ini juga bisa memicu terjadinya laptop mati sendiri. Ketika Anda mendapati laptop mati mendadak namun kondisi baterai terisi penuh, maka Anda perlu curiga bahwa penyebabnya adalah baterai yang sudah rusak. Karena tidak ada sumber energi untuk membuat Laptop hidup, Anda bisa mengatasinya dengan cara melepas baterai kemudian colokkan adaptor ke laptop secara langsung. Walaupun begitu, cara ini tetap kurang efektif apalagi disaat kondisi tiba-tiba mati listrik dan anda belum menyimpan file yang sedang dikerjakan. Cara yang tepat adalah Anda bisa membeli baterai Laptop baru pada toko terpercaya dan pastikan sesuai dengan spesifikasi Laptop anda. Atau Anda juga bisa tetap menggunakan cara diatas sembari menabung untuk membeli baterai baru.

Masalah Penggunaan pada Laptop

Setiap laptop pasti memiliki spesifikasi yang berbeda-beda sesuai dengan kegunaannya. Maka dari itu setiap brand laptop pasti melabeli produknya dengan berbagai sebutan yang berbeda seperti laptop gaming dan business. Laptop gaming rata-rata memiliki spesifikasi yang Tangguh sehingga kuat untuk menjalankan berbagai game berat pada dekstopnya, begitu pun dengan Laptop business yang mungkin spesifikasinya tidak sesangar laptop gaming namun memiliki berbagai fitur-fitur menarik yang bisa membantu pekerjaan Anda di dunia bisnis. Pastikan Anda membeli laptop sesuai dengan kebutuhan Anda.

Jangan menggunakan laptop business atau laptop lain dengan spesifikasi standar untuk menjalankan aktivitas game berat. Ternyata hal ini merupakan salah satu pemicu laptop mati sendiri karena memaksakan laptop untuk bekerja di luar batas kemampuannya sehingga membuat Laptop mudah hang dan kemudian mati secara tiba-tiba. Untuk mengatasinya, gunakan Laptop sesuai dengan spesifikasinya untuk menjaga suhu Laptop tetap pada batas normal.

Masalah RAM pada Laptop

RAM (Random Access Memory) memiliki peranan yang cukup penting dalam kinerja laptop. Saat RAM mengalami masalah maka laptop tidak akan bisa digunakan bahkan saat booting dan mengakses BIOS yang biasanya muncul saat awal Anda menyalakan laptop. Hal ini bisa disebabkan karena RAM tertutup oleh debu dan kotoran walaupun terletak di dalam laptop. Atau jika laptop Anda sudah memiliki umur panjang, kemungkinan kaki RAM berkerak juga bisa menjadi penyebab RAM tidak bekerja dan akhirnya laptop mati sendiri. Oleh karena itu, laptop tidak bisa menyala karena memori utamanya berhenti bekerja.

Ciri-ciri yang bisa mengindikasikan RAM berhenti bekerja adalah saat kondisi laptop Anda pada lampu indikator menyala serta kipas dan mesin laptop tampak berjalan normal namun pada layar monitor tidak menampilkan apapun. Mengingat peranannya yang sangat penting dalam kinerja Laptop maka menjaga kebersihan dan lakukan pengecekan kebutuhan akan RAM menjadi sangat penting. Anda bisa membersihkan bagian RAM dengan penghapus agar tidak meninggalkan bekas. Kemudian jika perlu lakukan upgrade RAM dengan ukuran sesuai kebutuhan laptop. Untuk mengetahui berapa kapasitas yang dibutuhkan anda bisa menemukan caranya di internet atau Anda bisa membawanya ke pusat servis. Pastikan RAM yang anda beli sesuai dengan spesifikasi laptop Anda.

Masalah Motherboard pada Laptop

Motherboard merupakan komponen penting lain untuk membuat laptop bekerja secara normal. Device ini bisa disebut otak dari perangkat Laptop karena merupakan papan sirkuit utama tempat berbagai komponen hardware saling terhubung. Umumnya masalah ini terjadi pada laptop yang sudah lama digunakan atau bisa juga karena banyaknya aktivitas multitasking yang terlalu menguras kinerja laptop setiap hari. Spesifikasi motherboard lama biasanya memiliki komponen elektronik yang kurang update, sehingga device ini akan bekerja lebih keras untuk menjalankan berbagai aplikasi desktop dan game yang menggunakan teknologi terupdate. Maka dari itu, motherboard sudah tidak bisa dijalankan dalam waktu lama dan bahkan bisa menyebabkan Laptop mati sendiri. Kerusakan akan motherboard biasanya ditandai dengan keluarnya bunyi "bip" berulang kali pada laptop.

Kerusakan pada motherboard ini merupakan masalah yang lebih krusial dibandingkan dengan yang lain. Karena solusi terbaik adalah dengan mengganti mainboard dengan yang baru. Namun seiring dengan harga mainboard dan proses pemasangannya membutuhkan dana yang hampir sama dengan membeli laptop baru, maka kebanyakan orang memilih untuk membeli laptop baru dibandingkan memperbarui mainboard.

Kesimpulan

Penyebab dari Laptop mati sendiri memang cukup banyak dan beragam. Dengan mengetahui berbagai indikasi yang bisa menyebabkan Laptop mati sendiri seperti masalah overheat , power supply, baterai, penggunaan Laptop, ram dan motherboard anda bisa mengetahui cara yang tepat untuk menangani Laptop anda. Jika anda tidak terbiasa untuk membongkar Laptop, anda bisa meminta bantuan jasa servis atau membawanya ke service center sesuai dengan brand Laptop anda. Dan untuk menjamin data di Laptop anda aman, pastikan untuk melakukan backup data yang bisa anda simpan pada flashdisk atau harddisk sebelum diserahkan ke tempat service. Jangan panik saat mengalami Laptop mati sendiri cari tahu terlebih dahulu penyebab dan solusinya, semoga bermanfaat.