18/05/2018 (updated : 08/01/2020)

10 Warna Rambut Ini Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Jangan langsung putus asa kalau belum mendapatkan warna rambut yang tepat. Bagi pemilik kulit sawo matang, kami beberkan tips dan trik memilih warna rambut dan juga beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang hair coloring.

Semakin banyak wanita yang memutuskan untuk berganti-ganti gaya rambut. Tak hanya wanita dewasa, bahkan anak-anak dan remaja sudah mulai bisa memilih dan mengaplikasikan warna rambut favorit mereka. Pewarnaan rambut tentu memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap gaya hidup seseorang. Dengan berganti-ganti warna rambut, tentu seseorang lebih bebas dalam menetapkan gaya dan penampilan yang diinginkan. Misalnya, jika ingin tampil lebih edgy, kamu bisa menerapkan teknik highlighting dengan perpaduan warna hitam dan biru elektrik. Atau kalau ingin terlihat lebih seksi, maka kamu bisa menjatuhkan pilihan pada warna pirang, cokelat, atau merah.

Sayangnya, tidak semua orang bisa memilih warna rambut dengan mudah, terlebih bagi mereka yang lahir dengan warna kulit sawo matang. Jika warna kulitmu cenderung cerah dan putih, kemungkinan besar tidak akan menemui kesulitan dalam memilih warna. Hal ini dikarenakan hampir semua warna rambut pasti terlihat baik-baik saja di kulit. Namun bagi mereka yang skin tone-nya cenderung hangat dan kecokelatan, menerapkan warna merah, misalnya, tentu butuh pertimbangan matang – entah itu akan terlihat bagus atau justru membuat kulit kian kusam. Di artikel ini, kami akan membahas tips dan triknya beserta contoh warna rambut apa saja yang malah membuat kulit sawo matang lebih stand out.

Sebelum membahas topik ini lebih lanjut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan diketahui bila ini adalah pertama kalinya kamu mewarnai rambut.

Daftar Indeks

Hal yang harus diperhatikan sebelum mewarnai rambut

1. Kalau nggak ingin warnanya memudar, kamu harus rajin redone setiap 6-8 minggu

Masih banyak orang yang belum mengerti kalau warna rambut suatu saat akan pudar. Jadi, kalau kamu ingin mempertahankan warnanya, harus rajin-rajin touch-up bila rambut sudah mulai panjang. Idealnya, redone warna rambut dilakukan tiap enam sampai delapan minggu.

2. Warna rambut bisa pudar karena beberapa hal ini

Di minggu-minggu pertama, warna rambut masih akan tetap sama. Namun seiring berjalannya waktu, sinar matahari, penggunaan sampo dan conditioner yang tidak diformulasikan khusus untuk rambut yang diwarnai, debu, serta polusi akan memengaruhi ketahanan warna rambut.

3. Hati-hati dengan air di kolam renang

Sudah jadi rahasia umum kalau air di kolam renang mengandung chlorine yang memang berpengaruh terhadap kondisi rambut, terutama setelah diwarnai. Bahkan tak jarang pula air kolam renang memiliki kandungan tembaga yang ketika bercampur dengan chlorine akan memengaruhi warna rambutmu. Oleh karena itu, sangat disarankan agar sebelum berenang, aplikasikanlah terlebih dulu hair mask yang memang dirancang khusus untuk melindungi rambut yang diwarnai.

4. Gunakan sampo dan conditioner khusus rambut yang diwarnai

Agar warna rambutmu tidak cepat pudar, pilihlah sampo dan conditioner dengan formula khusus. Biasanya sampo dan conditioner tersebut sudah dilengkapi dengan label color-treated hair atau khusus untuk rambut yang diwarnai.

5. Nggak perlu menunggu hingga seminggu lamanya untuk mengeramas rambut yang diwarnai

Pernah dilarang untuk tidak mengeramas rambut keesokan harinya setelah diwarnai agar warnanya tidak hilang? Jangan khawatir, kalimat ini tidak sepenuhnya benar. Kamu tetap bisa, kok, mengeramas rambut sehari setelah diwarnai tanpa takut warnanya pudar. Karena bagaimanapun, warnanya tetap ada di sana dan baru akan pudar setelah berkali-kali keramas dan juga sebab faktor eksternal lainnya.

6. Jangan langsung putus asa kalau pertama kali diwarnai justru tidak seperti yang diharapkan

Karena ini pertama kalinya rambutmu diwarnai, maka diperlukan proses adaptasi. Jadi, jangan langsung cepat putus asa kalau, misalnya, warna cokelat yang kamu idam-idamkan tidak sesuai ekspektasi. Untuk mengeluarkan warna yang diinginkan, hair stylist biasanya melakukan proses pewarnaan secara langkah demi langkah. Bahkan tak jarang kamu diminta untuk kembali lagi setelah beberapa minggu kemudian.

7. Jangan hanya kulit, rambut pun perlu diperhatikan setelah menjalani proses pewarnaan

Tahukah kamu kalau rambut, terlebih lagi yang telah diwarnai, membutuhkan perhatian ekstra darimu? Sama seperti kulit, rambut juga punya risiko besar terpapar sinar matahari, kotoran, dan debu di luar rumah. Gunakanlah selalu topi atau headscarf untuk mengamankan rambut selama beraktivitas di luar ruangan.

8. Jika ingin hasil yang terbaik, pilihlah warna rambut sesuai dengan skin tone-mu

Tak ada salahnya memilih warna merah untuk kamu yang berkulit cenderung gelap. Namun pertanyaannya, apakah warna merah adalah opsi yang tepat untuk penampilanmu seterusnya? Lengkapi dirimu dengan berbagai informasi mengenai warna rambut. Pilihlah yang benar-benar selaras dengan tone atau shade kulitmu. Sebagai contoh, jika kulitmu berwarna kuning layaknya wanita Asia pada umumnya, maka warna-warna hangat akan sangat cocok. Agar semakin mantap dan yakin pada pilihamu, lakukanlah patch test tapi di sebagian area rambut saja.

9. Beri nutrisi pada rambut sehari atau dua hari sebelum diwarnai

Rambut yang sehat, lembut, dan tidak kering akan bisa menerima warna dengan lebih baik dibanding rambut yang bercabang dan rusak. Oleh karena itu, penting bagimu untuk memakai conditioner atau clarifying sampo satu atau dua hari sebelum rambut diwarnai. Setelah itu, jangan lupa untuk rutin mengaplikasikan hair mask seminggu sekali agar rambut yang diwarnai tetap terjaga kondisi dan kesehatannya.

Setidaknya berpeganglah pada sembilan pedoman di atas kalau kamu ingin rambut yang diwarnai tetap sehat dan kuat. Selanjutnya, kami akan mencoba merekomendasikan warna-warna rambut yang sekiranya cocok di kulit sawo matang.

Warna rambut yang cocok bagi pemilik kulit sawo matang:

1. Auburn brown atau warna cokelat yang memberi tampilan natural

Nggak semua orang punya percaya diri yang tinggi setelah memutuskan untuk mewarnai rambutnya. Kalau kamu termasuk dalam kategori ini, maka warna rambut yang bisa dijadikan referensi adalah auburn brown atau perpaduan antara warna cokelat dan merah. Kombinasi warna ini akan menciptakan tampilan rambut yang terkesan natural dan tidak berlebihan. Bahkan apa pun outfit yang dikenakan atau makeup yang diaplikasikan, auburn brown never goes wrong.

2. Copper untuk mempertegas keeksotisan kulitmu

Orang-orang berkulit sawo matang identik dengan sisi yang eksotis. Pertegas karaktermu dengan memilih warna copper untuk rambutmu. Dengan nuansa merah, cokelat, dan oranye, kamu akan terlihat lebih cerah dan segar. Karena copper memiliki berbagai tingkatan, kamu harus tahu terlebih dulu shade seperti apa yang diinginkan.

3. Hitam pekat yang selalu jadi opsi terbaik

Kalau kamu belum ingin bereksperimen dengan bermacam-macam warna yang ada, pilihlah shade hitam pekat yang sama sekali tidak akan membuat kulit menjadi kusam. Namun, shade ini sedikit tricky, terutama bagi mereka yang berkulit gelap. Lakukanlah patch test lebih dulu dengan memilih warna yang setingkat atau dua tingkat lebih terang atau gelap dari warna asli kulitmu.

4. Caramel untuk rambut yang lebih berdimensi

Warna pirang memang belum tentu cocok dengan kulit sawo matang. Namun, bukan berarti kamu tidak bisa mengakalinya. Pilihlah shade caramel yang merupakan kombinasi antara warna pirang dan cokelat gelap. Shade ini akan membuat rambut terlihat lebih bervolume dan berdimensi, terlebih lagi kalau rambutmu ikal atau bergelombang. Selain itu, rambutmu akan memiliki sentuhan keemasan yang natural dan elegan.

5. Ombre burgundy untuk kamu yang ingin tampil beda

Ombre adalah teknik pewarnaan yang mempertegas rambut bagian bawah dengan shade yang lebih terang sehingga muncul tampilan gradasi. Umumnya rambut bagian atas tetap berwarna hitam atau diwarnai dengan shade yang lebih gelap dari bagian bawah. Nah, bagi pemilik kulit sawo matang yang sesekali ingin melakukan teknik ombre, penggabungan shade burgundy dan hitam bisa jadi solusi yang sayang banget kalau nggak dilakukan. Biarkan rambut atas tetap hitam atau diberi warna cokelat, sedangkan bagian bawahnya diberi warna burgundy.

6. Ternyata warna pastel juga bisa diterapkan di kulit sawo matang

Nggak sedikit orang-orang berkulit sawo matang yang minder atau kurang percaya diri jika mewarnai rambutnya dengan shade pastel. Hal tersebut tak lepas dari beberapa pendapat yang mengatakan bahwa orang-orang berkulit cokelat akan terlihat lebih kusam kalau warna rambutmua ada corak pastel. Namun, kalau belum dicoba, tidak akan ada yang tahu, kan? Sesekali bereksperimenlah dengan warna pastel, seperti lavender atau soft pink yang surprisingly sesuai dengan skin tonemu. Penasaran, kan?

7. Silver atau gray yang pastinya akan kontras dengan warna kulitmu

The sky is your limit! Kalau kamu ingin mencoba shade silver atau gray, maka lakukanlah. Jangan ragu, karena shade ini ternyata juga cocok untuk kulit sawo matang. Agar kontrasnya lebih tercipta, warnailah ujung rambut dengan warna hitam.

8. Mahogany

Tak hanya kulit putih, kulit sawo matang juga akan terlihat cantik dengan warna rambut mahogany. Kombinasi merah gelap dan cokelat ini akan memberikan nuansa natural yang kalem bahkan ketika kamu berada di dalam ruangan. Namun begitu berdiri di bawah sinar matahari, shade mahogany akan mengubah 100% penampilanmu menjadi lebih keren, chic, dan modern.

9. Strawberry blonde untuk tampilan yang stunning

Warna pirang dan merah memang sangat tricky untuk orang-orang berkulit sawo matang. Namun, bagaimana jika dua warna ini digabung? Kombinasi pirang dan merah akan menghasilkan shade strawberry blonde yang membuat kulit sawo matangmu kian stunning dna memukau.

10. Brunette untuk kesan yang lebih lembut

Karena membuat kulit tampak lebih bersih dan cerah, shade brunette sangat diminati oleh wanita Korea. Memang mereka identik dengan kulit yang kuning dan putih. Namun, bukan berarti warna brunette yang mereka terapkan tidak cocok untuk kulit sawo matang. Brunette akan menghasilkan kesan yang lembut tanpa membuat kulit terlihat kusam.

Apa pun warna yang dipilih pada akhirnya, kamu tetap harus memerhatikan kesehatan rambut.

Berikut tips untuk merawat rambut yang diwarnai:

1. Perhatikan suhu dan temperatur air ketika keramas

Jika suhu air terlalu tinggi, kultikula rambut akan terbuka dan alhasil memengaruhi warna yang sedikit demi sedikit akan memudar. Oleh karena itu, penting bagimu untuk selalu mengecek suhu air. Ada baiknya mengeramas rambut dengan air suam-suam kuku dan membilasnya hingga bersih dengan air dingin.

2. Rutin pakai leave-in conditioner

Rambut yang sudah diwarnai berisiko rusak dan kering. Untuk menjaga kesehatan setiap helai rambutmu, aplikasikanlah leave-in conditioner. Pastikan produknya mengandung bahan-bahan yang menjaga rambutmu dari kerusakan, kekeringan, bahkan sinar UV.

3. Jangan terlalu sering keramas

Agar warnanya tahan lama, kami sarankan untuk tidak mengeramas rambutmu terlalu sering. Tindakan ini tak hanya membuat kulit kepala kehilangan minyak alami, tapi juga berpengaruh terhadap ketahanan warna rambut. Keramaslah setiap dua atau tiga hari sekali.

4. Gunakan sampo dan conditioner yang tidak mengandung sulfate

Sulfate biasanya ditemukan dalam produk-produk pembersih, termasuk sampo dan conditoner. Kandungan ini akan menciptakan efek berbusa yang sayangnya akan mereduksi produksi minyak alami di kulit kepala. Apabila digunakan terus-menerus, rambutmu akan semakin kering dan rusak. Bahkan warna rambutmu perlahan-lahan hilang. Pilihlah sampo dan conditioner yang punya klaim bebas sulfate. Jangan khawatir, produk ini bisa kamu temukan di mana saja baik di gerai offline maupun online.

5. Aplikasikan produk heat protectant sebelum meluruskan atau mengeriting rambut

Tak hanya sinar matahari, panas dari alat pelurus atau pengeriting rambut juga turut memudarkan warna. Sebelum styling rambut, sebaiknya aplikasikan heat protectant produk terlebih dulu. Dengan demikian, kelembapan rambutmu tetap terjaga dan warnanya juga tetap bertahan.

Jangan takut untuk bereksperimen dengan kesepuluh rekomendasi warna di atas. Percaya dirilah bahwa warna tersebut memang cocok untukmu. Namun, janganlah lupa kalau rambut yang sudah diwarnai butuh perhatian ekstra agar kelembutan dan kekuatannya tetap terjaga.