20/05/2019

Memakai Cleansing Brush Ada Aturannya, Lho! Jangan Sampai Kulitmu Jadi Korbannya

Kamu nggak bisa memakai cleansing brush secara asal. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ada 5 aturan pemakaian cleansing brush yang wajib banget kamu ketahui.

Kalau dulu kita hanya memakai kapas untuk mengangkat kotoran yang melekat di wajah atau langsung membasuhnya dengan cleansing foam, maka sekarang ada pembersih wajah yang namanya cleansing brush. Sebenarnya, apa sih cleansing brush itu? Berbeda dengan brush pada makeup, cleansing brush merupakan salah satu beauty tools yang bekerja dengan memanfaatkan energi baterai. Alat pembersih wajah ini menyerupai sikat lembut yang siap membersihkan wajah dari debu, kotoran, sisa makeup, bahkan kulit mati. Banyak wanita yang memfavoritkan cleansing brush karena konon katanya, alat ini membersihkan wajah hingga ke pori-pori – sesuatu yang nggak bakal bisa dilakukan kalau hanya membersihkan wajah dengan kapas dan tangan saja.

Sayangnya, pemakaian cleansing brush tidak melulu memberikan hasil yang baik. Bahkan ada beberapa orang yang mengeluh kalau kulitnya semakin iritasi. Tapi tunggu dulu! Sebaiknya jangan terburu-buru menyalahkan cleansing brushnya. Bisa jadi kamu tidak membersihkannya secara teratur atau malahan kamu memilih cleansing brush yang tidak sesuai dengan jenis kulitmu. Yuk, pahami 5 aturannya terlebih dulu sebelum memutuskan untuk membeli cleansing brush.

1. Jangan terlalu sering menggunakan cleansing brush

Cleansing brush memang memberikan hasil yang lebih efektif daripada menggunakan tangan atau kapas dalam membersihkan wajah. Hanya saja, menggunakan beauty tool ini terlalu sering akan memicu iritasi, terlebih lagi kalau jenis kulitmu sensitif. Perlahan-lahan barrier kulitmu akan rusak dan 'melemah' dan kulit akan semakin sensitif dan stress ketika terpapar dengan polusi, cuaca, kotoran, debu, bahkan makeup. Makanya nggak heran akan timbul dry patch, rasa gatal, ruam, bahkan kemerah-merahan tanda iritasi pada wajah. Kami sarankan untuk menggunakan brush satu kali sehari saja.

2. Jangan digunakan bareng teman

Berteman bukan berarti memakai semua alat tanpa terkecuali secara bersama-sama. Ada hal-hal yang tetap harus memiliki batasan, termasuk pemakaian cleansing brush. Kamu, kan, nggak tahu bakteri dan kotoran apa saja yang menempel di wajah temanmu. Untuk mengurangi risiko timbulnya jerawat dan penyakit kulit lainnya, jangan pernah menggunakan satu produk yang sama dengan teman atau orang lain!

3. Sebelum menggunakan cleansing brush, basahi wajah dengan air dan sabun muka terlebih dulu

Untuk meminimalisir tingkat iritasi, basuhlah wajah dengan air dan sabun muka terlebih dulu sebelum menggunakan cleansing bush. Ingatlah untuk menggunakan facial atau cleansing foam yang sesuai dengan tipe wajah. Kami sarankan untuk tidak membersihkan wajah dengan sabun muka yang punya butiran scrub besar.

4. Setelah tiga bulan, ganti dengan brush yang baru

Meski cleansing brush tidak sama seperti kapas dan bekerja secara elektrik, bukan berarti kamu lantas memakainya seumur hidup tanpa menggantinya dengan yang baru. Cleansing brush juga punya lama durasi yang harus kamu ketahui dengan baik. Maksimal penggunaan tool ini adalah 3 bulan. Setelah itu, kamu harus membeli brush yang baru agar kulit tetap higienis dan sehat.

5. Ingatlah selalu untuk membersihkan cleansing brush

Cleansing brush juga harus diperhatikan dan dirawat dengan baik. Jika tidak dibersihkan secara rutin, cleansing brush akan mudah terpapar pada kotoran, debu, minyak, bakteri, kuman, dan sisa makeup. Alhasil kesehatan kulit wajahmu yang akan dipertaruhkan. Bisa-bisa dari yang wajahnya mulus nan kinclong menjadi wajah yang penuh jerawat karena kamu lupa membersihkan cleansing brush. Selain air, kamu juga bisa menggunakan alkohol setiap beberapa minggu sekali untuk membersihkan brush dari kuman dan bakteri.

6. Tidak perlu menekan brush terlalu kuat untuk mendapatkan hasil maksimal

Agar kulit terbebas dari kuman dan bakteri serta kotoran lainnya, bukan berarti kamu harus menekan brush ini kuat-kuat. Cleansing brush sudah dirancang sedemikian rupa untuk membersihkan wajah secara efektif hingga ke pori-pori. Jadi, kamu nggak perlu menggosokkannya dengan sangat keras. Cukup gerakkan brush secara perlahan-lahan dengan arah memutar.

7. Pilih cleansing brush sesuai tipe kulit

Sebelum membeli cleansing brush, kamu harus tahu dulu tipe kulitmu dan jenis brush seperti apa yang cocok dan sesuai. Jika membeli cleansing brush yang tidak sesuai dengan tipe kulitmu, maka alat tersebut hanya akan menimbulkan iritasi dan kemerah-merahan pada wajah.

Kini kamu sudah tahu 7 aturan penggunaan cleansing brush. Jangan sampai kulitmu jadi rusak hanya karena kesalahanmu sendiri ya. Just stick to the rules!