22/04/2020

Ini Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri yang Aman Versi WHO

Pandemi COVID-19 atau virus corona membuat sebagian besar stok hand sanitizer mulai habis terjual di pasar. Terbatasnya stok barang kemudian mengakibatkan harga melambung naik. Bila Anda sedang menghadapi kondisi itu, berikut ini cara membuat hand sanitizer sendiri yang aman.

Meskipun disarankan mencuci tangan dengan sabun untuk membunuh virus corona, tetapi banyak orang masih berharap untuk membeli hand sanitizer. Di sisi lain, pandemi COVID-19 semakin membuat pasokan hand sanitizer terancam habis. Imbasnya kemudian, banyak penjual licik mulai memperdagangkan hand sanitizer palsu dan berbahaya bagi kesehatan.

Berikut ini, Priceprice.com sajikan cara membuat hand sanitizer sendiri yang bisa dilakukan dengan aman dan mudah oleh Anda di rumah!

Apa itu Hand Sanitizer?

Hand sanitizer atau penyanitasi tangan adalah cairan atau gel yang digunakan untuk mengurangi patogen pada tangan. Bahannya sendiri berbasis alkohol dan dikombinasikan dengan isopropil, etanol, atau n-propanol. Banyak orang menyukai hand sanitizer karena mudah untuk dipakai dibandingkan mencuci tangan dengan sabun dan air. Namun sebenarnya, hand sanitizer lebih bersifat sebagai pencegahan alternatif, maka dari itu kita juga harus tetap membersihkan tangan dengan sabun.

Cara Menggunakan Hand Sanitizer

Lazimnya, hand sanitizer digunakan dengan cara gel/cairan dioleskan secara merata di kedua tangan tanpa perlu dibilas, dan diamkan beberapa saat. Yang penting untuk diperhatikan adalah penyanitasi tangan hanya cocok dipakai pada tangan yang terlihat bersih, tetapi diduga terkontaminasi mikroorganisme tak kasat mata.

Sementara jika permukaan tangan dalam kondisi kotor, penggunaan hand sanitizer sangat tidak disarankan, lebih baik menggunakan air untuk mencuci tangan baru setelah itu menggunakan hand sanitizer. Penyanitasi tangan merupakan antiseptik atau disenfektan untuk membunuh bakteri atau virus bukan untuk membersihkan tangan dari kotoran.

Bagaimana Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri?

Hand Sanitizer Versi WHO

Seiring meningkatnya permintaan penyanitasi tangan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya merilis laporan resmi cara membuat hand sanitizer sendiri yang mudah dan aman. Setidaknya, penyanitasi tangan harus mengandung 60% alkohol.

WHO menyampaikan ada dua formula yang bisa diterapkan, yaitu menggunakan bahan gliserol dan etanol. Penting untuk diperhatikan bahwa bahan-bahan yang digunakan itu adalah bahan kimia sehingga pastikan keamanan Anda terlebih dahulu sebelum meraciknya.

Bahan gliserol digunakan sebagai pelembab kulit tangan yang lalu dicampur dengan hidrogen peroksida untuk membunuh bakteri berbahaya. Atau bisa juga, bahan gliserol itu diganti dengan etanol. WHO sendiri menyarankan butuh waktu sekitar 72 jam hingga hand sanitizer siap dipakai.

Sekilas cara membuat hand sanitizer sendiri versi WHO ini terlihat cukup sederhana, tetapi pada kenyataannya Anda harus berhati-hati terhadap takaran atau komposisi masing-masing bahan.

Berikut ini penjelasan lebih detailnya di bawah!

Alat-alat Pembuatan Hand Sanitizer

Tahapan awal yang bisa Anda lakukan adalah mempersiapkan alat-alat yang akan digunakan untuk meracik ramuan and sanitizer. Ada sembilan alat yang mesti Anda persiapkan, yaitu:

  • Alkohol meter
  • Gelas atau botol plastik 10 liter
  • Jerigen plastik transparan berukuran 50 liter polyethylene
  • Tangki stainless steel berkapasitas 80-100 liter
  • Sodet kayu, plastik, atau logam untuk mengaduk
  • Tabung pengukur
  • Gelas (bisa takar, corong plastik, maupun logam)
  • Botol plastik 100 ml, carilah botol dengan tutup anti bocor
  • Botol kaca atau plastik berukuran 500 ml (dengan tutup sekrup)

Bahan dan Komposisi Pembuatan Hand Sanitizer

Selanjutnya, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat penyanitasi tangan sangat mudah unuk ditemukan. Anda butuh etanol atau isopopil alkohol, hidrogen peroksida, gliserol dan air matang yang dingin. Komposisinya terdiri atas 2 formula, antara lain:

Komposisi 1:

  • Etanol 96% sekitar 8.333 ml
  • Hidrogen Peroksida 3% sekitar 417 ml
  • Gliserol 98% sekitar 145 ml
  • Air suling atau air matang yang sudah dingin

Komposisi 2:

  • Isopropil alkohol 99,8% sekitar 7515 ml
  • Hidrogen Peroksida 3% sekitar 417 ml
  • Gliserol 98% sekitar 145 ml
  • Air suling atau air matang yang sudah dingin

Sebagai pengingat, selalu pastikan komposisi setiap bahan sudah benar. Jangan sampai salah! karena bisa berujung pada kegagalan atau malah membuat kulit terluka.

Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Ada beberapan tahapan yang harus dilakukan untuk menerapkan cara membuat hand sanitizer sendiri versi WHO ini, yakni:

  1. Bersihkan semua botol dan peralatan yang hendak digunakan.
    Pastikan benar-benar bersih jangan sampai ada noda kotoran tertinggal di botol.
    Bahkan, lebih baik jika dibersihkan dengan air distilasi atau air matang.
  2. Siapkan 10 botol kaca, atau 1 botol plastik berukuran 10 liter dengan model tutup sekrup.
  3. Setelahnya, pilihlah komposisi hand sanitizer di atas yang bisa atau Anda ingin buat.
    Sekedar saran, tidak ada komposisi mana pun yang lebih baik semua sama saja.
  4. Pertama, masukkan hidrogen peroksida ke dalam jerigen.
  5. Lalu secara hati-hati dan perlahan, tambahkan sekitar 10 liter gliserol ke dalam jerigen lalu aduk hingga rata.
  6. Setelah dipastikan rata, maka Anda bisa membagikan 10 liter cairan hand sanitizer itu ke dalam botol-botol plastik lainnya.
  7. Terakhir, simpan botol-botol berisi gel hand sanitizer itu di tempat aman selama 72 jam sebelum digunakan.

Itulah langkah atau cara membuat hand saniter sendiri yang mudah dan bisa dilakukan di rumah ketika stok penyanitasi tangan mulai habis di pasar.

Hand Sanitizer dan COVID-19

Hand sanitizer memang sudah teruji efektif untuk membunuh mikroorganisme tak kasat mata di permukaan tangan. Walau begitu, COVID-19 adalah jenis virus baru yang masih terus diamati oleh para ilmuan di bidang kesehatan. Oleh karena itu, penggunaan hand sanitizer sendiri dinilai belum teruji secara klinis untuk mengatasi virus corona.

Baiknya, pastikan tangan Anda selalu dicuci dengan sabun dan air sehabis kontak dengan orang lain atau area-area yang asing bagi Anda.

BACA JUGA: