Pemberitahuan penghentian layanan

Priceprice.com akan menghentikan seluruh pelayanan pada 30 Juni 2021(terjadwal).
Kami ucapkan terima kasih banyak telah menggunakan layanan kami.

Klik disini untuk detail
10/03/2020

Kenali Clay Mask Berdasarkan Tipe Kulitnya

Ternyata, clay mask terdiri dari beberapa jenis. Masing-masing memiliki manfaat tersendiri sesuai dengan tipe kulitnya. Jangan sampai salah pilih, yuk kenali lebih jauh!

Siapa yang tidak mau punya kulit cantik? Tentu saja merawat diri menjadi ritual yang biasa dilakukan untuk mempertahankannya. Menggunakan masker adalah salah satunya. Terdapat berbagai jenis masker yang beredar di masyarakat, salah satu yang paling digemari adalah clay. Masker berbahan dasar tanah liat alami ini belakangan menjadi favorit untuk digunakan menyelesaikan masalah kulit lantaran hasilnya yang cukup memuaskan. Rasanya kulit terasa jauh lebih bersih dan bebas minyak setelah memakainya. Tapi, ternyata clay mask sendiri terdiri dari beberapa jenis. Masing-masing memiliki manfaat tersendiri sesuai dengan tipe kulitnya. Jangan sampai salah pilih dan malah menimbulkan masalah, yuk kenali lebih jauh!

Bentonite Clay (Kulit Berminyak dan Berjerawat)

Mau tahu apa yang paling solutif untuk jenis kulit sangat berminyak? Clay mask bentonite adalah jenis yang paling tepat untuk dipilih. Clay mask ini berasal dari debu vulkanik yang merupakan jenis clay paling banyak ditemukan. Sifatnya yang menyerap ini dapat diandalkan untuk menjadi solusi dalam mengatasi minyak berlebih pada wajah, termasuk untuk mengatasi jerawat. Selain dapat menyerap minyak, bentonite juga bisa mengencangkan kulit. Jenis ini cocok untuk digunakan pada kulit normal hingga berminyak yang rawan akan jerawat.

Earth Clay (Kulit Berminyak)

Jika memiliki masalah impurities, earth clay adalah pilihan tepat. Sifatnya sangat powerful dan sangat baik untuk meningkatkan sirkulasi di wajah. Bahkan, pada beberapa perlengkapan rumah tangga seringkali ditemukan kandungan ini. Tapi, masih aman untuk digunakan sebagai masker pada dosis kecil. Agar lebih mild, lebih baik digunakan dengan campuran air atau air mawar. Earth clay ini ideal digunakan untuk tipe kulit yang sangat berminyak dan bernoda.

Kaolin Clay (Kulit Kering hingga Normal)

Ciri khas kaolin clay punya beberapa warna yang berbeda, yaitu putih, kuning dan merah. Bukan hanya beragam, masing-masing warna juga punya fungsi sendiri untuk kulit. Seperti warna putih yang paling lembut untuk kulit kering hingga sensitif, kuning agak lebih besar efek serapnya dan bisa menjadi eksfolian tapi masih cukup lembut, dan merah yang paling menyerap dan baik digunakan sebagai detoks tepat. Jadi, kaolin clay bisa digunakan untuk jenis kulit kering hingga normal.

Rhassoul Clay (Semua jenis kulit)

Berasal dari Maroko, rhassoul clay memiliki kandugan mineral paling banyak. Di dalamnya dipercaya kaya akan potassium, magnesium, kalsium dan sodium. Kandungan inilah yang membuat rhassoul clay bisa menjaga elastisitas kulit dan juga membersihkan pori lebih dalam. Tidak heran rhassoul clay sering digunakan sebagai bahan untuk perawatan spa mewah. Rhassoul clay juga cocok untuk digunakan pada semua jenis kulit.

French Green Clay (Masalah Pori-pori)

Dilihat dari namanya, tentu saja clay ini berasal dari Perancis. Clay ini memiliki warna khas hijau yang berasal dari alga dan rumput laut. Berkat bahannya yang cenderung natural dan aman bagi kulit, khasiatnya lebih dikenal untuk detoksifikasi dan menenangkan kulit wajah. Bahkan clay ini mampu meredakan ruam akibat sengatan matahari maupun reaksi alergi pada kulit.

Jadi, apakah sudah menemukan jenis clay mask yang sesuai dengan tipe kulitmu? Dengan memahami penjelasan di atas, kamu bisa lebih tepat lagi dalam memilih yang terbaik untuk kulitmu agar mendapatkan solusi maksimal. Selamat mencoba!

PENTING! Penggunaan Clay Mask dapat berbeda-beda tergantung pada produk masing-masing perusahaan. Silakan gunakan Clay Mask sesuai dengan indikasi dan penggunaan setiap produk.

Rekomendasi Clay Mask: