18/02/2020

Maybelline Baby Skin Pore Eraser dan MAKE OVER Velvet Mattifying Primer, Apakah Sesuai Klaim? Ini Review Jujurnya!

Maybelline Baby Skin Pore Eraser dan MAKE OVER Velvet Mattifying Primer: mana yang lebih matte dan tahan lama? Dan bagaimana hasilnya di kulit kering-kombinasi?

Bagi sebagian orang, foundationn dan bedak saja rasanya sudah cukup. Tapi kalau kamu menginginkan riasan yang matte atau mungkin dewy dengan hasil akhir yang flawless, mulus, dan pori-pori tersembunyi, maka kamu memerlukan produk yang namanya face primer. Fungsinya sebagai base makeup dan akan membantu foundation bertahan lebih lama. Bahkan memakai primer memberi kemungkinan makeup yang cakey dan nge-crack. Nah, dari sekian banyak primer yang dijual di pasaran, ada dua primer yang cukup populer di kalangan para beauty blogger dan mereka yang memang menggilai makeup. Dua produk tersebut adalah Maybelline Baby Skin Pore Eraser dan MAKE OVER Velvet Mattifying Primer. Di review kali ini, saya akan membandingkan kedua produk tersebut mulai dari harga hingga kelebihan dan kekurangannya.

Maybelline Baby Skin Pore Eraser dan MAKE OVER Velvet Mattifying Primer

Tentunya kalian sudah tahu dan bahkan sering melihat Maybelline Baby Skin Pore Eraser dipajang di berbagai beauty store offline bahkan online. Produk ini bukanlah produk baru karena sudah sering direview oleh sejumlah beauty blogger dan vlogger bahkan dijadikan holy grail mereka. Mengapa? Karena primer ini diklaim bisa meminimalisir pori-pori secara instan, tidak mengakibatkan komedo, dan menghasilkan tampilan yang matte dan natural. Selain itu, Baby Skin Pore Eraser juga punya kandungan cherry extract yang berfungsi sebagai antioksidan. Harganya juga murah, yaitu Rp 99.000. Saya membelinya di Guardian Store yang tentunya juga sudah tersebar di sejumlah mall di kota-kota besar.

Sebagai brand makeup lokal yang terus-menerus berinovasi, MAKE OVER kerap mengeluarkan produk-produk terbaru dengan sejumlah fungsi dan manfaat yang cukup memukau, dan salah satunya adalah MAKE OVER Velvet Mattifying Primer. Klaimnya hampir mirip dengan Pore Eraser milik Maybelline, yakni memberikan makeup yang matte, non-comedogenic, serta mampu menyamarkan pori-pori. Nah, kalau sudah begini, mana dong yang lebih bagus, primer Maybelline atau MAKE OVER? Jangan khawatir! Saya akan membahas lebih dalam mengenai perbandingan kedua produk ini. Oh iya, untuk harga primer MAKE OVER, nominanya masih dikategorikan terjangkau, yakni Rp 89.000. Sama seperti Maybelline, produk ini juga dibeli di Guardian store. Sebenarnya, kedua primer ini bisa kamu dapatkan di mana saja, seperti toko online maupun offline.

The Packaging

Baik Maybelline Baby Skin Pore Eraser maupun Velvet Mattifiying Primer, keduanya hadir dalam packaging berbentuk persegi panjang. Hanya saja, box Maybelline sedikit lebih kecil dan ramping dibandingkan milik MAKE OVER. Packaging dari kedua produk ini sama-sama informatif, dengan hampir di semua sisi terdapat sejumlah detail mulai dari kandungan, tanggal kedaluwarsa, sampai nomor barcode.

Maybelline Baby Skin Pore Eraser

Bagian depan Maybelline Baby Skin Pore Eraser

Pada bagian depan kemasan, terpampang dengan jelas nama produk serta klaim dan keunggulan yang ditawarkannya, yakni poreless (mampu menyamarkan pori-pori) baby smooth (menjadikan kulit lembut dan halus seperti kulit bayi), lightweight (formula dan tekstur yang ringan), dan breathable (kulit masih bisa bernapas meski 'tertutupi' primer).

Bagian belakang Maybelline Baby Skin Pore Eraser

Sementara itu di bagian belakang, selain terdapat informasi yang sama dengan bagian depan, juga tertulis hasil pada pemakaian pertama, apa yang akan didapatkan dan dirasakan setelah memakai primer ini sepanjang hari, serta kegunaannya yang adalah makeup base. Pun kamu bisa menemukan scan barcode, nomor BPOM, alamat situs resmi Maybelline, dan kandungan spesial produk ini, yakni ekstrak buah cherry.

Sisi kiri Maybelline Baby Skin Pore Eraser

Di sisi kiri terdapat informasi singkat mengenai identitas dan alamat distributor, nomor BPOM, tanggal kedaluwarsa, dan tempat produksi.

Sisi kanan Maybelline Baby Skin Pore Eraser

Untuk cara pakai dan ingredients, kamu bisa lihat dengan jelas di sisi kanan. Terdapat pula klaim bahwa produk bisa diaplikasikan di semua jenis kulit serta tidak menutupi pori-pori. Produk ini punya masa simpan (setelah dibuka) selama 12 bulan. Setelah 12 bulan, kemungkinan besar efektivitas produk tidak begitu signifikan lagi. Hal ini yang perlu kamu ketahui dengan jelas, ya.

MAKE OVER Velvet Mattifying Primer

Bagian depan MAKE OVER Velvet Mattifying Primer

Sama seperti Maybelline Pore Eraser, bagian depan MAKE OVER primer juga menampilkan nama produk, klaimnya yang berupa smooth effect (memberi efek kulit yang halus dan lembut) dan non-comedogenic (tidak menyumbat pori-pori sehingga menimbulkan komedo), dan juga berat 20 ml.

Hanya saja, untuk sisi kiri dan kanan, sama sekali tidak ada informasi yang dicantumkan. Hal ini cukup berbeda dari kemasan Maybelline.

Bagian belakang MAKE OVER Velvet Mattifying Primer

Deskripsi singkat produk, ingredients atau kandungan, keunggulan utama, dan cara pakai bisa kamu lihat di bagian belakang kemasan. Tak luput juga informasi seperti produsen dan alamat produksi dan barcode.

Bagian bawah MAKE OVER Velvet Mattifying Primer

Sementara itu, untuk tanggal kedaluwarsa dan nomor batch, bisa kamu temukan di bagian dasar kemasan.

The Outside

Kemasan Maybelline Baby Skin Pore Eraser dan MAKE OVER Velvet Mattifying Primer

Kedua produk ini sama-sama menggunakan tube sebagai wadahnya. Hanya saja, ukuran kedua primer ini cukup berbeda. Maybelline Baby Skin Pore Eraser berukuran 22 ml, sedangkan MAKE OVER 20 ml. Kalau dilihat sekilas, sepertinya isi MAKE OVER yang lebih banyak. Padahal jika didasarkan pada ukuran, tentu Maybelline lebih unggul.

Selain isi, bentuk tubenya juga sedikit berbeda. Meskipun sama-sama ringan dan mudah disimpan dalam tas atau pouch makeup, bisa terlihat dengan jelas kalau tube Maybelline lebih panjang dan ramping dbandingkan dengan MAKE OVER. Untungnya, tube dari kedua primer ini sama-sama informatif. Walaupun kemasan luarnya dibuang, kamu tidak perlu khawatir akan lupa dengan tanggal kedaluwarsanya. Baik Maybelline maupun MAKE OVER, sama-sama melampirkan tanggal produksi dan kedaluwarsa di atas (ekor./ujung) tube.

Maybelline Baby Skin Pore Eraser

Bagian depan tube mengulang informasi yang sudah dilampirkan di kemasan luarnya.

Sedangkan di bagian belakangnya, selain nama produk, juga terdapat pernyataan, 'Bye bye pores. Hello poreless baby smooth skin!' Dari pernyataan ini sudah jelas kalau primer Maybelline akan menjadikan kulit tampak lebih halus, lembut, dan pori-pori tersamarkan. Di bawah pernyataan tersebut, dituliskan pula berat atau ukuran primer.

Nah, di atas/ekor tube, terdapat tanggal produksi atau rilis yang bisa kamu jadikan acuan untuk menghitung dan mengetahui tanggal kedaluwarsa. Umumnya masa berlaku makeup adalah 3 tahun walaupun ketahanan setelah dibuka hanyalah 12 bulan.

Tube ini memiliki ujung yang runcing sehingga kita bisa mengira-ngira seberapa banyak produk yang akan dikeluarkan dan dipakai. Ketika saya memencet tube untuk mengeluarkan primer, saya sama sekali tidak menemui kesulitan, seperti produknya berhenti di tengah atau hanya sedikit keluar meski sudah dipencet berkali-kali.

MAKE OVER Velvet Mattifying Primer

Informasi yang sudah dinyatakan di kemasan terluar juga kembali ditulis di bagian depan tube – lengkap dengan isi primer, yakni 20 ml.

Berbeda dari Maybelline, primer MAKE OVER rupanya tak ingin pelanggannya 'kebingungan dan kehilangan informasi setelah packagingnya dibuang' sebab di bagian belakangnya tetap tertulis fungsi dan kegunaan serta alamat produksi.

Sedangkan untuk tanggal kedaluwarsa, penempatannya pun hampir sama dengan Maybelline, yakni di bagian atas/ekor tube.

Ujung tube primer MAKE OVER juga dibuat meruncing sehingga produk bisa dikeluarkan dengan mudah dan seperlunya saja. Sama halnya dengan Maybelline, saya pun tidak mengalami kesulitan ketika ingin memakai produk ini.

The Opening

Menurut saya, tekstur dari kedua primer ini tidak begitu berbeda jauh. Sama-sama berbentuk gel dan tidak ada warna alias bening. Namun, ketika saya dekatkan produk ke hidung, primer MAKE OVER sama sekali tidak berbau sedangkan primer Maybelline memiliki wangi semacam aroma vanila atau kue. Bagi saya wanginya tidak begitu mengganggu, karena tidak terlalu kuat – malah cenderung soft.

Maybelline Baby Skin Pore Eraser

Jika dilihat dari kandungannya, baik Maybelline maupun MAKE OVER sama-sama menggunakan kandungan dimethicone yang adalah silikon. Jangan khawatir, silikon pada makeup tidak akan memberi efek samping apa pun, malah membuat kulitmu makin halus dan lembut. Nah, karena adanya kandungan silikon ini, ketika gel primer ini dikeluarkan ke jari, terasa sekali teksturnya yang agak thick.

MAKE OVER Velvet Mattifying Primer

Try It Out

Akhirnya sampai juga di bagian 'mari kita coba kedua produk ini!'. Jadi, untuk membuktikan semua klaimnya, mulai dari matte, tahan lama, sampai pori-pori tersamarkan, saya memakai kedua primer ini dalam waktu bersamaan. Jadi, di wajah kanan saya mengaplikasikan produk Maybelline sedangkan di wajah kiri saya memakai produk MAKE OVER. Tujuannya apa? Agar saya bisa dengan mudah menilai mana sih primer yang klaimnya benar-benar terbukti? Supaya lebih jelas, kamu bisa simak video singkat di bawah ini.

Produk pertama yang saya aplikasikan adalah Maybelline Baby Skin Pore Eraser. Teksturnya sedikit thick alias tebal tapi terasa licin ketika mulai diratakan di kulit wajah. Satu hal yang membuat saya cukup terkagum-kagum adalah produk ini memberi efek smooth secara instan. Jadi, ketika dioleskan, saya seolah-olah melihat perubahan kulit yang tadinya 'bertekstur' menjadi lebih samar, halus, dan benar-benar seperti kulit bayi. Tak hanya itu, produk ini juga cepat meresapnya. Cukup ditepuk-tepuk sebentar dan kamu bisa melanjutkan dengan produk berikutnya, yakni foundation atau BB cream. Oh iya, karena saking cepat meresapnya, primer Pore Eraser ini cocok untuk kamu yang tidak punya waktu banyak untuk berdandan. Tanpa perlu menunggu waktu lama sampai produk benar-benar meresap, kamu bisa langsung menimpanya dengan foundation. Bahkan kamu tidak perlu khawatir kalau-kalau hasil riasan menjadi cakey, cracky, dan smiling line terlihat jelas.

MAKE OVER Velvet Mattifying Primer juga demikian! Begitu diaplikasikan ke wajah, seolah-olah pori-pori saya langsung hilang entah ke mana, hehe. Hasilnya cukup mengejutkan – matte yang instan, kulit lebih halus, pori-pori tersamarkan, dan ketika ditimpa dengan foundation, warna kulit menjadi lebih merata dan pengalaman make up pun terasa lebih menyenangkan! Dengan klaim 'terasa lebih ringan', saya bisa bilang produk ini memang tidak main-main. Walaupun teksturnya gel dan mengandung dimethicone, primer ini tidak akan memberi rasa berat di wajah. Sayangnya, jika dibandingkan dengan Maybelline, untuk kulit saya yang kadang kering dan kadang kombinasi ini, produk primer MAKE OVER membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama agar bisa meresap. Alhasil ketika saya tambahkan foundation, terlihat dengan jelas masih ada 'bulir-bulir' foundation yang tertinggal. Saya pun harus menepuk-nepuk dan membaurkannya berkali-kali sampai foundation rata. Bisa dibilang primer MAKE OVER lebih cocok untuk orang yang tidak terburu-buru.

Overall

Sejujurnya, untuk klaim pori-pori tersamarkan, hasilnya tidak begitu siginfikan. Memang tersamarkan, tapi untuk saya yang pori-porinya tidak begitu besar, tentu efek 'meminimalisir' ini tidak begitu terlihat. Selain itu, poin oil absorber yang ditawarkan MAKE OVER dan 'kulit terlihat matte' yang diberikan Maybelline juga tidak terlalu bekerja. Saya memakai kedua primer ini jam 12 siang dan dengan harapan wajah saya tidak akan berminyak karena makeup selama berjam-jam. Sayangnya, begitu memasuki jam empat sore, area T-zone sudah mulai berminyak dan makeup mulai pudar. Memang tidak begitu terlihat di foto dan video, tapi bagi saya hasil tersebut terlihat cukup jelas. Jadi, keunggulan tahan lama dari kedua produk ini tidak berhasil membuat saya terkesima.

Oh iya, untuk tekstur dan sensasi ketika dipakaikan ke wajah, saya lebih suka MAKE OVER primer. Kenapa? Meskipun ada klaim lightweight, primer Maybelline masih terasa cukup berat bagi saya. Berbeda dengan primer MAKE OVER yang memang sangat ringan. Tapi kalau untuk menutupi garis-garis halus, dua primer ini bakalan jadi jagoan siapa pun. Garis-garis halus di sekitar mata saya dapat 'tersembunyi' dengan baik.

Maybelline Baby Skin Pore Eraser

Kelebihan

  • Cepat meresap
  • Sesuai untuk semua jenis kulit
  • Tidak akan membuat makeup cakey bahkan crackey bila ditimpa langsung dengan foundation
  • Memberi efek smooth dan flawless secara instan
  • Punya kandungan antioksidan agar kulit wajah tetap sehat meski berbalut makeup
  • Mampu menutupi garis-garis halus

Kekurangan

  • Teksturnya cenderung lebih berat dibandingkan dengan MAKE OVER primer
  • Tidak begitu signifikan dalam meminimalisir pori-pori
  • Tidak tahan lama, dalam kurun waktu 4 jam area T-zone menjadi oily atau berminyak

MAKE OVER Velvet Mattifying Primer

Kelebihan

  • Teksturnya ringan
  • Garis-garis halus tersamarkan dengan baik
  • Membuat kulit jadi lebih halus dan lembut
  • Memberi efek halus nan sempurna untuk kulit wajah

Kekurangan

  • Harus menunggu beberapa saat untuk ditimpa kemudian dengan foundation. Tidak cocok bagi mereka yang terburu-buru.
  • Ketika ditimpa dengan foundation saat itu juga, ada 'bulir-bulir' sebab foundation dan primer yang tidak merata.
  • Tidak tahan lama, dalam kurun waktu 4 jam area T-zone mulai berminyak dan makeup memudar
  • Dalam meminimalisir pori-pori, tidak terlalu memberi hasil yang memukau

Kalau ditanya mana produk yang lebih bagus, saya akan menjawab kedua primer tersebut sama-sama memberikan apa yang kalian cari, yakni makeup dengan hasil akhir natural, flawless, seolah-olah pori-pori tertutupi, matte (meski hanya dalam beberapa jam), melembutkan dan menghaluskan kulit, dan meratakan warna kulit. Namun, jika harus memilih, saya akan menjatuhkan pilihan pada MAKE OVER Velvet Mattifying Primer. Walaupun produk ini lebih dikhususkan bagi pemilik kulit berminyak, saya rasa yang punya kulit kering atau kombinasi juga menyukainya. Alasannya sudah jelas – tekstur ringan dan tidak berat. Tidak apa-apa kalau saya harus menunggu beberapa saat sampai produk benar-benar meresap. :)

Kalau kamu, bakalan pilih yang mana?