Pemberitahuan penghentian layanan

Priceprice.com akan menghentikan seluruh pelayanan pada 30 Juni 2021(terjadwal).
Kami ucapkan terima kasih banyak telah menggunakan layanan kami.

Klik disini untuk detail
13/12/2018 (updated : 20/12/2019)

Semua Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Eyelash Extension

Sebelum membuka pintu salon kecantikan dan melalukan eyelash extension, ada baiknya jika kamu mengetahui metode ini terlebih dulu beserta tipe, fungsi, kegunaan, dan cara merawatnya.

Siapa yang tidak ingin punya bulu mata panjang, lentik, dan lebat? Bisa dibilang hampir semua wanita menginginkannya. Maka tak heran, kalau sebagian ada yang harus menjepit bulu mata lalu mengaplikasikan maskara atau memakaikan bulu mata palsu. Sayangnya, tidak semua wanita punya 'kesabaran' atau waktu lebih untuk memasang bulu mata palsu. Terlebih lagi kalau sudah mepet waktunya harus ke kantor atau menghadiri berbagai acara resmi dan formal, tentu merias area mata membutuhkan 'effort' yang lebih.

Untuk menjawab permasalahan dan kebutuhan wanita zaman sekarang, muncullah metode yang dinamakan eyelash extension. Dengan metode ini, kamu bahkan tak perlu memasang bulu mata palsu. Cukup dengan mengaplikasikan maskara, kamu bisa melenggang penuh percaya diri dengan penampilan yang selalu fresh setiap saat. Semakin ke sini, semakin banyak wanita yang menyukai metode ini. Namun, sebelum kamu memutuskan untuk menerapkan metode ini, ada baiknya ketahui terlebih dulu pengertian, tipe, fungsi, kegunaan, serta fakta dan mitos seputar eyelash extension.

Pengertian eyelash extension

Kata extension berasal dari bahasa Inggris yang artinya perpanjangan, tambahan, sambungan. Sesuai dengan namanya, eyelash extension merujuk pada penambahan atau penyambungan bulu mata. Dalam hal ini, bulu mata yang digunakan bukanlah bulu mata asli melainkan yang palsu atau buatan. Nantinya satu per satu helai bulu mata buatan ditempelkan atau ditambahkan di bulu mata asli dengan menggunakan perekat atau lem khusus. Hasil akhirnya berupa bulu mata yang terlihat lebih natural dan lentik.

Bagi sebagian orang, eyelash extension dan temporary lash dianggap 'sama', padahal keduanya merupakan metode yang berbeda. Memang keduanya menggunakan bulu mata palsu atau buatan, tapi eyelash extension akan tetap bertahan di mata meskipun kamu tidur, sedangkan temporary lash dapat dilepaskan dan dipasangkan kembali jika dibutuhkan. Hal lain yang membedakan adalah area pemasangan. Jika eyelash extension ditambahkan di atas bulu mata asli, maka temporary lash direkatkan tepat di garis bulu mata.

Tipe eyelash extension

Tidak ada 'rumus' yang pasti mengenai bentuk dan rupa eyelash extension. Berbagai salon dan klinik kecantikan akan menyediakan bulu mata palsu dengan berbagai warna, ukuran, dan model. Saat memilih bulu mata buatan yang tepat, jangan pernah berpatokan pada penampilan para artis atau seleb. Kekuatan bulu mata asli setiap individu sangatlah berbeda. Sebagai contoh, Kim Kardashian memiliki eyelash extension yang sangat lentik, tebal, dan mampu memberi efek mata lebih besar dan tegas. Namun, bukan berarti tipe eyelash yang digunakannya akan cocok dengan kondisi matamu. Dalam memilih tipe dan bentuk eyelash, kamu harus memerhatikan panjang serta kekuatan dari bulu mata aslimu – bakal seberapa kuat menopang bulu mata palsu.

Jika ini pertama kalinya kamu melakukan eyelash extension, maka tidak perlu khawatir. Di setiap salon dan klinik kecantikan sudah ada spesialis berlisensi yang siap menyampaikan sejumlah informasi mengenai tipe, panjang, dan tingkat kelentikan bulu mata serta material yang digunakan, seperti synthetic silk atau synthetic mink. Namun, umumnya jenis eyelash extension dibedakan dalam empat kategori, yakni J Curl, B Curl, C Curl, dan D Curl.

Fungsi dan kegunaan eyelash extension

Seperti yang telah disebutkan di bagian awal, eyelash extension merupakan jawaban bagi para wanita yang tidak ingin membuang-buang waktu 'hanya' dengan memasang temporary lash atau bulu mata palsu. Bulu mata tambahan ini akan membuatmu selalu tampil on, memukau, dan oke setiap saat tanpa harus terburu-buru mengaplikasikan maskara di pagi hari. Bahkan tanpa eyeliner pun kamu akan tetap terlihat baik-baik saja.

Di samping itu, penggunaan eyelash extension disinyalir juga bisa membantmu menghemat biaya produk kosmetik mata. Karena sudah tegas, tebal, lentik, dan panjang, kamu tidak perlu lagi mengalokasikan dana untuk membeli maskara, primer, eyeshadow, bahkan eyeliner. Cukup tepukkan bedak dan mengoleskan lipstik, kamu sudah bisa tampil hits dan memukau banyak mata yang memandangmu.

Fungsi dan kegunaan terakhir dari eyelash extension adalah melindungi dan menjaga bulu mata asli. Lho, kok, bisa? Dengan memakai bulu mata buatan, kamu tidak perlu lagi menggunakan curler dan maskara. Sekadar informasi saja, terlalu sering memakai eyelash curler dan maskara hanya akan membuat bulu mata lebih rentan rontok.

Perhatikan 8 hal ini sebelum memutuskan untuk melakukan eyelash extension

Karena proses ini dilakukan di bagian mata, area yang terbilang cukup sensitif dan cenderung berbahaya, maka ada baiknya kamu harus mengetahui dan mempertimbangkan 8 hal ini terlebih dulu sebelum memutuskan untuk menerapkan metode eyelash extension.

1. Jika salah penanganan dan treatment, eyelash extension berisiko merusak bulu mata asli

Kamu pasti sering mendengar kalau eyelash extension akan memengaruhi pertumbuhan dan kesehatan bulu mata asli dalam jangka waktu panjang. Hanya saja, sampai saat ini belum ada bukti cukup untuk menguatkan pernyataan tersebut. Namun, apabila tipe, model, dan ukuran eyelash extra yang kamu pilih tidak sesuai dengan kondisi bulu mata asli, misalnya cenderung lebih berat, maka bukan tidak mungkin akan cepat rontok dan rusak. Oleh karena itu, pintar-pintarlah dalam memilih salon atau klinik kecantikan. Mereka yang sudah ahli tidak akan mungkin merekomendasikan eyelash extra secara sembarangan. Pastikan tempat dan orang yang memasang eyelash extension menggunakan peralatan yang bersih dan steril, memakai masker, dan tidak lupa mencuci tangan.

Poin lain yang juga tak kalah pentingnya untuk ditanyakan sebelum extension dilakukan adalah material lem atau alat perekat. Jika mereka tidak tahu bahan yang digunakan atau di dalam lem terdapat kandungan formaldehyde yang dapat menyebabkan iritasi, mata memerah, bengkak, dan bahkan gatal-gatal, maka itulah saat yang tepat untuk memilih klinik lain yang tepercaya. Pilihlah tempat eyelash extension yang menggunakan lem berbahan octyl cyanoacrylate dan butyl cyanoacrylate.

2. Tidur pun harus berhati-hati

Memang eyelash extension akan mengubah 100% penampilanmu. Namun di balik itu semua, ada perjuangan yang harus kamu lakukan. Tidur, misalnya, harus dilakukan dengan hati-hati. Jangan sampai kamu beristirahat dalam posisi miring. Pastikan kamu tidur dalam posisi terlentang selama 12-24 jam. Berat, bukan? Oh ya, selain tidur, kamu juga dilarang untuk berkeringat, menangis, dan mengucak mata.

3. Jangan terkena air dalam 12-24 jam pertama

Selain posisi tidur yang harus terlentang, pantangan lain yang wajib kamu lakukan adalah menjaga eyelash extension agar tidak terkena air dalam kurun waktu 12-24 jam setelah pemasangan. Air dikhawatirkan akan membuat kekuatan lem berkurang dan akibatnya bulu mata ekstra rontok.

4. Memakai maskara hanya boleh di ujung helai saja

Maskara adalah salah satu produk makeup yang sulit dibersihkan dan terkadang tidak hanya cukup sekali pemakaian micellar water. Bahkan ada yang membutuhkan bekali-kali usapan sampai maskara hilang dari bulu mata. Apabila produk ini dipakaikan ke eyelash extension, kemungkinan rontok akan muncul. Oleh karena itu, ada baiknya untuk tidak menggunakan maskara. Namun, bila sesekali kamu ingin mengaplikasikan maskara, pakaikanlah hanya di ujung bulu matanya saja. Itu pun dilakukan dengan gerakan yang sangat ringan.

5. Gunakan cleanser khusus eyelash extension

Bila ingin membersihkan mata, gunakanlah pembersih yang memang diformulasikan khusus untuk eyelash extension. Jangan pernah menggunakan sembarang cleanser karena kandungannya ditakutkan akan membuat eyelash lebih cepat rontok dan rusak. Pada saat menghapus riasan mata, jangan lakukan dalam gerakan maju mundur. Alangkah baiknya dilakukan dari arah atas ke bawah dengan menggunakan pad yang bebas minyak. Lakukanlah secara pelan-pelan.

6. Agar tetap terlihat full, lakukan retouch setiap tiga atau empat minggu sekali

Siklus pertumbuhan bulu mata asli biasanya terjadi dalam kurun waktu enam sampai delapan minggu. Proses ini tentu memengaruhi keberadaan eyelash extension. Semakin panjang bulu mata asli bertumbuh, semakin cepat pula bulu mata buatan menemui masa 'akhirnya'. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk melakukan retouch atau redone setiap tiga atau empat minggu sekali agar bulu mata tetap terlihat full, lentik, dan lebat.

7. Rutin menyikat eyelash extension

Selain membersihkan dengan cleanser khusus, kamu juga bisa menggunakan spoolie brush untuk menyikat eyelash extension. Lakukan dengan gerakan yang super pelan pada saat kamu bangun tidur, setelah mandi, dan ketika ingin beristirahat di malam hari. Menyikat bulu mata buatan ini sangat disarankan agar tidak kusut.

8. Kapas bukan solusi terbaik untuk membersihkan area mata

Kapas sering atau bahkan selalu digunakan untuk membersihkan makeup dari wajah. Namun, pemakaian kapas pada eyelash extension sangat tidak disarankan. Kapas terdiri atas serat-serta halus nan kecil yang akan menempel pada helai bulu mata palsu. Jika ini berlanjut, maka tekstur dan bentuk bulu mata akan rusak. Alternatifnya, gunakan cutton bud dengan gerakan yang sangat hati-hati.

Ingatlah bahwa proses eyelash extension menggunakan lem yang membutuhkan waktu hingga 48 jam untuk merekat dengan sempurna. Selama jangka waktu tersebut, kamu 'dilarang' untuk bersentuhan dengan air, tidak boleh berkeringat, tidur dalam posisi terlentang, bahkan tidak boleh menangis. Apa pun yang kamu lakukan harus dipikirkan dan diperhitungkan dengan benar. Sayang, kan, sudah bayar mahal-mahal tapi eyelash extension malah rusak karena kamu lalai dalam mengindahkan aturan?

Selain maskara dan eyeliner, produk lain yang wajib diminimalisir penggunaannya atau sama sekali tidak boleh dipakai adalah penjepit bulu mata atau lash curler. Seperti yang sudah kita ketahui sampai di sini, lash extension hadir dalam bentuk yang lentik. Menggunakan lash curler hanya akan memperbesar potensi kerusakannya. Alih-alih awet dan tahan lama, bulu mata buatan akan lebih cepat rontok. Oleh karena itu, kamu harus merawatnya dengan cara dan metode yang benar. Jangan melakukan sesuatu seenaknya sendiri karena hanya akan memperpendek umur lash extension.

Tidak perlu merasa khawatir dan takut jika ingin melakukan eyelash extension. Carilah salon atau klinik kecantikan yang tepercaya dan punya reputasi jelas untuk melakukan proses 'penanaman' bulu mata. Mencari salon yang abal-abal atau karena tergiur dengan harga sangat murah hanya akan membuatmu kesulitan di masa mendatang. Bisa saja akan timbul efek samping, seperti membengkaknya kelopak mata, iritasi, gatal-gatal, bahkan mata memerah. Terakhir, kamu tidak perlu mencabut lash extension dengan paksa. Helaiannya akan jatuh dengan sendirinya seiring dengan pertumbuhan bulu mata asli.

Sampai di sini, apakah kamu tertarik untuk melakukan eyelash extension? Ingat, jangan terburu-buru menerapkan cara ini. Pertimbangkanlah baik dan buruknya bagi dirimu. Pertimbangkanlah pula apakah kamu benar-benar membutuhkan eyelash extension atau bisa diakali dengan temporary lash yang dapat dibongkar-pasang? Dan jangan lupa, untuk tidak menjadikan bulu mata artis sebagai patokan karena bulu mata setiap orang berbeda-beda. Rutinlah selalu untuk merawat bulu mata, dan jika ingin tampilannya tetap full, lakukan retouch atau redone tiga atau empat minggu sekali. Dengan begini, kesehatan dan kekuatan bulu mata asli pun tetap terjaga.

BACA JUGA: Eyelash Lifting vs Eyelash Extension, Apa Bedanya? Mana yang Lebih Bagus?