06/12/2018

Google Go Resmi Rilis di Indonesia, Aplikasi Pencarian Hemat Kuota yang Cocok Untuk Internet Lambat

Google baru saja mengumumkan aplikasi anyarnya yang bernama Google Go. Aplikasi pencarian ini cocok digunakan untuk jaringan internet lambat seperti di jaringan 2G. Google juga mengklaim aplikasi Google Go ini hemat kuota dan cocok digunakan oleh jutaan orang di Indonesia yang baru saja berkenalan dengan internet melalui smartphone.

Meski baru dirilis baru-baru ini, namun aplikasi Google Go ini sebenarnya telah diperkenalkan sejak 2017 lalu. Google Play Store telah menyediakan aplikasi ini sejak Desember tahun lalu. Google Go merupakan aplikasi pencarian ringan yang cocok digunakan di daerah-daerah dengan jaringan internet lambat, seperti daerah yang hanya mendukung akses 2G.

Product Management Director Google Search, Kentaro Tokusei mengatakan, Google Go disesuaikan untuk jutaan orang di Indonesia yang baru mulai menggunakan internet melalui HP untuk pertama kalinya. Menurut dia, menemukan, membagikan, dan mencari konten menjadi lebih mudah dan bebas gangguan. Google Go juga dinilai praktis dan cepat di perangkat rendah di jaringan terbatas.

"Kami meluncurkan Google Go, aplikasi baru dengan dukungan AI yang dirancang khusus untuk pengguna baru internet smartphone," kata Kentaro Tokusei saat peluncuran Google Go di Jakarta.

Google Go: A lighter, faster way to search

Dengan embel-embel "Go" di belakang namanya, Google Go bersifat seperti YouTube Go, Files Go, dan Assistant Go, aplikasi besutan Google lainnya yang lebih hemat data dibandingkan versi standarnya. Aplikasi ini hanya berukuran 5MB, sehingga cocok digunakan oleh ponsel dengan RAM kecil. Google Go juga 40% lebih hemat data internet saat digunakan. Bahkan smartphone dengan penyimpanan kurang dari 1GB bisa menggunakan aplikasi Google Go secara mulus.

Cocok digunakan di daerah dengan akses internet terbatas seperti 2G. Saat sambungan internet terputus, Google Go akan mengingatnya dan mengambil hasil penelusuran untuk dihadirkan saat pengguna kembali online. Google Go memiliki tampilan user interface yang simpel, sehingga memudahkan pengguna ponsel yang baru pertama kali menjelajah internet dengan hanya sekali tap. Selain itu, aplikasi ini juga dikategorikan dalam 13 kategori seperti Berita, Olahraga, Pendidikan, Lowongan, dan masih banyak lagi. Isu-isu yang trending di internet juga ditampilkan Gogle Go dengan hanya sekali menggesernya ke kanan di kolom Discover.

Google Go Bisa Bacakan Isi Situs

Berkat dukungan kecerdasan buatan AI, Google Go bisa diminta untuk membacakan isi situs yang dibukai melalui audio, meski sedang berada di jaringan 2G. Kata-kata dalam teks akan ditandai satu demi satu, sehingga penggunanya bisa mengikuti secara mudah saat Google membacakan isi laman situs yang ingin didengarkan. Dengan fitur ini penggunanya bisa mengakses informasi sambil menjalankan aktivitas lainnya seperti memasak dan mendengarkan berita sambil berolahraga. Pengguna Google Go dengan keterbatasan penglihatan bisa lebih terbantu dengan fitur membacakan laman situs ini. Aplikasi Google Go bisa diunduh di Google Play Store. Tidah hanya cocok digunakan untuk ponsel entry-level, Google Go juga bisa diakses oleh smartphone mid-range dan papan atas. Nah, tertarik ingin menggunakan Google Go yang hemat data dan cocok digunakan di jaringan internet terbatas ini?