10/12/2018

Uji Tahap Awal AnTuTu Buktikan Bahwa Qualcomm Snapdragon 855 Lebih Superior Dari Kirin 980 dan Exynos 9820

Snapdragon 855 melesat meninggalkan lawan-lawannya terutama dalam aspek kinerja CPU dan GPU.

Beberapa pekan lalu kami sempat sajikan informasi perihal digdayanya kinerja Qualcomm Snapdragon 8150 di benchmark AnTuTu. Chip yang sama dalam versi yang lebih matang dan disempurnakan, Snapdragon 855, kembali masuk dapur uji. Hasilnya? Chipset ini tetap unggul atas dua rival utamanya, HiSilicon Kirin 980 dan Samsung Exynos 9820 yang notabene sama-sama chip generasi terbaru.

Ada empat SoC yang diuji: Snapdragon 855, Snapdragon 845, Kirin 980, dan Exynos 9820. Snapdragon 855 dan Exynos 9820 disematkan pada handset Samsung Galaxy S10+ yang belum rilis, Snapdragon 845 berjalan pada Samsung Galaxy S9, dan Kirin 980 dengan HUAWEI Mate 20.

Kuning: Snapdragon 845 | Abu-abu: Kirin 980 | Orange: Exynos 9820 | Biru: Snapdragon 855

Snapdragon 855 menghimpun skor yang lebih tinggi dalam dua aspek utama, CPU dan GPU. Chip dengan teknologi fabrikasi 7 nm ini hanya kalah dalam uji Memory dan terpaut tipis lebih sedikit di aspek User Experience dari Exynos 9820. Skor akumulatifnya adalah 343.051 poin untuk kemenangan Qualcomm Snapdragon 855.

Diperkenalkan resmi pada tanggal 4 Desember waktu setempat, Snapdragon 855 adalah chip Qualcomm pertama yang mengadopsi teknologi 7 nm FinFET TSMC. Konfigurasi prosesornya adalah 1x Kryo 485 Gold (2.84GHz) + 3x Kryo 485 Gold (2.42GHz) + 4x Kryo 485 Silver (1.8GHz). Unit pengolah grafisnya juga baru, Adreno 640.

Secara default, chip ini akan menyandang modem Snapdragon X24 LTE (Kategori 20) yang punya kecepatan unduh 2GB per detik dan kecepatan unggah 316MB per detik. Namun, secara teknologi, platform mobile ini sudah siap mengadopsi jaringan revolusioner 5G apabila dikombinasikan dengan modem Snapdragon X50.

SoC ini membawa fitur-fitur penting yang diprediksi dapat sangat berdampak pada kemajuan industri, semisal ISP Computer Vision yang siap memproses hasil fotografi dan videografi dengan jauh lebih baik menggunakan basis komputasi yang lebih canggih. Ada pula Snapdargon Gaming Elite khusus untuk kebutuhan gaming serta Qualcomm 3D Sonic Sensor yang merupakan sensor in-display fingerprint yang memanfaatkan medium gelombang ultrasonik alih-alih medium optik.

Dari kabar ini, setidaknya kita sudah terkonfirmasi bahwa Snapdragon 855 akan disematkan pada Samsung Galaxy S10+. Brand-brand lain tentu tak mau ketinggalan dan pasti akan membenamkan chip serupa pada smartphone flagship besutan mereka.