Tetap Bertahan di Pasar Otomotif Indonesia, Proton Siap Luncurkan X70

Merek mobil asal Malaysia, Proton telah dipastikan akan bertahan di pasar otomotif Indonesia, setelah klarifikasi mereka terhadap pertanyaan menyangkut posisi bisnis Proton di tanah air. Walaupun beberapa jaringan dealer mulai tutup dan penjualan tidak bagus, namun Proton mengaku tengah memperbaiki bisnisnya, termasuk siap meluncurkan SUV Proton X70 di Indonesia.

Nama Proton tampaknya semakin sayup tak terdengar di tengah persaingan ketat pasar otomatif tanah air. Namun Proton telah mengklarisikasikan pihaknya tidak akan meninggalkan pasar Indonesia serta pelanggannya di tanah air, termasuk di antaranya servis mobil Proton yang akan siap sedia dilakukan oleh 23 pusat layanan di seluruh Indonesia. Selain itu, garansi mobil serta ketersediaan suku cadang juga tetap dilakukan. Meskipun kegiatan bisnis mereka tampaknya tidak aktif di tanah air, namun Proton berjanji akan tetap mengimpor suku cadang agar mampu memenuhi kebutuhan pelanggan. Klarifikasi Proton bahwa pihaknya tetap berkomitmen akan menjalankan bisnisnya di Indonesia tersebut dilakukan untuk menanggapi pertanyaan nasib bisnis mereka di tanah air. Bahkan kabarnya Proton siap memperkenalkan Proton X70 di tengah persaingan SUV Indonesia.

Proton X70

Steven Xu selaku Direktur Penjualan Internasional Proton mengatakan bahwa Indonesia merupakan pasar terbesar otomotif di ASEAN, sehingga penting menjadi tempat pertumbuhan Proton di masa depan. Dikatakannya bahwa perubahan Proton ke posisi bisnis di Indonesia tidak mengubah niatnya mengekspor berbagai kendaraan baru mereka seperti Proton X70. Untuk itu, saat ini Proton sedang dalam tahap mendiskusikan distributor lokal yang akan membantu memperluas jangkauan jaringan di Indonesia, termasuk layanan purnajual atau servis dan suku cadang yang akan tetap dilayani oleh 23 dealer mereka di seluruh Indonesia.

Proton merupakan produsen mobil yang pada tahun 2017 diakuisisi 49,9% oleh Geely. Sejak saat itu perusahaan telah merencanakan ekspansi agresif ke pasar domestik maupun luar negeri. Salah satu rencana bisnis untuk 10 tahun ke depan mereka yakni menargetkan penjualan hingga 400.000 unit mobil hingga tahun 2027 dengan penjualan terbesar dari pasar ekspornya. Selain itu, Proton juga memiliki tujuan jangka panjang yakni menjadi yang teratas di pasar domestik dan menempati posisi terbaik kedua di ASEAN. Akankah target penjualan Proton tersebut tercapai di tengah persaingan otomotif yang semakin ketat? Kita tunggu berita selanjutnya.