13/03/2018

Bose Perkenalkan Kacamata Augmented Reality Berbasis Audio di Event SXSW

Bose memperkenalkan sebuah kacamata AR yang mengutamakan audio. Perangkat ini bisa menerjemahkan bahasa asing hingga memberikan informasi dari sebuah lukisan berupa audio.

Perangkat Augmented Reality (AR) yang diwujudkan dalam bentuk sebuah kacamata sebenarnya bukanlah sesuatu hal yang baru. Google sendiri sudah memperkenalkan perangkat kacamata AR bernama Google Glass yang bisa menampilkan informasi berupa gambar melalui perintah suara atau sensor. Namun hal berbeda coba dihadirkan oleh Bose, perusahaan asal Amerika Serikat yang lebih dikenal sebagai produsen produk audio ini baru saja memperkenalkan sebuah perangkat kacamata Augmented Reality di gelaran South By Southwest (SXSW). Alih-alih berfokus pada tampilan gambar yang dihasilkan, AR produksi Bose ini justru mengutamakan sektor audio.

Kira-kira seperti apa fitur yang ditawarkan oleh perangkat AR berbasis audio ini? Dikutip dari beberapa sumber, kacamata AR produksi Bose ini nantinya akan menawarkan pengalaman pengguna yang lebih realistis, misalnya ketika pengguna melihat lukisan yang berada di sebuah museum perangkat ini akan menyajikan detail informasi yang ada dalam lukisan tersebut, perangkat ini juga bisa menyajikan informasi perkiraan cuaca saat pengguna melihat ke luar jendela atau menerjemahkan petunjuk dalam bahasa asing kedalam bahasa yang kita pahami, semua informasi tersebut disajikan dalam bentuk audio agar tidak merusak pandangan pengguna. Selain itu perangkat ini juga bisa digunakan untuk mendengarkan musik yang bisa dinavigasikan melalui gerakan kepala. Untuk bisa melakukan hal tersebut, perangkat ini perangkat ini tidak dilengkapi dengan kamera akan tetapi memanfaatkan sensor yang bisa mendeteksi gerakan kepala serta GPS yang di integrasikan ke smartphone iOS dan Android untuk menentukan lokasi pengguna.

Setelah debut perdananya di event SXSW kacamata AR ini rencananya akan dihadirkan dalam waktu dekat ini, namun terbatas hanya untuk vendor dan kalangan pengembang saja. Bose sendiri saat ini tidak hanya fokus untuk mengembangkan perangkat kacamata AR ini, mereka memiliki ambisi yang lebih besar untuk mengintegrasikan perangkat AR ini kedalam headphones dan helm. Untuk mewujudkan hal tersebut perusahaan sudah merilis Bose AR SDK untuk kalangan pengembang serta menanamkan investasi sebesar USD 50 Juta atau sekitar Rp680 Miliar. Selain itu mereka juga sudah bekerjasama dengan berbagai pihak seperti Strava, Yelp, TripAdvisor serta NYU Future Reality Lab dan MIT Media Lab untuk ikut mengembangkan perangkat ini.

Meskipun masih dalam tahap pengembangan hadirnya kacamata AR berbasis audio ini menjadi salah satu inovasi menarik yang layak untuk ditunggu. Jadi mari kita tunggu saja bersama-sama informasi lebih lanjut terkait kehadiran perangkat ini. Apakah Anda tertarik untuk mencobanya?