Pemberitahuan penghentian layanan

Priceprice.com akan menghentikan seluruh pelayanan pada 30 Juni 2021(terjadwal).
Kami ucapkan terima kasih banyak telah menggunakan layanan kami.

Klik disini untuk detail
21/12/2020

9 Proyektor Mini Terbaik 2021

Proyektor mini makin digandrungi oleh banyak kalangan. Selain portabilitas yang tinggi, ukurannya yang mini, kualitasnya pun dinilai cukup untuk menyajikan konten yang ada pada perangkat pemiliknya. Priceprice.com sudah menghimpun daftar 9 proyektor mini terbaik 2020. Ayo, simak artikel berikut ini!

Akhir-akhir ini, orang cenderung senang menikmati video dari smartphone mereka. Mulai dari YouTube hingga Netflix, bisa dinikmati sepuas hati. Meski demikian, alangkah senangnya apabila konten yang mereka tonton bisa dinikmati dengan menggunakan layar yang lebih besar. Ternyata, menikmati layar lebar dari smartphone bukanlah sebuah hal yang mustahil. Salah satu cara untuk menikmati konten smartphone dengan layar yang lebih lebar adalah dengan menggunakan sebuah proyektor mini.

Sebagaimana halnya proyektor standar, proyektor mini bertugas untuk memproyeksikan konten yang ada pada perangkat elektronik ke layar yang lebih besar. Bedanya adalah, proyektor mini memiliki ukuran yang kecil bila dibandingkan dengan proyektor standar. Meskipun memiliki ukuran mini, bukan berarti proyektor memiliki kualitas yang abal-abal. Banyak proyektor mini terbaik di pasaran yang selain memiliki portabilitas yang tinggi, kualitasnya pun tergolong sangat baik untuk ukuran yang ia miliki. Memang, proyektor mini tidak mungkin bisa menyaingi kualitas proyektor biasa, namun apa yang dimiliki oleh perangkat mungil tersebut sudah dinilai cukup untuk melakukan presentasi sederhana atau hanya sekedar ingin menikmati konten smartphone dengan layar yang lebih lega.

Cara Memilih Proyektor Mini Terbaik

(Sumber Gambar: asus.com)

Proyektor mini memang merupakan perangkat yang populer belakangan ini. Selain ukurannya yang mini, ternyata fungsionalitasnya pun hampir menyaingi proyektor biasa. Namun, memilih proyektor mini terbaik butuh sedikit pengetahuan. Berikut adalah tips memilih proyektor mini dari Priceprice.com.

1. Jenis panel yang digunakan

Panel adalah sistem pemantulan cahaya pada proyektor. Panel yang paling umum digunakan untuk proyektor mini adalah panel DLP (Digital Light Processing). Proyektor dengan panel DLP biasanya ditawarkan dengan harga yang terjangkau. Kelemahan dari panel jenis ini adalah adanya kemungkinan kemunculan pola semirip pelangi ketika gambar diperkecil atau diperbesar. Oleh karena itu, panel ini tidak direkomendasikan bagi konsumen yang membutuhkan kualitas output gambar yang tinggi.

Jenis panel yang lainnya adalah LCoS (Liquid Crystal on Silicon) yang biasanya digunakan pada produk kelas atas. Panel ini umumnya memiliki resolusinya yang tinggi hingga sesuai untuk gambar 4K. Output yang dihasilkan pada layar pun terlihat jernih dan bagus. Proyektor mini terbaik biasanya memiliki panel seperti ini, meskipun harganya pun terbilang mahal.

2. Resolusi, tingkat kecerahan, dan rasio kontrasnya

Setelah memperhatikan masalah panel, sekarang waktunya untuk memperhatikan hal yang lain, yaitu mengecek resolusi, tingkat kecerahan, dan rasio kontras perangkat tersebut.

Semakin besar resolusi sebuah proyektor, semakin bagus pula kualitas gambar yang disajikan. Jadi, poin ini merupakan poin yang penting dalam memilih proyektor mini terbaik. Proyektor mini memiliki resolusi yang beragam, yaitu mulai dari VGA (640 x 480 piksel) hingga full HD (1920 x 1080 piksel). Bagi konsumen yang ingin membeli proyektor mini untuk menonton film, sebaiknya mencari proyektor dengan resolusi full HD atau lebih.

Selain resolusi, konsumen pun harus memperhatikan tempat dan kondisi cahaya dimana proyektor akan digunakan. Semakin besar tingkat kecerahan, maka semakin jelas pula output gambar pada layar. Jika proyektor memang akan digunakan dalam keadaan minim cahaya, maka proyektor dengan 100 lm sudah sangat cukup, namun jika proyektor akan digunakan pada ruangan yang terang, maka proyektor mini terbaik yang cocok adalah proyektor dengan tingkat kecerahan 3.000 lm atau lebih.

Poin terakhir adalah rasio kontras, dimana parameter ini menunjukkan perbandingan antara warna putih yang paling terang dengan warna hitam yang paling gelap. Semakin besar rasionya, semakin jelas juga perbedaan warna yang dihasilkan proyektor.

3. Koneksi yang kompatibel

PC dan laptop biasanya menggunakan port HDMI sebagai output eksternalnya. Apabila proyektornya sudah kompatibel dengan HDMI, maka menghubungkannya dengan PC atau laptop menjadi lebih mudah, karena cukup hanya dengan menyambungkan kabel HDMI ke portnya.

Selain HDMI, ada pula beberapa model koneksi yang dapat disambungkan secara nirkabel. Karena tidak memerlukan kabel, koneksi ini sangat praktis dan mudah, terutama untuk frekuensi pemakaian yang tinggi. Proyektor mini terbaik biasanya memiliki konektivitas yang bervariasi.

4. Besar gambar dan jarak pemasangan

Saat memilih proyektor mini, pertimbangkan pula seberapa besar output gambar yang ingin ditampilkan. Pilihlah ukuran yang sesuai dengan layar yang akan diproyeksikan. Apabila layar yang digunakan ada di dalam ruangan, maka perhatikan lebar ruangannya. Untuk ruangan yang kecil, sebaiknya konsumen memilih proyektor mini terbaik yang memiliki short focus, sehingga gambar yang ditampilkan akan tetap fokus meskipun proyektor diletakkan dalam jarak yang dekat.

5. Kapasitas baterai dan waktu penggunaan

Untuk penggunaan proyektor dalam jangka waktu yang lama, dibutuhkan proyektor mini terbaik dengan kapasitas baterai yang besar. Meskipun memiliki kapasitas baterai yang besar, belum tentu proyektor bisa digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama. Maka dari itu, perhatikan dengan cermat spesifikasi waktu penggunaan dan kapasitas baterai proyektornya.

9 Proyektor Mini Terbaik Saat Ini

Itulah tips untuk memilih proyektor mini terbaik untuk Anda. Apabila Anda masih bingung untuk memilih proyektor yang cocok, maka Pricepice.com sudah membuat daftar proyektor mini terbaik yang dapat Anda jadikan pertimbangan. Berikut adalah daftarnya:

1. ASUS ZenBeam Go E1Z

(Sumber Gambar: asus.com)

Kelebihan

  • Ringan dan mudah untuk dibawa berpergian
  • Selain sebagai proyektor, iapun mampu merangkap sebagai pengisi daya
  • Proyeksi gambar yang dihasilkan memiliki luas 120 inci pada 3,5 meter

Kekurangan

  • Koneksi yang tersedia hanyalah untuk USB port saja
  • Membutuhkan dua aplikasi untuk menampilkan dan mengatur gambar proyeksi
  • Tidak mendukung perangkat Apple

ASUS mendesain ZenBeam Go E1Z sedemikian rupa sehingga ia memiliki ukuran yang mungil untuk sebuah proyektor. Bobot proyektor mini ini hanya sekitar 307 gram. Ini membuat produk ASUS tersebut mudah untuk dibawa saat bepergian.

ZenBeam Go E1Z memiliki teknologi Eco-LED 150 lumen yang memiliki daya tahan 30 ribu jam. Resolusi proyektor ini adalah WVGA 854 x 480 pixel yang mampu menampilkan video full HD. ZenBeam Go E1Z memiliki lensa short-throw 1,4:1, sehingga. Ia mampu memproyeksikan gambar dengan ukuran diagonal 15 hingga 120 inci. Proyeksi Go E1Z mampu menyajikan warna yang yang tajam, baik pada kondisi ruangan gelap maupun terang. Tidak salah jika ZenBeam Go E1Z merupakan salah satu proyektor mini terbaik di pasaran.

2. ASUS ZenBeam S2

(Sumber Gambar: asus.com)

Kelebihan

  • ZenBeam S2 cukup mudah untuk digunakan oleh orang awam sekalipun
  • Ukurannya yang kecil membuatnya nyaman untuk dibawa kemanapun
  • Dapat digunakan dalam waktu yang sangat lama

Kekurangan

  • Resolusi 1080p sangat dinantikan, karena 720p sudah mulai ketinggalan zaman
  • Deinterlacing seharusnya dapat ditingkatkan hingga 1080i/50 dan frekuensi umumnya hingga 50Hz

ASUS ZenBeam S2 memiliki dimensi 120 x 35 x 120 mm dan berbobot 497 gram, sangat mini untuk ukuran proyektor. Ini membuat ZenBeam S2 mudah untuk dibawa kemana-mana oleh pemiliknya. Pilihan port yang ada pada proyektor ini bervariasi. Mulai dari port audio 3,5 mm, port USB Type-A, USB Type-C, hingga Display Port. Koneksi inframerah pun tersedia pada untuk mendukung fitur remote.

Saat diletakkan pada jarak 1 meter, proyeksi yang dihasilkan setara dengan layar 40 inci. Pada jarak yang lebih jauh lagi, yaitu sekitar 3 meter, proyeksi yang dihasilkan akan setara dengan layar 120 inci dengan warna NTSC 100 persen. S2 mendukung beberapa rasio aspek, yaitu 4:3, 16:9, dan 16:10. Output resolusi yang diproyeksikan mencapai hingga 720p (1280 x 720) dengan tingkat kecerahan maksimal 500 lumen. Performa yang sangat baik untuk sebuah proyektor mini terbaik.

3. Anker Nebula Apollo

(Sumber Gambar: ankerjapan.com)

Kelebihan

  • Harga yang terbilang terjangkau untuk fitur yang ia miliki
  • Daya tahan baterai yang lama
  • Memiliki OS bawaan sendiri, yaitu Android 7.1
  • Memiliki berbagai macam metode kontrol
  • Dapat merangkap sebagai speaker Bluetooth

Kekurangan

  • Tingkat kecerahan yang sangat kurang
  • Panel sentuhnya terlalu sensitif
  • Distorsi audio sesekali muncul, terutama pada tingkat volume yang tinggi

Anker Nebula Apollo merupakan salah satu model terkecil dalam jajaran proyektor Nebula. Meski demikian, ia memiliki banyak kemampuan multimedia. Ia mampu memproyeksikan gambar dan video dari sumber eksternal (USB drive atau memori internal), memutar file musik, dan bahkan berfungsi sebagai speaker Bluetooth ketika dipasangkan dengan smartphone. Apollo sendiri memiliki sistem operasi bawaan, menghadirkan banyak aplikasi Android pada layar proyektor. Masa pakai baterainya yang sangat lama membuatnya menjadi salah satu proyektor mini terbaik yang ada di pasaran.

Warna yang dihasilkan cenderung kurang cerah jika ukuran gambar terlalu besar, dan terdapat sedikit ketidakseimbangan warna, yaitu warna merah sedikit kusam dan hijau agak terlalu cerah. Untuk kualitas fotonya, Apollo mampu menampilkan foto dengan baik. Kualitas suara dari speaker 6-wattnya sudah lebih dari cukup untuk ukuran proyektor mini terbaik.

4. Anker Nebula Capsule II

(Sumber Gambar: ankerjapan.com)

Kelebihan

  • Dapat menjalankan Android TV secara native
  • Baterainya mampu bertahan selama hampir tiga jam
  • Speaker internal yang terpasang memiliki kualitas yang tinggi

Kekurangan

  • Tidak bisa digunakan untuk menonton Netflix atau Amazon Prime
  • Sedikit mahal untuk fitur-fitur yang ia tawarkan
  • Tidak ada cara mudah untuk menyimpan video pada perangkat

Capsule II memiliki mesin berbasis DLP, yang menggunakan sumber cahaya LED. Lampu tersebut memberikan resolusi 720p (1280 x 720 piksel) dengan rasio aspek 16:9 yang sesuai untuk video layar lebar.

Kualitas video yang dihasilkan cukup bagus untuk menampilkan sebuah klip atau bahkan film berdurasi penuh, asalkan proyektor ditaruh di ruangan yang cukup gelap. Efek pelangi sewaktu-waktu bisa muncul pada area terang dengan latar belakang gelap. Namun, efeknya tidak terlalu signifikan, sehingga tidak akan mengganggu pengalaman menonton. Keseimbangan warna yang dihasilkan sangat bagus, hanya saja ada sedikit kendala kemunculan warna biru pada beberapa gambar yang dominan putih.

Dinilai sebagai salah satu proyektor mini terbaik untuk penggunaan di rumah, Nebula Capsule II memiliki kualitas video yang bagus. Fakta bahwa ia sudah diintegrasikan dengan sistem operasi Android TV merupakan nilai tambah, mengingat akses mudah OS ke YouTube, Google Apps, dan berbagai konten dari Google Play. Selain itu, speaker Capsule II sangat menonjol di antara proyektor mini lain di pasaran.

5. LG PH30JG MiniBeam

(Sumber Gambar: lg.com)

Kelebihan

  • Kualitas gambar bagus, dalam hal kecerahan, resolusi dan warnanya
  • Ringan dan berukuran kecil, sehingga mudah dibawa oleh pemiliknya
  • Daya tahan baterai sangat bagus, yaitu kurang lebih selama 4 jam
  • Memiliki beragam konektivitas, mulai dari HDMI, USB, nirkabel, hingga Bluetooth untuk speakernya
  • Kaya akan fitur, seperti pemutar media bawaan, keystone otomatis, dan lainnya

Kekurangan

  • Video nirkabel tidak berfungsi untuk perangkat Apple
  • Meskipun proyektornya sangat ringan, namun adaptor AC, kabel dan remote controlnya memakan tempat yang cukup besar
  • Speaker bawaannya kurang bagus

Untuk ukuran yang dimiliki, LG PH30JG MiniBeam merupakan salah satu proyektor mini terbaik di pasaran. Kualitas gambar yang dihasilkan sangat tajam dengan warna yang kaya, resolusi asli yang tinggi dan kecerahan yang baik. Seperti halnya proyektor mini, MiniBeam berfungsi paling optimal dalam keadaan gelap, atau di ruangan yang minim cahaya. Meski demikian, gambarnya tetap tampak lebih cerah dibandingkan rata-rata proyektor sekelasnya. Performa pemutar media yang ada di dalamnya pun sangat baik, meskipun media yang diputar berasal dari USB thumbdrive standar.

Terdapat susunan tombol kontrol navigasi 5 arah standar pada bagian atas proyektor yang berfungsi untuk mengontrol akses menu perangkat. Remote control yang disertakan memberikan banyak kemudahan karena memiliki tombol akses langsung untuk semua fungsi utama dan beberapa tombol yang lebih esoterik seperti "PJT Mode". Tak salah jika PH30JG MiniBeam termasuk sebagai proyektor mini terbaik yang ada di pasaran.

6. LG CineBeam - PH550

(Sumber Gambar: lg.com)

Kelebihan

  • Jumlah koneksi dan port yang beragam, membuat portabilitasnya menjadi tinggi
  • Bluetooth dan jack headphone sudah tersedia untuk speaker eksternal
  • Rasio yang cukup kecil, yaitu pada 1,4:1
  • Tingkat kecerahannya cukup tinggi untuk ukurannya

Kekurangan

  • Belum mendukung resolusi 1080p
  • Speaker bawaanya tidak terlalu bagus
  • Tidak tersedia card reader untuk kartu SD

LG CineBeam PH550 merupakan proyektor mini terbaik beresolusi 720p yang membuat sedikit kompromi di kelasnya. Ia memiliki serangkaian fitur yang lengkap. Mulai dari Bluetooth hingga TV kabel, untuk memastikan setiap pemilik yang datang dari berbagai kalangan dapat menggunakannya dengan mudah. Dari segi ukuran, ia bukan merupakan proyektor mini terkecil, namun ia masih terbilang portabel, dengan ukuran dan berat yang hampir sama dengan sebuah buku novel. Dengan dimensi ini, sulit untuk menemukan proyektor 720p asli, dan CineBeam berhasil menawarkan gambar yang tajam dengan kualitas yang tinggi dengan harga setara dengan PlayStation 4.

Segala sesuatu yang ada dalam PH550 dioptimalkan untuk kepentingan perjalanan. Beratnya 648 gram dan ukuran 6,9 x 1,7 x 4,3 inci, membuatnya sangat mudah untuk dibawa dalam tas jinjing yang diperbolehkan pada maskapai penerbangan. Ia bahkan dilengkapi dengan casing lembut untuk melindunginya dari goresan dan himpitan ringan.

7. LG PH150G Minibeam

(Sumber Gambar: lg.com)

Kelebihan

  • Audio Bluetooth yang tersedia berkualitas baik
  • Mendukung fitur screen mirroring

Kekurangan

  • Gambar output yang dihasilkan sangat kurang detailnya
  • Warna-warna yang dihasilkan terlalu pudar
  • Nampak kesulitan dalam menangani warna yang gelap

Agar suatu produk benar-benar portabel, ia harus bisa terhubung dengan berbagai perangkat dalam berbagai situasi. Selain itu, iapun harus memiliki daya tahan baterai yang lama. Sebagian besar kriteria ini bisa diatasi oleh LG PH150G Minibeam dengan baik. Menurut LG, perlu waktu kurang lebih tiga jam untuk mengisi dayanya, dan perangkat ini mampu bertahan selama 2,5 jam - cukup untuk menonton film dengan durasi yang sedang. Di bagian belakangnya, terdapat output audio 3,5 mm, port HDMI 1.4 dan USB 2.0 Type A, sehingga sebagian besar perangkat video dapat dicolokkan dan menggunakan gambar HD Ready (1280 x 720) dari LCoS (Liquid Crystal on Silicon). Spesifikasi yang hanya dimiliki oleh proyektor mini terbaik saat ini.

8. LACARLA Mini Projektor YG300

(Sumber Gambar: bhinneka.com)

Kelebihan

  • Desainnya yang menawan akan menarik perhatian calon pembelinya
  • Sangat mudah untuk dioperasikan
  • Harganya tergolong murah untuk fitur yang ditawarkan

Kekurangan

  • Kurang cocok untuk dipakai menonton film
  • Mini tripodnya terlihat ringkih, sehingga terasa seperti mudah patah

LACARLA Mini Projektor YG300 menjadi salah satu proyektor yang paling dicari di pasaran. Selain portabilitas yang tinggi, ia pun memiliki konektivitas yang beragam. Untuk urusan koneksi, produk ini mampu terhubung dengan perangkat lain dengan mudah, baik itu smartphone, laptop, maupun desktop. Semua port yang tersedia dapat dihubungkan dan dicabut dengan mudah.

Untuk kualitas gambarnya, ternyata ia tidak terlalu bagus saat digunakan untuk menonton video dari layar laptop. Kualitas gambar yang dihasilkan menjadi terlihat pixelate. Detail gambar tidak sebagus yang diharapkan. Dengan kata lain, proyektor mini YG300 ini kurang cocok untuk dipakai menonton video atau film. Dari kualitas yang ia hasilkan, produk ini lebih cocok untuk digunakan dalam hal bisnis atau presentasi kantor.

Dalam segi harga, YG300 memiliki harga yang cukup rendah, yaitu sekitar 500 ribu rupiah. Tidak heran jika ia menghasilkan gambar yang kurang maksimal untuk menonton film. Meski demikian, dengan desain dan harga seperti yang ia miliki, YG300 termasuk sebagai salah satu proyektor mini terbaik untuk urusan bisnis atau kantor.

9. Cheerlux C9

(Sumber Gambar: cheerlux.com)

Kelebihan

  • Harga merupakan keunggulan yang tidak dapat dipungkiri lagi
  • Konektivitasnya cukup beragam

Kekurangan

  • Pinggiran gambar output kurang fokus
  • Konsumsi listriknya sangat boros

Hampir sulit menemukan proyektor mini dengan harga hanya satu jutaan rupiah. Namun, sebuah proyektor asal Cina bisa menjawab tantangan ini. Ia adalah Cheerlux C9. Proyektor asal Cina ini memiliki resolusi asli minimum untuk menghasilkan gambar yang bagus di layar. Ia memiliki LCD dengan resolusi nyata 1280 x 720 piksel, luminositas 2800 Lumens dan kontras 2000:1. Ia dapat digantung di langit-langit ruangan karena memiliki fungsi untuk membalik gambar yang ditampilkan.

Konektivitas Cheerlux C9 cukup bervariasi, mulai dari sepasang port USB 2.0, jack audio 3,5 mm, konektor AV, VGA dan dua HDMI 1.4a IN. Ini memungkinkan C9 untuk dapat terhubung dengan konsol, pemutar Blu-ray atau perangkat lainnya. Ia sudah dilengkapi dengan remote control infra merah standar, meskipun proyektor dapat juga dikontrol dengan menggunakan tombol yang ada di bagian atasnya. Ini merupakan proyektor mini terbaik untuk titik harga yang ia sandang.

Kesimpulan

Itulah daftar 9 proyektor mini terbaik 2020 yang dapat Anda pilih. Anda dapat memilih proyektor berdasarkan kualitas gambar yang dihasilkan, ukuran bodinya, variasi koneksi, hingga bobotnya. Tidak ada proyektor yang sempurna pada setiap aspeknya, namun Anda bisa memilih proyektor yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Dan jangan lupa, pilihlah proyektor mini terbaik yang sesuai dengan budget yang Anda miliki.